Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan literasi kesehatan dan gaya hidup sehat penderita DM Tipe 2 melalui pendidikan kesehatan, simulasi, dan pendampingan berfokus pada Hipno-Diet Ady Irawan AM; Ikrima Rahmasari; Adinda L.S.K. Putri; Ziara Arum Wulandari
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.223 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2582

Abstract

Diabetes Melitus (DM) menjadi salah satu dari tiga penyakit penyebab kematiantertinggi di Indonesia. Prevalensinya cukup tinggi dan terjadi peningkatan dua kali lipatdalam dua tahun terakhir. DM menjadi akar masalah dari penyakit komplikasi karenamemperburuk morbiditas dan mortalitas diantara penderita DM tipe 2. Tindakan promotifdan preventif terhadap DM tipe 2 menjadi hal krusial untuk menekan tingginya angka DMdi Indonesia. Hal tersebut dapat dilakukan melalui penerapan gaya hidup sehat, olah ragasecara rutin, konsumsi makanan sehat dan bergizi, menghindari merokok dan konsumsialkohol, serta manajemen stress dan emosi. Hipnosis telah terbukti tidak hanya mengurangikecemasan dalam kondisi medis tetapi juga mengubah parameter fisiologis dan efektifdalam pengelolaan diabetes. Hipnodiet merupakan diet yang melibatkan penggunaanhipnosis untuk mengubah sikap seseorang terhadap makanan.Dalam kegiatan promosi kesehatan, pendidikan kesehatan sangat penting, dimana peranliterasi kesehatan sangat diperlukan. Ada kaitannya dengan literasi kesehatan yang rendahdengan rendahnya pemanfaatan fasilitas kesehatan dalam upaya promotif dan preventif.Perlu adanya peningkatan literasi kesehatan untuk menunjang perilaku hidup sehat yangkontinu.
Effectiveness of Progressive Muscle Relaxation as Complementary Therapy in Managing Blood Pressure Among Adult with Hypertension Ady Irawan AM; Reezal bin Ishak; Anggie Pradana Putri; Totok Wahyudi; Ikrima Rahmasari
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 4 No 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v4i1.1729

Abstract

Hypertension is a major cause of premature death worldwide. Some complementary health approaches are showing promise to lowering blood pressure, one of which is progressive muscle relaxation (PMR). This study aimed to determine the effectiveness od progressive muscle relaxation as complementary therapy in managing blood pressure among adult with hypertension. This was a quasi-experimental design with pre and post-test with control group approach. Stratified random sampling was done to determine the research area, followed by purposive sampling to recruit the respondents. Sample size was calculated using G-Power analysis. There were 62 respondents for intervention group and 60 respondents for control group. After 12 sessions of PMR in six days, there was a decreased systolic blood pressure to 29.9 mmHg and diastolic blood pressure to 14.7mmHg. PMR significantly decreased systolic and diastolic blood pressure among adult with hypertension. PMR as complementary therapy could be combined with pharmacological therapy to help ensure a maximum decrease in blood pressure
Description of Village Community Knowledge about Diabetes Militus Mustain Mustain; Ikrima Rahmasari; Tri Yuniarti; Nurulshyha Md Yatim
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 4 No 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v4i1.1844

Abstract

Diabetes mellitus (DM), accounts for 60% of all deaths in all age groups worldwide. Because DM complications can cause blindness, kidney failure, diabetic foot (gangrene) which requires amputation, heart disease, and stroke. risk factors, symptoms, and management of this condition. The purpose of this research is to describe the Village Community's Knowledge about Diabetes Militus. Research Methods using descriptive method. The research sample consisted of 90 respondents who were randomly selected from village communities in the study area. Data collection was carried out through a questionnaire containing questions related to knowledge about diabetes mellitus, risk factors for symptoms and management related to diabetes mellitus. The results showed that most of the respondents had low knowledge about diabetes mellitus, namely 41 respondents (45.6%). Only 10 respondents (11.1%) knew about diabetes mellitus, risk factors for symptoms and management related to diabetes mellitus. Conclusion: Village community knowledge about diabetes mellitus is still low. Therefore, education efforts and more effective health campaigns are needed to increase village community knowledge about diabetes mellitus, including risk factors, symptoms, and management. This is expected to encourage rural communities to be more aware of the importance of health and prevent diabetes mellitus and the complications that can arise.
Pengaruh Pemberian Deep Breathing Exercise Terhadap Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Primigravida Di Wilayah Kerja Puskesmas Gatak Reny Kurniasari; Ikrima Rahmasari; Rovica Probowati
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2026): October : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i4.1576

Abstract

Gangguan kualitas tidur merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh ibu hamil primigravida akibat perubahan fisiologis dan psikologis selama kehamilan. Kualitas tidur yang buruk dapat berdampak pada kesehatan ibu maupun janin. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur adalah deep breathing exercise. Mengetahui pengaruh pemberian deep breathing exercise terhadap kualitas tidur pada ibu hamil primigravida di wilayah kerja Puskesmas Gatak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Jumlah sampel awal sebanyak 33 ibu hamil primigravida, namun 3 responden mengalami drop out, sehingga jumlah sampel yang dianalisis sebanyak 30 responden. Intervensi berupa deep breathing exercise diberikan selama 3 hari berturut-turut pada sore hari. Pengukuran kualitas tidur dilakukan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum pretest dan sesudah posttest intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebelum diberikan intervensi, seluruh responden (100%) memiliki kualitas tidur dalam kategori buruk. Setelah diberikan deep breathing exercise, sebanyak 14 responden (46,7%) memiliki kualitas tidur dalam kategori baik dan 16 responden (53,3%) masih berada dalam kategori buruk. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai Z = -4,596 dengan p < 0,001, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kualitas tidur sebelum dan sesudah intervensi. Hasil effect size diperoleh nilai r = 0,84, yang menunjukkan bahwa deep breathing exercise memiliki pengaruh yang kuat terhadap peningkatan kualitas tidur pada ibu hamil primigravida.