Asri Anggalia, Asri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF ANAK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BONEKA TANGAN MUCA (MOVING MOUTH PUPPET ) PADA KELOMPOK A TK KEMALA BHAYANGKARI 01 SEMARANG Anggalia, Asri; karmila, Mila
PAUDIA Vol 3, No 1 Oktober (2014)
Publisher : PAUDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi pada pentingnya kemampuan berbahasa bagi anak usia dini. Berdasarkan pengamatan dalam studi pendahuluan yang dilakukan penulis di TK Kemala Bhayangkari 01 sebagai guru kelas di kelompok A2 menunjukkan bahwa kemampuan bahasa ekspresif anak khususnya dalam mengungkapkan perasaan dengan kata sifat masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak dengan menggunakan media boneka tangan Muca (Moving Mouth Puppet) pada kelompok A TK Kemala Bhayangkari 01 Semarang. sehingga dengan penelitian ini, diharapkan dapat bermanfaat bagi anak, menumbuhkan kemampuan anak dalam mengekspresikan pikiran maupun perasaannya. Bagi guru dapat menambah wawasan dalam upaya menumbuhkan daya inovasi dan kreativitas dalam pembelajaran. Bagi sekolah dapat menumbuhkan daya inovasi dan kreativitas bagi semua pihak sekolah dan acuan penelitian berbagai bidang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah kelompok A2 TK Kemala Bhayangkari 01 Semarang sebanyak 23 anak. Pengambilan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketercapaian indikator kinerja pada kondisi prasiklus sebesar 13,0%, siklus I mencapai 65,2% dan pada siklus II mencapai 91,3%. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan media boneka tangan Muca (Moving Mouth Puppet) dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak kelompok A TK. Kemala Bhayangkari 01 Semarang. Saran peneliti hendaknya guru dapat menggunakan media boneka tangan Muca untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak.Kata Kunci : Kemampuan Bahasa Ekspresif, Media Boneka Tangan Muca (Moving Mouth Puppet)
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF ANAK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BONEKA TANGAN MUCA (MOVING MOUTH PUPPET ) PADA KELOMPOK A TK KEMALA BHAYANGKARI 01 SEMARANG Anggalia, Asri; karmila, Mila
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 Oktober (2014)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v3i2 Oktober.509

Abstract

Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.