Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Sistem Otomatisasi Gerbang Tiket Gelanggang Olahraga Menggunakan Qr Code Ghozyan Hilman Kurniawan; Muhammad Adib Kamali; Philip Tobianto Daely
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem otomatisasi gerbang tiket berbasis QR Code pada gelanggang olahraga untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan proses masuk pengunjung. Sistem ini menggunakan Raspberry Pi sebagai pusat kendali yang terintegrasi dengan pemindai barcode dan koneksi internet untuk validasi tiket waktu nyata melalui server. Ada dua model otentikasi yang dirancang: model OTP (One-Time Password) yang dikirimkan setelah pemindaian tiket melalui aplikasi, dan model tanpa OTP yang menggunakan verifikasi berbasis data tiket langsung. Sistem ini telah terintegrasi dengan aplikasi JTV. Hasil pengujian menunjukkan akurasi pembacaan QR Code sebesar 98%, dengan waktu respons pembukaan gerbang rata-rata 0,567 detik untuk model tanpa OTP dan 4,25 detik untuk model OTP. Pengujian skenario antrian dengan 10 pengunjung menunjukkan total waktu 71,48 detik untuk model OTP dan 23,80 detik untuk model tanpa OTP. Analisis penggunaan sumber daya Raspberry Pi menunjukkan kinerja yang stabil, meskipun mode OTP memerlukan sumber daya yang lebih tinggi. Dengan demikian, sistem ini terbukti efektif dalam menyediakan solusi modern untuk pengelolaan akses masuk pada area publik Kata kunci— QR Code, OTP, Raspberry Pi, Validasi Tiket, Gerbang Otomatis
Sistem Parkir Otomatis Berbasis IoT Berdasarkan Deteksi Plat Nomor Kendaraan Menggunakan YOLOv8 DAN ResNet50 Widi Pangestu Danar Wijanarko; Muhammad Adib Kamali; Farah Zakiyah Rahmanti
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Identifikasi kendaraan manual untuk sistem parkir konvensional di Universitas Telkom Surabaya mengakibatkan masalah keamanan karena petugas tidak selalu berada di tempat parkir setiap saat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem parkir otomatis yang mampu mendeteksi plat nomor kendaraan serta membuka palang pintu secara otomatis berdasarkan verifikasi identitas mahasiswa menggunakan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) berbasis RFID. Sistem ini menggabungkan model YOLOv8 untuk mendeteksi dan melakukan deteksi karakter pada plat nomor kendaraan, model ResNet-50 untuk melakukan klasifikasi karakter, sistem IoT untuk verifikasi identitas menggunakan RFID, serta sistem monitoring berbasis web. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model YOLOv8 mencapai precision sebesar 92% dan mAP50 sebesar 88% pada deteksi plat nomor, sedangkan model deteksi karakter mencapai precision sebesar 85% dan mAP50 sebesar 85%. Model ResNet50 untuk klasifikasi karakter mencapai akurasi rata-rata sebesar 98% dengan rata-rata nilai F1-Score pada setiap kelas diatas 95%. Sistem juga berhasil dijalankan pada perangkat edge computing menggunakan Raspberry Pi 5, dengan waktu pemrosesan keseluruhan sekitar 3 - 4 detik. Dengan adanya sistem ini dapat meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kenyamanan dalam pengelolaan parkir kampus secara otomatis. Kata kunci— Sistem Parkir Otomatis, YOLOv8, ResNet50, IoT, edge Computing
Sistem Pengambilan Keputusan Kondisi Pembenihan Pada Tanaman Melon Berbasis IoTx Rizaldy Febry Nugraha; Muhammad Adib Kamali; Helmy Widyantara
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Tanaman melon memiliki nilai ekonomi tinggi dan prospek pasar yang menjanjikan. Berdasarkan data BPS Kota Surabaya, produksi melon meningkat dari 70 kuintal pada 2021 menjadi 230 kuintal pada 2023. Namun, fluktuasi iklim seperti perubahan suhu, kelembaban udara, dan durasi penyinaran matahari berpotensi menghambat pertumbuhan optimal, khususnya pada fase pembenihan. Penelitian ini merancang sistem pendukung keputusan berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan logika fuzzy Mamdani untuk mengendalikan lingkungan tumbuh secara otomatis. Sistem memanfaatkan sensor suhu DS18B20 dan sensor kelembaban tanah resistif sebagai input, serta aktuator berupa kipas, pompa air, dan lampu pertumbuhan yang dikendalikan melalui modul relay. Pemantauan dan pengendalian dilakukan dengan mempertimbangkan variabel waktu dan kondisi lingkungan secara real-time. Pengujian selama 30 hari dengan pencatatan setiap 15 menit menunjukkan akurasi sistem mencapai 97,33%, dengan kesalahan 2,67% akibat gangguan koneksi sensor. Logika fuzzy mampu mengatur aktuator secara efektif berdasarkan derajat keanggotaan suhu dan kelembaban. Hasil penelitian menunjukkan sistem ini andal dalam memantau dan mengatur lingkungan pembenihan melon, sehingga berpotensi meningkatkan keberhasilan budidaya secara berkelanjutan. Kata kunci— Internet of Things, ESP32, Fuzzy Logic, Otomatisasi Pertanian, Monitoring Lingkungan.
