Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Sistem Irigasi Presisi Dengan Prediksi Cuaca Menggunakan Algoritma Random Forest Berbasis Aplikasi Blynk Reynanda Shaquille Purwanto; Helmy Widyantara; Muhammad Adib Kamali
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Budidaya kelengkeng di lingkungan terbatas seperti rooftop menghadapi tantangan dalam manajemen air yang efisien akibat dinamika lingkungan dan kebutuhan tanaman yang spesifik. Sistem irigasi konvensional seringkali tidak efektif dan menyebabkan pemborosan sumber daya. Penelitian ini bertujuan merancang, membangun, dan menguji sistem irigasi presisi yang mengintegrasikan Internet of Things (IoT) untuk pemantauan dan Machine Learning untuk pengambilan keputusan penyiraman secara cerdas dan otomatis. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor kelembaban tanah, suhu dan kelembaban udara, curah hujan, dan kecepatan angin untuk mengumpulkan data yang dapat dipantau melalui aplikasi Blynk. Dua model Machine Learning dengan algoritma Random Forest dikembangkan: satu model klasifikasi untuk prediksi cuaca (hujan/tidak hujan) dan satu model regresi untuk penentuan durasi irigasi. Model-model ini dilatih dan dievaluasi menggunakan dataset aktual yang dikumpulkan dari lapangan. Hasil pengujian menunjukkan performa model yang baik. Model klasifikasi untuk prediksi cuaca mencapai akurasi keseluruhan sekitar 0.73 (73%), presisi 0.82 untuk kelas 'Hujan', dan recall 0.96 untuk kelas 'Tidak Hujan'. Ini membuktikan kemampuan model untuk mendeteksi kondisi tidak hujan secara andal, sementara presisi yang cukup tinggi pada kelas 'Hujan' membantu menghindari penyiraman yang tidak perlu. Sementara itu, model regresi untuk penentuan durasi irigasi mencapai Mean Squared Error (MSE) sebesar 43.72 detik² dan koefisien determinasi (R²) 0.89. Hasil ini mengindikasikan bahwa model mampu mempelajari pola dari parameter lingkungan dan mengubahnya menjadi estimasi durasi penyiraman yang presisi dan andal. Integrasi IoT dan Machine Learning ini terbukti berhasil menciptakan sistem irigasi yang cerdas dan efisien, mampu mengoptimalkan penggunaan air dan mendukung pertanian urban yang berkelanjutan di lingkungan yang menantang. Kata kunci— Irigasi Presisi, Internet of Things, Machine Learning, Random Forest, Tanaman Kelengkeng, ESP32.
Penerapan Internet of Things (IoT) untuk Otomatisasi Pemberian Pakan dan Pemantauan Air Kelompok Tani Wiyata Axel Danu Pramudita; Helmy Widyantara; Muhammad Adib Kamali
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Pembudidayaan ikan lele menghadapi tantangan dalam pemberian pakan yang tepat untuk mencegah overfeeding dan penurunan kualitas air akibat kekeruhan, yang dapat berdampak pada kesehatan ikan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pemberian pakan otomatis berbasis IoT dengan kemampuan pemantauan kualitas air jarak jauh. Sistem dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor dan aktuator, serta menerapkan regresi linier untuk memprediksi berat ikan berdasarkan umur sebagai dasar logika pemberian pakan. Sistem diuji di kolam Kelompok Tani Wiyata dan berhasil berfungsi sesuai rancangan, memungkinkan kontrol dan pemantauan jarak jauh. Hasil penelitian menunjukkan prediksi berat ikan dengan rata-rata error 18,27 persen, namun akurasi porsi pakan memiliki error sebesar 42,23 persen akibat metode perhitungan dan ketidaktepatan mekanis alat pemberi pakan. Akurasi perangkat pemberian pakan memiliki error 17 persen, sedangkan pembacaan sensor kekeruhan belum akurat. Meskipun sistem sudah fungsional, diperlukan kalibrasi sensor, penyempurnaan algoritma prediksi pakan, dan perbaikan mekanis agar efisiensi pemberian pakan optimal serta risiko overfeeding dapat ditekan secara efektif. Kata kunci— ikan lele, overfeeding, Internet of Things (IoT), regresi linier, kualitas air, sistem otomatisasi
