Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tanda-tanda semiotika yang berupa ikon, indeks, dan simbol terdapat dalam film Di Ambang Kematian karya Azhar Kinoi Lubis dengan menggunakan kajian semiotika menurut Charles Sanders Peirce. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif sebagaimana sumber data yang diambil berupa adegan, dialog, dan fenomena-fenomena visual dalam film tersebut. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik observasi dan teknik transkripsi, lalu dianalisis dengan model triadik Peirce yang meliputi representamen, objek, dan interpretant, serta diklasifikasikan ke dalam tema-tema representatif. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa suatu sistem tanda dalam film ini terbentuk empat tema, yaitu representasi ritual pesugihan, representasi kekuatan gaib, representasi praktik pesugihan, dan representasi moralitas dalam hubungan dunia gaib supranatural dengan manusia. Tanda simbol merepresentasikan ritual dan syarat-syarat dalam pesugihan, tanda ikon dan indeks membentuk representasi kekuatan gaib, sedangkan representasi praktik pesugihan dan moralitas melalui adanya hubungan sebab-akibat antara kekayaan, penderitaan, perjanjian gaib, dan kematian didominasi oleh indeks. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tanda ikon, indeks, dan simbol memiliki keterkaitan membentuk suatu sistem tanda yang mengonstruksi ideologis bahwa menjalankan praktik pesugihan sebagai jalan untuk memperoleh harta kekayaan secara instan yang berakhir pada sebuah hilangnya kebebasan diri, penderitaan, dan runtuhnya nilai agama, kemanusiaan, agama.