Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kepercayaan Dalam Novel Ringin Garing Karya Tulus Setiyadi STP. (Kajian Antropologi Sastra) Nurul Emiliyah; darni darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.135 KB) | DOI: 10.26740/job.v17n1.p385-411

Abstract

Novel Ringin Garing karya Tulus Setiyadi menceritakan tentang kepercayaan yang ada di sekitar masyarakat Jawa. Kepercayaan tersebut dibagi menjadi dua yaitu mitos dan mistis. Berdasarkan pernyataan tersebut, penelitian ini akan membahas tentang wujud mitos dalam novel Ringin Garing dan wujud mistis dalam novel Ringin Garing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori antropologi sastra. Sumber data dan data di ambil dari novel Ringin garing yang berupa narasi. Hasil dari penelitian ini (1) wujud mitos dalam novel Ringin Garing berupa gugon tuhon dan pralambang, (2) wujud mistis dalam novel Ringin garing berupa bangsa halus seperti dhemit, ilmu gaib bersifat protektif, ramalan, tirakat, dan sesaji. Simpulan dari penelitian ini yaitu kepercayaan mitos dan mistis dalam kehidupan masyarakat Jawa masih dipercaya dan dipraktekkan dalam kehidupan nyata. Kata kunci : kepercayaan, masyarakat jawa, mitos, mistis
Wujud Disposisi Tokoh Utama dalam Novel Cintrong Paju-Pat Karya Suparto Brata (Analisis Psikologi Kapribaden Gordon Allport) Afiva Nurqomariyyah; Darni Darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.539 KB) | DOI: 10.26740/job.v17n3.p903-921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) jenis disposisi yang dilakukan Abrit Mayamaya dalam novel Cintrong Paju-Pat (CPP) (2) wujud disposisi kardinal Abrit Mayamaya dalam novel CPP (3) wujud disposisi sentral Abrit Mayamaya dalam novel CPP. Penelitian ini menggunakan teori psikologi kepribadian Gordon Allport. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data primer penelitian adalah sifat dan perilaku tokoh utama novel CPP yang dicetak pada tahun 2010 oleh Suparto Brata. Data penelitian ini berupa kata-kata, kalimat, dan perilaku tokoh utama yang menggambarkan wujud disposisi dalam pengelompokan teori psikologi individual. Hasil analisis menjelaskan tentang wujud dari disposisi Abrit Mayamaya dalam novel CPP yakni disposisi kardinal dan disposisi sentral. Perwujudan dari disposisi kardinal adalah sifat khas yang hanya dimiliki tokoh Abrit Mayamaya dalam ceritanya yaitu Hedonisme dan Narsisme, sedangkan wujud dari disposisi sentral merupakan sifat yang menjadi ciri-ciri dari Abrit Mayamaya yang agresif, temperamental, dan nekat. Kata kunci: disposisi kardinal, disposisi sentral, psikologi kepribadian.
Kemiskinan dalam Novel Guwing Karya Suharmono Kasiyun (Kajian Sosiologi Sastra) Nur Izzah Amalia; Darni Darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 18 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.916 KB) | DOI: 10.26740/job.v18n1.p39-57

Abstract

Kemiskinan menjadi salah satu permasalahan yang terjadi di dalam kehidupan sosial masyarakat. Melalui sastra, apa yang terjadi dalam kehidupan bisa menjadi karya sastra yang menggambarkan kehidupan masyarakat. Novel Guwing sebagai media untuk menunjukkan kehidupan masyarakat yang dilanda kemiskinnan terutama di kota Surabaya. Ditulis oleh Suharmono Kasiyun, Novel Guwing menunjukkan beberapa kenyataan perihal kemiskinan dengan sederhana namun jelas. Rumusan masalahnya yakni mengenai pekerjaan, kondisi Pendidikan, juga kondisi ekonomi di dalam Novel Guwing. Dengan menggunakan teori sosiologi sastra, perihal sebab juga dampak dari kemiskinan bisa dianalisis dengan baik. Hasil dari analisis data dalam artikel ini, dapat diketahui penyebab dari kemiskinan yang terjadi, yakni menunjukkan bahwa pekerjaan yang tidak pasti disebabkan oleh kurangnya pendidikan formal juga informal termasuk kurangnya pengetahuan mengenai ilmu agama. Kurangnya penghasilan yang didapatkan karena pekerjaan yang tidak pasti, mengakibatkan masyarakat berada pada kondisi ekonomi yang kurang baik. Sehingga tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup setiap harinya dan serba kekurangan. Kata kunci: Kemiskinan, Guwing, Sosiologi Sastra, Suharmono Kasiyun.
Lunturnya Budaya Ketimuran dalam Novel Nasibe Guru Haryoko Karya Tulus Setiyadi (Kajian Sosiologi Sastra) Yusril Zuhruf Maufiqi Al Awwal; Darni darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.914 KB) | DOI: 10.26740/job.v18n2.p469-488