Sistem Otomatisasi Gerbang Tiket Gelanggang Olahraga Menggunakan Qr Code Ghozyan Hilman Kurniawan; Muhammad Adib Kamali; Philip Tobianto Daely
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem otomatisasi gerbang tiket berbasis QR Code pada gelanggang olahraga untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan proses masuk pengunjung. Sistem ini menggunakan Raspberry Pi sebagai pusat kendali yang terintegrasi dengan pemindai barcode dan koneksi internet untuk validasi tiket waktu nyata melalui server. Ada dua model otentikasi yang dirancang: model OTP (One-Time Password) yang dikirimkan setelah pemindaian tiket melalui aplikasi, dan model tanpa OTP yang menggunakan verifikasi berbasis data tiket langsung. Sistem ini telah terintegrasi dengan aplikasi JTV. Hasil pengujian menunjukkan akurasi pembacaan QR Code sebesar 98%, dengan waktu respons pembukaan gerbang rata-rata 0,567 detik untuk model tanpa OTP dan 4,25 detik untuk model OTP. Pengujian skenario antrian dengan 10 pengunjung menunjukkan total waktu 71,48 detik untuk model OTP dan 23,80 detik untuk model tanpa OTP. Analisis penggunaan sumber daya Raspberry Pi menunjukkan kinerja yang stabil, meskipun mode OTP memerlukan sumber daya yang lebih tinggi. Dengan demikian, sistem ini terbukti efektif dalam menyediakan solusi modern untuk pengelolaan akses masuk pada area publik Kata kunci— QR Code, OTP, Raspberry Pi, Validasi Tiket, Gerbang Otomatis
Sistem Parkir Otomatis Berbasis IoT Berdasarkan Deteksi Plat Nomor Kendaraan Menggunakan YOLOv8 DAN ResNet50 Widi Pangestu Danar Wijanarko; Muhammad Adib Kamali; Farah Zakiyah Rahmanti
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Identifikasi kendaraan manual untuk sistem parkir konvensional di Universitas Telkom Surabaya mengakibatkan masalah keamanan karena petugas tidak selalu berada di tempat parkir setiap saat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem parkir otomatis yang mampu mendeteksi plat nomor kendaraan serta membuka palang pintu secara otomatis berdasarkan verifikasi identitas mahasiswa menggunakan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) berbasis RFID. Sistem ini menggabungkan model YOLOv8 untuk mendeteksi dan melakukan deteksi karakter pada plat nomor kendaraan, model ResNet-50 untuk melakukan klasifikasi karakter, sistem IoT untuk verifikasi identitas menggunakan RFID, serta sistem monitoring berbasis web. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model YOLOv8 mencapai precision sebesar 92% dan mAP50 sebesar 88% pada deteksi plat nomor, sedangkan model deteksi karakter mencapai precision sebesar 85% dan mAP50 sebesar 85%. Model ResNet50 untuk klasifikasi karakter mencapai akurasi rata-rata sebesar 98% dengan rata-rata nilai F1-Score pada setiap kelas diatas 95%. Sistem juga berhasil dijalankan pada perangkat edge computing menggunakan Raspberry Pi 5, dengan waktu pemrosesan keseluruhan sekitar 3 - 4 detik. Dengan adanya sistem ini dapat meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kenyamanan dalam pengelolaan parkir kampus secara otomatis. Kata kunci— Sistem Parkir Otomatis, YOLOv8, ResNet50, IoT, edge Computing