Sistem Presensi Berbasis IoT Yang Terintegrasi Dengan Aplikasi JTV Plus+ Untuk Pegawai (Studi Kasus Di Kantor JTV Surabaya) Hanif Guntur Laksono Sentosa; Muhammad Adib Kamali; Philip Tobianto Daely
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Sistem presensi pegawai memegang peranan penting dalam mendukung efisiensi dan keamanan operasional perusahaan. Namun, sistem fingerprint yang selama ini digunakan di Kantor JTV Surabaya sering mengalami kendala seperti antrean panjang dan kesalahan identifikasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem presensi berbasis QR Code yang terintegrasi dengan aplikasi JTV Plus+ dan perangkat Internet of Things (IoT), dengan menggunakan metode autentikasi data Hash-based Message Authentication Code (HMAC) berbasis algoritma SHA-256 untuk menjaga integritas dan keaslian data kehadiran. Sistem ini dibangun menggunakan ESP8266, scanner QR, dan emlock magnetic sebagai kontrol akses otomatis. Pengujian dilakukan melalui metode black-box, pengujian fungsional perangkat keras, pengukuran kecepatan respon, serta evaluasi kuisioner pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki akurasi dan sensitivitas sebesar 100%, kecepatan respon rata-rata 374–532 milidetik, lebih cepat dibandingkan fingerprint, serta tingkat kepuasan pengguna sebesar 4,3 dari skala 5. Dengan demikian, sistem presensi berbasis QR Code ini dinilai lebih efisien, aman, dan layak diterapkan sebagai solusi modern pengganti fingerprint di lingkungan kerja profesional. Kata kunci— Presensi Pegawai, QR code, Internet of Things, HMAC-SHA256, Keamanan Data.
Sistem Presensi Siswa Menggunakan RFID Terintegrasi IoT Dan Website Dengan Algoritma Enkripsi Serta Pemantauan Orang Tua Fachrel Kurniawan; Muhammad Adib Kamali; Mustafa Kamal
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Presensi siswa adalah aspek krusial dalam pengelolaan sekolah untuk memantau kedisiplinan. Namun, sistem presensi di SMA Muhammadiyah 4 Surabaya yang diterapkan secara manual di dalam kelas saat pembelajaran dimulai, menimbulkan masalah signifikan. Tidak adanya pencatatan sejak siswa memasuki area sekolah menyebabkan informasi kedatangan tidak akurat, sehingga menyulitkan pengawasan dan penindakan disipliner bagi siswa yang terlambat atau tidak hadir. Kelemahan sistem manual ini, seperti yang diungkapkan oleh penelitian sebelumnya, adalah inefisiensi dan kurangnya transparansi.Beberapa penelitian terdahulu telah mengembangkan sistem presensi berbasis RFID, namun memiliki celah seperti tidak adanya notifikasi untuk orang tua atau penggunaan SMS Gateway yang kurang efisien. Penelitian lain yang sudah menggunakan notifikasi WhatsApp belum menekankan pada aspek keamanan data menggunakan enkripsi standar pada level perangkat keras. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sebuah sistem presensi otomatis berbasis RFID yang mampu mengatasi masalah ketidakakuratan data dan keterlambatan informasi. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan mengimplementasikan fitur notifikasi kehadiran real-time melalui WhatsApp untuk orang tua dan menguji kelayakan sistem berdasarkan kinerja dan efektivitasnya di lingkungan sekolah Kata kunci— presensi siswa, RFID, IoT, ESP32, enkripsi AES, pemantauan orang tua
Strategi Tata Kelola Risiko Teknologi Informasi Berbasis COBIT 2019 Dalam Mendukung Keamanan Operasi Perdagangan Maritim di Pulau Tarakan Journal of Information Technology Literacy Muhammad Mugi Fakip Anugrah; Muhammad Adib Kamali; Mustafa Kamal
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Tarakan memiliki posisi strategis dalam jalur perdagangan maritim nasional dan internasional, namun wilayah ini juga rentan terhadap berbagai ancaman keamanan seperti penyelundupan, perompakan, dan pelayaran ilegal. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan infrastruktur Teknologi Informasi (TI), yang menghambat deteksi dini, pelaporan insiden, serta koordinasi antar pihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi tata kelola risiko TI berbasis kerangka kerja COBIT 2019 guna meningkatkan keamanan operasi perdagangan maritim. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data dari laporan insiden serta penyebaran kuesioner. Domain COBIT yang digunakan dalam penelitian ini meliputi EDM03, EDM04, EDM05, dan APO12. Hasil penelitian menghasilkan rancangan sistem manajemen risiko TI yang mendukung pelaporan insiden secara cepat, pengelolaan sumber daya, dan keterlibatan pemangku kepentingan. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat keamanan maritim melalui pendekatan tata kelola risiko yang terstruktur dan terstandar. Kata kunci — cobit 2019, tata kelola risiko, keamanan maritim, sistem informasi, perdagangan laut, pulau tarakan