Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Abdominal Streaching Excercise Dalam Menurunkan Kejadian Dysmenorrea pada Remaja Putri Catur Yulinawati; Mona Rahayu Putri
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 Nomor 1: Periode Januari 2022
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.451 KB) | DOI: 10.47709/healthcaring.v1i1.1336

Abstract

Dysmenorrea adalah masalah kesehatan reproduksi berupa gangguan fisik pada seorang wanita yang sedang mengalami menstruasi, gangguan tersebut adanya rasa nyeri atau kram pada bagian perut bawah yang menjalar sampai dengan punggung. Dysmenorrea merupakan ketidaknyamanan yang sering terjadi pada remaja putri sehingga dapat mengganggu konsenterasi belajar. Latihan – latihan berupa peregangan terutama pada daerah perut dapat mengurangi rasa nyeri pada saat menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh latihan peregangan pada perut dalam menurunkan dysmenorrea atau rasa nyeri menstruasi pada remaja putri. Metode penelitain ini adalah quasy exsperimen dengan desain non equivalent control grup design. Populasi pada penelitian ini adalah remaja putri yang berusia 12 tahun sampai dengan 15 tahun berjumlah 38 orang yaitu 19 orang untuk masing masing kelompok kontrol dan perlakuan. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji MannWhitney. Perlakuan dilakukan sebanyak 3 kali seminggu selama 8 minggu. Hasil penelitian menunjukan p-value = 0.043 sehingga < ? ( 0.05) bahwa latihan peregangan perut pada remaja putri dapat membantu mengurangi dysmenorrea atau rasa nyeri menstruasi. Dysmenorrea atau nyeri perut bawah pada saat menstruasi dapat dikurangi dengan non farmakologi yaitu dengan melakukan latihan peregangan perut atau abdominal streaching excercis.
Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil dengan Anemia di Puskesmas Kuala Kampar Catur Yulinawati; Siska Pratiwi; Huzaima Huzaima; Rofiqo Larasati; Tengku Rina Roziana
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 3 (2023): Juni 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i3.874

Abstract

Anemia merupakan salah satu penyebab dari kematian ibu. Anemia dalam kehamilan adalah suatu kondisi dimana kadar haemoglobin ibu hamil dibawah 11gr/dl. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Kuala Kampar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pre Eksperiment dengan menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest design yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan satu kelompok intervensi yang diberikan sari kacang hijau, kemudian dilakukan observasi sebelum dan sesudah diberikan sari kacang hijau. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 orang. Berdasarkan uji paired sample T-test p value yaitu 0,000 < 0,05 yang artinya adanya pengaruh pemberian sari kacang hijau selama 7 hari terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil sekitar 1,222gr/dl. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai rata-rata (mean) hemoglobin sebelum diberikan sari kacang hijau yaitu 9.978 dan nilai rata-rata (mean) hemoglobin sesudah diberikan sari kacang hijau yaitu 10.561 dengan selisih mean pretest dan postets yaitu 0,583 sehingga terlihat perbedaan hemoglobin sebelum dan sesudah diberikan sari kacang hijau.
The Association of Gestational Hypertension With the Incidence of Low Birth Weight at Harapan Bunda Hospital, Batam City Nadya Amelia; Catur Yulinawati; Inke Asmika
International Journal Of Health Science Vol. 5 No. 1 (2025): : International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v5i1.5023