Sistem Pengambilan Keputusan Kondisi Pembenihan Pada Tanaman Melon Berbasis IoTx Rizaldy Febry Nugraha; Muhammad Adib Kamali; Helmy Widyantara
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Tanaman melon memiliki nilai ekonomi tinggi dan prospek pasar yang menjanjikan. Berdasarkan data BPS Kota Surabaya, produksi melon meningkat dari 70 kuintal pada 2021 menjadi 230 kuintal pada 2023. Namun, fluktuasi iklim seperti perubahan suhu, kelembaban udara, dan durasi penyinaran matahari berpotensi menghambat pertumbuhan optimal, khususnya pada fase pembenihan. Penelitian ini merancang sistem pendukung keputusan berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan logika fuzzy Mamdani untuk mengendalikan lingkungan tumbuh secara otomatis. Sistem memanfaatkan sensor suhu DS18B20 dan sensor kelembaban tanah resistif sebagai input, serta aktuator berupa kipas, pompa air, dan lampu pertumbuhan yang dikendalikan melalui modul relay. Pemantauan dan pengendalian dilakukan dengan mempertimbangkan variabel waktu dan kondisi lingkungan secara real-time. Pengujian selama 30 hari dengan pencatatan setiap 15 menit menunjukkan akurasi sistem mencapai 97,33%, dengan kesalahan 2,67% akibat gangguan koneksi sensor. Logika fuzzy mampu mengatur aktuator secara efektif berdasarkan derajat keanggotaan suhu dan kelembaban. Hasil penelitian menunjukkan sistem ini andal dalam memantau dan mengatur lingkungan pembenihan melon, sehingga berpotensi meningkatkan keberhasilan budidaya secara berkelanjutan. Kata kunci— Internet of Things, ESP32, Fuzzy Logic, Otomatisasi Pertanian, Monitoring Lingkungan.
Sistem Presensi Berbasis IoT Yang Terintegrasi Dengan Aplikasi JTV Plus+ Untuk Pegawai (Studi Kasus Di Kantor JTV Surabaya) Hanif Guntur Laksono Sentosa; Muhammad Adib Kamali; Philip Tobianto Daely
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Sistem presensi pegawai memegang peranan penting dalam mendukung efisiensi dan keamanan operasional perusahaan. Namun, sistem fingerprint yang selama ini digunakan di Kantor JTV Surabaya sering mengalami kendala seperti antrean panjang dan kesalahan identifikasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem presensi berbasis QR Code yang terintegrasi dengan aplikasi JTV Plus+ dan perangkat Internet of Things (IoT), dengan menggunakan metode autentikasi data Hash-based Message Authentication Code (HMAC) berbasis algoritma SHA-256 untuk menjaga integritas dan keaslian data kehadiran. Sistem ini dibangun menggunakan ESP8266, scanner QR, dan emlock magnetic sebagai kontrol akses otomatis. Pengujian dilakukan melalui metode black-box, pengujian fungsional perangkat keras, pengukuran kecepatan respon, serta evaluasi kuisioner pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki akurasi dan sensitivitas sebesar 100%, kecepatan respon rata-rata 374–532 milidetik, lebih cepat dibandingkan fingerprint, serta tingkat kepuasan pengguna sebesar 4,3 dari skala 5. Dengan demikian, sistem presensi berbasis QR Code ini dinilai lebih efisien, aman, dan layak diterapkan sebagai solusi modern pengganti fingerprint di lingkungan kerja profesional. Kata kunci— Presensi Pegawai, QR code, Internet of Things, HMAC-SHA256, Keamanan Data.