Abstract

Perubahan zaman yang lebih maju dan masuknya budaya asing, menyebabkan lunturnya budaya ketimuran yang menjadi masalah sosial di lingkungan remaja zaman sekarang. Perbuatan para remaja yang melanggar norma di lingkungan masyarakat dan pengaruh dari budaya barat menjadi penyebab lunturnya budaya ketimuran. Tujuan penelitian ini yaitu (1) menjelaskan lunturnya norma kesusilaan, (2) menjelaskan lunturnya norma kesopanan, dan (3) menjelaskan lunturnya norma hukum dalam novel Nasibe Guru Haryoko karya Tulus Setiyadi. Adanya permasalahan sosial tersebut sehingga dalam penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif, serta menggunakan teknik pengumpulan data studi pustaka, membaca, dan catat. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) bentuk lunturnya norma kesusilaan dalam novel Nasibe Guru Haryoko karya Tulus Setiyadi yaitu perilaku para remaja yang terjerumus pergaulan bebas, seks bebas, narkoba, dan clubbing, (2) bentuk lunturnya norma kesopanan dalam novel Nasibe Guru Haryoko karya Tulus Setiyadi yaitu perilaku para tokoh yang tidak mempunyai tata krama, tidak menghargai orang tua, berkata kasar, menghina orang lain, dan berikap acuh, dan (3) bentuk lunturnya norma hukum dalam novel Nasibe Guru Haryoko karya Tulus Setiyadi, berupa perbuatan yang melanggar hukum yaitu perselisihan dan pengrusakan. Kata Kunci : norma kesusilaan, kesopanan, dan hukum.
Melestarikan Dunia Wayang dalam Novel Lakon Anggitane Ardini Pangastuti (Kajian Psikologi Sastra Abraham Maslow) Ainur Rokhmah; Darni Darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.776 KB) | DOI: 10.26740/job.v18n4.p1481-1501

Abstract

Novel dengan judul Lakon karya Ardini Pangastuti menceritakan tokoh utama yang memiliki rasa cinta dan peduli dengan dunia wayang. Rasa yang besar menumbuhkan keinginan untuk melestarikan dunia wayang. Akan tetapi dalam usahanya untuk melestarikan wayang, tokoh utama mempunyai masalah kejiwaan yang menjadi halangan dalam mewujudkan keinginannya. Artikel ini dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adanya masalah tersebut ditemukan 3 bab yang menarik perhatian untuk dianalisis, yaitu wujud aktualisasi diri tokoh utama ketika melestarikan dunia wayang, halangan tokoh utama ketika melestarikan dunia wayang, dan cara tokoh utama menyelesaikan halangan untuk melestarikan dunia wayang. Ketiga masalah tersebut dianalisis menggunakan teori psikologi sastra Abraham Maslow. Hasil analisis menunjukkan tokoh utama berhasil melestarikan dunia wayang melalui tulisan dan menjadi dalang di depan siswa-siswa sekolah. Wujud aktualisasi diri tokoh utama ketika melestarikan dunia wayang yaitu, fokusnya pikiran terhadap masalah wayang, menerima kodrat diri, dan mengalami pengalaman puncak yang menjadikan tokoh utama lebih kukuh dan semangat melestarikan dunia wayang. Halangan yang dialami yaiyu adanya rasa kurang percaya terhadap potensi diri, rasa khawatir, dan penolakan dari kekasihnya. Halangan tersebut bisa diselesaikan karena adanya teman yang selalu memberikan dukungan kepada tokoh utama. Kata kunci : Aktualisasi diri, dunia wayang, potensi.