Abstract

Low birth weight babies (LBW) are babies who weigh <2500 grams regardless of gestational age or gestation period. Gestational hypertension can continue into labor which will cause fetal growth disorders that will affect the baby's birth weight so that mothers who have high blood pressure have a higher risk of giving birth to low birth weight babies. This study was conducted to determine the relationship between gestational hypertension and the incidence of low birth weight at Harapan Bunda Hospital, Batam City. Methods: This study is a quantitative study with an observational analytic approach using a Case Control design with a retrospective approach. The population in this study were all babies born at Harapan Bunda Hospital Batam. The number of samples taken was 30 babies and used purposive sampling technique using a Checklist sheet. Data analysis using chi-square test. From the statistical results using the Chi Square statistical test with a meaning value of a=0.05, the p value = 0.027 means that there is a relationship between gestational hypertension and the incidence of low birth weight and the magnitude of the Odds Ratio (OR) value is 2.333, meaning that mothers who have a history of gestational hypertension or who experience hypertension during pregnancy have a 2.333 times greater chance of giving birth to babies with low birth weight.
The Effect of Prenatal Yoga on Lowering Blood Presure in Pregnant Women at Lubuk Baja Public Health Center Catur Yulinawati; Mona Rahayu Putri; Hazen Aziz
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v8i1.722

Abstract

Increased blood pressure is very influential, especially if it occurs in pregnant women. If it is not treated properly, it can make the situation worse, causing complications called preeclampsia. As many as 62,000-77,000 deaths every year and 18.1% are caused by preeclampsia. Prenatal yoga exercises are a non-pharmacological therapy that can lower blood pressure by relaxing muscles and relaxing breathing which can stabilize emotions, eliminate anxiety, calm the mind and increase concentration and body balance. This study aims to determine whether there is an effect of prenatal yoga exercises on reducing blood pressure in pregnant women at the Lubuk Baja Community Health Center. The method in this research is a Quasy Experimental type of research using a One Group Pretest-Posttest Design. The sampling technique used was Total Sampling, and data collection techniques were through interviews and secondary data. There were 15 pregnant women who experienced an increase in blood pressure. Results: The statistical test used was Paired Sample T-Test with P-Value 0.000 < 0.05. Conclusion: This research shows the effect of prenatal yoga exercises on reducing blood pressure in pregnant women. Suggestion: It is hoped that all health workers and health services can make promotive and preventive efforts in an effort to reduce blood pressure, especially in pregnant women.
Pengaruh Pijat Medic Pediatric sebagai Terapi Konstipasi pada Bayi Usia 6-12 Bulan Mayga Aningtia Saputri; Catur Yulinawati; Andi Wilda Arianggara
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v2i1.160

Abstract

Constipation is a health problem that often occurs in infants. Basedon an initial survey at the Sei Langkai health center, data was obtained that out of 10 babies, 7 of them had experienced constipation and most mothers did not know how to deal with constipation in infants. The purpose of the study was to determine the effect of Pediatric Medical Massage asa Constipation Therapy. The subjects in this study were infants aged 6-12 months. Thisresearch was carried out in the Working Area of the Sei Langkai Health Center in Batam City using Quasi Experiments with pre and posttest control design. This research was conducted in.The results showed that in the intervention group obtained a value of p = 0.000 < 0.05 which showed that there was an effect of Pediatric Medical Massage as a Constipation Therapy in infants aged 6-12 months, while in the control group the test results showed that the value of p = 0.083 > 0.05 so that it could be stated that There is no effect on the treatment of control groups against constipation in infants aged 6-12 months. Theconclusion of the study is that pediatric medical massage can be a method in overcoming constipation in infants so that mothers can overcome the incidence of constipation in infants at home
PENGARUH KOMPRES LIDAH BUAYA (ALOE VERA) TERHADAP PENURUNAN NYERI PEMBENGKAKAN PAYUDARA IBU NIFAS Ardinda Felganelsy; Catur Yulinawati; Desy Desy
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7353