Sistem Presensi Siswa Menggunakan RFID Terintegrasi IoT Dan Website Dengan Algoritma Enkripsi Serta Pemantauan Orang Tua Fachrel Kurniawan; Muhammad Adib Kamali; Mustafa Kamal
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Presensi siswa adalah aspek krusial dalam pengelolaan sekolah untuk memantau kedisiplinan. Namun, sistem presensi di SMA Muhammadiyah 4 Surabaya yang diterapkan secara manual di dalam kelas saat pembelajaran dimulai, menimbulkan masalah signifikan. Tidak adanya pencatatan sejak siswa memasuki area sekolah menyebabkan informasi kedatangan tidak akurat, sehingga menyulitkan pengawasan dan penindakan disipliner bagi siswa yang terlambat atau tidak hadir. Kelemahan sistem manual ini, seperti yang diungkapkan oleh penelitian sebelumnya, adalah inefisiensi dan kurangnya transparansi.Beberapa penelitian terdahulu telah mengembangkan sistem presensi berbasis RFID, namun memiliki celah seperti tidak adanya notifikasi untuk orang tua atau penggunaan SMS Gateway yang kurang efisien. Penelitian lain yang sudah menggunakan notifikasi WhatsApp belum menekankan pada aspek keamanan data menggunakan enkripsi standar pada level perangkat keras. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sebuah sistem presensi otomatis berbasis RFID yang mampu mengatasi masalah ketidakakuratan data dan keterlambatan informasi. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan mengimplementasikan fitur notifikasi kehadiran real-time melalui WhatsApp untuk orang tua dan menguji kelayakan sistem berdasarkan kinerja dan efektivitasnya di lingkungan sekolah Kata kunci— presensi siswa, RFID, IoT, ESP32, enkripsi AES, pemantauan orang tua
Strategi Tata Kelola Risiko Teknologi Informasi Berbasis COBIT 2019 Dalam Mendukung Keamanan Operasi Perdagangan Maritim di Pulau Tarakan Journal of Information Technology Literacy Muhammad Mugi Fakip Anugrah; Muhammad Adib Kamali; Mustafa Kamal
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Tarakan memiliki posisi strategis dalam jalur perdagangan maritim nasional dan internasional, namun wilayah ini juga rentan terhadap berbagai ancaman keamanan seperti penyelundupan, perompakan, dan pelayaran ilegal. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan infrastruktur Teknologi Informasi (TI), yang menghambat deteksi dini, pelaporan insiden, serta koordinasi antar pihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi tata kelola risiko TI berbasis kerangka kerja COBIT 2019 guna meningkatkan keamanan operasi perdagangan maritim. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data dari laporan insiden serta penyebaran kuesioner. Domain COBIT yang digunakan dalam penelitian ini meliputi EDM03, EDM04, EDM05, dan APO12. Hasil penelitian menghasilkan rancangan sistem manajemen risiko TI yang mendukung pelaporan insiden secara cepat, pengelolaan sumber daya, dan keterlibatan pemangku kepentingan. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat keamanan maritim melalui pendekatan tata kelola risiko yang terstruktur dan terstandar. Kata kunci — cobit 2019, tata kelola risiko, keamanan maritim, sistem informasi, perdagangan laut, pulau tarakan
Penguatan kapasitas digital gugus depan pramuka melalui pelatihan pengelolaan website berbasis wordpress di SMAN 1 Airgegas Sulthonika Mahfudz Al Mujahidin; Davinsyah Putra Antoro; Muhammad Fajar Shodiq; Muhammad Dwiky Yanuarezza; Teuku Ismail Syuhada; Nur Alifia Rustan; Muhammad Adib Kamali
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32276

Abstract

Abstrak Transformasi digital telah menghadirkan tantangan baru bagi komunitas berbasis nilai seperti Gerakan Pramuka dalam mengelola komunikasi dan dokumentasi kelembagaan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas digital Gugus Depan Prasmagas SMAN 1 Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya dalam pengelolaan website sebagai sarana dokumentasi kegiatan. Mitra sasaran adalah delapan anggota aktif Dewan Ambalan BERIGEP yang belum memiliki pengalaman teknis dalam pengelolaan website. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory action research yang terdiri dari tahap persiapan (asesmen kebutuhan dan perancangan website berbasis WordPress), implementasi (pelatihan langsung pengelolaan konten website), dan evaluasi (kuesioner pra dan pascapelatihan). