Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK TELUR KEONG MAS (Pomacea canaliculata) DENGAN METODE DPPH (2,2-DIFENIL-1-PIKRILHIDRAZIL) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Eva Kholifah
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 3 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v12i3.4817

Abstract

Antioxidant are compound that could donate one or more electron to free radical to inhibit free radical reaction. One of the mollusc that has the potential to be an antioxidant is the egg of the gold snail (Pomacea canaliculata). The purpose of this study was to determine the antioxidant activity of gold snail egg. Testing of antioxidant activity was carried out by the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrilhydrazyl) method. Gold snail egg are macerated with a mixture of solvent acetone:methanol (1:8). The extract which had been vaporized, was tested its phytochemical compound with phytochemical screening test, the results of the phytochemical screening of the extract showed positive contain alkaloid, flavonoid, steroid, triterpenoid, saponin, and protein. The gold snail egg extract was then tested for its antioxidant activity quantitatively to obtain IC50 (Inhibitory Concentration) values from the extract using UV-Vis spectrophotometry at a wavelength (λmax) of 515 nm with vitamin C as a positive control. The results of spectrophotometric measurements show that gold snail egg extract has an IC50 value of 4,890 μg / ml and vitamin C has an IC50 value of 2,792 μg / ml. According to the result, it can be concluded that antioxidant activity of golden snail egg extract is lower than vitamin C but still potential as an antioxidant.
Uji Antioksidan Kombucha Ekstrak Kunyit dan Seduhan Kunyit Menggunakan Sprektroskopi UV-Vis Deya Adiby Nabillah; Renditya Ismiyati; Eva Kholifah; Endah Endah; Adrian Maulana; Asep Asep
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.8955

Abstract

Radikal bebas yang berasal dari udara, makanan dapat menyebabkan gangguan kesehatan tetapi dapat ditangkal dengan antioksidan. Antioksidan dapat diperoleh dari tanaman dan salah satunya ialah kunyit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekuatan aktivitas antioksidan dari ekstrak kunyit. Penelitian dilakukan dengan cara ekstraksi serbuk kunyit yang telah diterminasi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol serta seduhan, kemudian masing-masing larutan difermentasi menjadi kombucha. Kombucha ekstrak kunyit dan seduhan kunyit dilakukan penapisan fitokimia, selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH serta vitamin C sebagai kontrol positif. Hasil penelitian ini diharapkan mendapatkan kombucha ekstrak kunyit dan seduhan kunyit yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan dari kombucha ekstrak kunyit dan kombucha kunyit memberikan pengaruh terhadap peningkatan aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 masing-masing yang dihasilkan sebesar 46,6 ppm dan 5,25 ppm termasuk dalam kategori antioksidan sangat kuat.