Abstract

Pendahuluan: Periode pascapersalinan merupakan fase krusial bagi ibu karena rentan terhadap komplikasi, salah satunya pembengkakan payudara yang dialami 65–75% ibu menyusui di seluruh dunia. Data nasional mencatat prevalensi komplikasi nifas 9,1% dengan pembengkakan payudara menjadi yang tertinggi yaitu 4,1%. Kondisi ini menghambat pemberian ASI, dan berisiko berkembang menjadi mastitis. Salah satu terapi nonfarmakologis yang aman dan efektif adalah kompres lidah buaya (Aloe vera), yang mengandung asam salisilat sebagai analgesik alami dan efek antiinflamasi.Tujuan: Mengetahui pengaruh kompres lidah buaya (Aloe vera) terhadap penurunan nyeri pembengkakan payudara pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Sei Langkai Kota Batam. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah ibu nifas yang mengalami nyeri pembengkakan payudara di wilayah kerja Puskesmas Sei Langkai Kota Batam. Sampel sebanyak 16 orang menggunakan teknik purposive sampling. Penilaian nyeri menggunakan lembar observasi nyeri Numeric Rating Scale (NRS) dengan kategori 0: (tidak nyeri), 1–3 (nyeri ringan), 4–6 (nyeri sedang). Intervensi kompres lidah buaya dilakukan selama 4 hari dengan durasi 10–15 menit. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α 0,05. Hasil: Rerata skala nyeri sebelum intervensi adalah 1,87 dan menurun menjadi 1,13 setelah pemberian kompres lidah buaya (Aloe vera). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 (α 0,05). Diskusi: Penurunan skala nyeri menunjukkan bahwa kompres lidah buaya (Aloe vera) efektif menurunkan nyeri pembengkakan payudara dan intervensi nonfarmakologi yang mudah serta aman diterapkan ibu untuk mendukung kelancaran menyusui.
Pengaruh Aromaterapi Atsiri Mawar terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif pada Ibu Primigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Moro Tahun 2023 Jeni Asrani; Catur Yulinawati; Nurma Zela Gustina
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.250

Abstract

Nyeri persalinan merupakan respons fisiologis yang dialami ibu selama proses persalinan. Apabila tidak dikelola dengan baik, nyeri dapat meningkatkan stres, mengganggu kontraksi uterus, memperpanjang proses persalinan, serta berdampak pada kesejahteraan ibu dan janin. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah aromaterapi minyak atsiri mawar yang memiliki efek relaksasi dan analgesik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian aromaterapi atsiri mawar terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida di wilayah kerja Puskesmas Moro Tahun 2023. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan non-equivalent control group pretest-posttest. Sampel berjumlah 32 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol masing-masing 16 orang dengan teknik purposive sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Skala Nyeri Bourbanis dan dianalisis menggunakan uji t-test. Hasil menunjukkan rerata nyeri pada kelompok kontrol sebesar 7,63, sedangkan kelompok intervensi mengalami penurunan rerata dari 6,69 menjadi 5,63 setelah pemberian aromaterapi. Hasil uji t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa aromaterapi atsiri mawar berpengaruh signifikan dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif dan berpotensi menjadi terapi komplementer yang aman, sederhana, dan efektif.
Pengaruh Perawatan Payudara Terhadap Penurunan Pembengkakan Payudara Pada Ibu Postpartum Ayu Agustin; Desi Ernita Amru; Catur Yulinawati
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): GJIK - AGUSTUS
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v4i2.2275

Abstract

Pembengkakan payudara merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh ibu postpartum akibat produksi air susu ibu (ASI) yang tidak dikeluarkan secara optimal. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, ketidaknyamanan, serta menghambat proses menyusui. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah perawatan payudara (breast care), yang bertujuan untuk memperlancar aliran ASI dan mengurangi pembengkakan melalui pijatan lembut dan kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perawatan payudara terhadap penurunan pembengkakan payudara pada ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Langkai Kota Batam. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain one group pretest-posttest. Jumlah sampel sebanyak 16 orang ibu postpartum yang mengalami pembengkakan payudara, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan selama tiga hari dengan durasi 30 menit setiap sesi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat pembengkakan payudara yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan perawatan payudara. Berdasarkan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai p-value = 0,014 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara perawatan payudara terhadap penurunan pembengkakan payudara pada ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Langkai Kota Batam. Dapat disimpulkan bahwa perawatan payudara efektif digunakan sebagai metode nonfarmakologis untuk menurunkan pembengkakan payudara dan meningkatkan kenyamanan pada ibu.