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang fungsi website sebagai media organisasi, dari sebelumnya 60% tidak pernah mendengar menjadi 100% memahami peran strategisnya. Kepercayaan diri peserta dalam mengelola konten juga meningkat drastis dari hanya 10% yang pernah memiliki pengalaman terbatas, menjadi 100% merasa percaya diri. Seluruh peserta menunjukkan perubahan sikap positif terhadap partisipasi aktif dalam dokumentasi kegiatan melalui website. Selain itu, hasil kegiatan ini berhasil disebarluaskan melalui publikasi di media daring lokal Bangka Belitung, Timelines.id, pada tanggal 7 Juni 2025. Diseminasi ini bertujuan untuk memperluas dampak pelatihan dan menginspirasi komunitas serupa dalam memanfaatkan media digital untuk penguatan organisasi secara berkelanjutan Kata kunci: digitalisasi; website; pramuka; pelatihan; literasi digital. Abstract Digital transformation has presented new challenges for value-based communities such as the Scout Movement in managing institutional communication and documentation. The objective of this community service activity is to enhance the digital capacity of the Prasmagas Scout Troop at SMAN 1 Airgegas, South Bangka Regency, Bangka Belitung Islands Province, particularly in managing a website as a means of documenting activities. The target partners are eight active members of the BERIGEP Scout Council who lack technical experience in website management. The implementation method employs a participatory action research approach, comprising preparation (needs assessment and WordPress-based website design), implementation (hands-on training in website content management), and evaluation (pre- and post-training questionnaires). Evaluation results showed a significant increase in participants' understanding of the website's role as an organizational medium, from 60% who had never heard of it to 100% understanding its strategic role. Participants' confidence in managing content also increased dramatically, from only 10% with limited experience to 100% feeling confident. All participants demonstrated a positive attitude shift toward active participation in activity documentation through the website. Additionally, the results of this activity were successfully disseminated through publication in the local online media of Bangka Belitung, Timelines.id, on June 7, 2025. This dissemination aimed to expand the impact of the training and inspire similar communities to utilize digital media for sustainable organizational strengthening. Keywords: digitalization; website; scouts; training; digital literacy.
Pergeseran Ibrah dalam Kisah Populer Nabi Ayyub: Problematika Pedagogis Narasi Isrā’īliyyāt pada Anak Usia Dini Muhammad Fahri Adib Kamali; Abdulloh Dardum
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji problem pedagogis narasi Isrā’īliyyāt dalam kisah populer Nabi Ayyub pada anak usia dini. Penelitian dilatarbelakangi oleh anggapan bahwa penyampaian kisah nabi kepada anak usia dini selalu berdampak positif terhadap pembentukan moral dan religiusitas anak. Namun, anggapan tersebut tidak selalu berlaku ketika kisah nabi disisipi unsur Isrā’īliyyāt yang justru berpotensi menilmbulkan miskonsepsi akidah pada anak. Selain itu, menurut Jean Piaget, anak usia dini yang berada pada tahap praoperasional masih belum mampu berpikir kompleks, serta memiliki sifat sentrisme. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur terhadap 22 siswa RA Jam’iatul Mubtadiin Jenggawah dan 21 santriwati Pondok Pesantren Al-Bidayah Jember, serta dokumentasi dari berbagai literatur mengenai narasi Isrā’īliyyāt Nabi Ayyub. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia dini lebih dominan mengingat penderitaan fisik dan penyakit kulit Nabi Ayyub, dibandingkan nilai kesabaran dan spiritualitas yang menjadi inti ibrah cerita. Temuan ini menunjukkan adanya pergeseran penerimaan ibrah akibat narasi Isrā’īliyyāt dan karakteristik anak usia dini yang belum memiliki berpikir kompleks serta cenderung fokus  pada hal yang paling menarik perhatian mereka.