Rocky Marbun
Pancasila University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Epistemological Errors in Regulation of Absolute Competence on Mortgage Disputes in Credit Contracts Ade Saptomo; Rocky Marbun; Anis Mashdurohatun
International Journal of Law Reconstruction Vol 7, No 1 (2023): International Journal of Law Reconstruction
Publisher : UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26532/ijlr.v7i1.29464

Abstract

The development of Collateral Law relating to the attachment of Mortgage Rights to a Credit Agreement, nowadays, it is impossible to avoid the development of Sharia Law in Indonesia. This study tries to reveal an epistemological error from the Supreme Court which issued Supreme Court Regulation Number 14 of 2016 concerning Procedures for Settlement of Sharia Economic Cases against the phenomenon of disparity in judicial decisions on Mortgage attached to Sharia-based Credit Agreements. This study uses a normative juridical method using the Communication Speech Act approach and the Relationship Trichotomy approach. The results of this study indicate that there was an epistemological error from the Supreme Court which issued the Supreme Court Regulation Number 14 of 2016, instead of as a form of resolving legal anomalies, which showed the existence of domination based on power and authority from the Supreme Court by applying an eclecticism mechanism to rights. Dependents with Sharia-based Credit Agreements which are assumed to be true.
Permainan-Kebenaran (Truth-Games) Oleh Hakim Dalam Kegiatan Kognitif-Interpretatif Berdasarkan Pendekatan Trikotomi Relasi Rocky Marbun
Hukum dan Masyarakat Madani Vol. 13 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/humani.v13i1.6842

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menunjukan terbentuknya suatu bentuk kekeliruan epistemologis yang memunculkan kesesatan berpikir oleh Hakim dalam menetapkan dan memutuskan dalam proses persidangan perkara pidana sebagai suatu bentuk kejahatan yang sempurna yang bersembunyi di balik metode yuridis normatif. Hakim sebagai pelaksana kekuasaan kehakiman memiliki kekuasaan dan kewenangan yang absolut, yang hanya secara korektif berkaitan dengan upaya hukum terhadap putusan akhir dan bukan terhadap bagaimana cara dan motivasi Hakim dalam membuat suatu penetapan dan keputusan dalam proses persidangan perkara pidana. Pada penelitian ini, Peneliti membatasi permasalahan dengan mengajukan rumusan masalah “Bagaimana proses kritik ideologi terhadap kegiatan kognitif-Interpretatif yang dilakukan oleh Hakim dalam proses persidangan sebagai bentuk permainan-kebenaran (truth-games) melalui pendekatan Trikotomi Relasi?” Penelitian ini merupakan Penelitian Kualitatif menggunakan mix-method berdasarkan pendekatan Ilmu Hukum dan pendekatan Ilmu Sosial dengan mengacu kepada metode pendekatan Trikotomi Relasi. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan adanya kesadaran palsu dari hakim dalam proses berfikir non-ilmiah yang hanya bersandarkan kepada ketentuan normatif. Kesadaran palsu tersebut dikonstruksikan melalui suatu relasi kuasa atas adanya pengetahuan mengenai keterlepasan sanksi bagi Hakim dalam melakukan ketidaktepatan konstruksi argumentasi hukum.