Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konflik Pertambangan di Indonesia: Studi Kasus Tambang Emas Martabe dan Upaya Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dan Penegakan Hukum dalam Industri Pertambangan Laura Sharendova Gunawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.813 KB)

Abstract

Indonesia memiliki banyak sumber daya alam, termasuk mineral dan logam, yang melimpah. Namun, pemanfaatan sumber daya alam ini seringkali memicu konflik dengan masyarakat setempat. Sebuah studi kasus pada Tambang Emas Martabe menunjukkan bahwa masalah konflik pertambangan adalah hal yang kompleks, yang melibatkan banyak pihak dengan kepentingan yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konflik pertambangan di Indonesia dan mencari cara untuk meningkatkan partisipasi masyarakat serta penegakan hukum dalam industri pertambangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik pertambangan di Indonesia berkaitan dengan berbagai isu seperti kompensasi, hak-hak masyarakat, keselamatan kerja, dan dampak lingkungan. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan juga penting untuk mengatasi konflik. Untuk mencegah pelanggaran dalam industri pertambangan, diperlukan penegakan hukum yang lebih efektif. Kesimpulannya, konflik pertambangan adalah masalah yang kompleks yang memerlukan pendekatan yang holistik yang melibatkan pemerintah, industri, dan masyarakat lokal. Dalam penanganannya, partisipasi masyarakat dan penegakan hukum yang efektif harus menjadi prioritas utama.
Legal Evaluation of Franchise Business Contracts Using Civil Law Laura Sharendova Gunawan
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2023): July 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v2i2.693

Abstract

This study was conducted in order to learn more about the characteristics of the franchise industry and how its development relates to the rapid development of the franchise industry in Indonesia. According to the findings of the study, the franchise industry is still largely unknown among Indonesians even though it is a more profitable and capital-efficient business model than starting a new business. With certain rights and obligations carried out by each party based on the terms of the agreement set forth in the Civil Code, this franchise business can be launched immediately after an agreement is reached between the owner of the franchise right and the holder of the franchise right. franchise rights. However, apart from the basic contractual terms, the government-specific laws and regulations that serve as the legal framework for the growth of this franchise business are still very inadequate. As a result, many entrepreneurs continue to be "afraid" of starting this kind of business and instead prefer to build their own.
Evaluasi Hukum Kontrak Waralaba Dalam Pendekatan Hukum Perdata Laura Sharendova Gunawan; Urbanisasi Urbanisasi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 19 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8405840

Abstract

This study was conducted to learn more about the characteristics of the franchise industry and how it develops in relation to the rapid development of the franchise industry in Indonesia. According to the findings of the study, the franchise industry is still largely unknown among Indonesians even though it is a more profitable and capital-efficient business model than starting a new business. With certain rights and obligations carried out by each party based on the terms of the agreement set forth in the Civil Code, this franchise business can be launched immediately after an agreement is reached between the owner of the franchise right and the holder of the franchise right. However, apart from the basic contractual terms, the government-specific laws and regulations that serve as the legal framework for the growth of this franchise business are still sorely lacking. As a result, many entrepreneurs continue to be "afraid" of starting this kind of business and instead prefer to build their own