Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Kabupaten Pandeglang Dalam Pencegahan Penyakit Diabetes Dan Tuberculosis Yusransyah Yusransyah; Sofi Nurmay Stiani; Renditya Ismiyati; Sylvianti Maharani; Sumarlin US; Eneng Elda Ernawati
Jurnal Abdi Masyarakat Kita Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat Kita
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/asta.v3i2.419

Abstract

Diabetes mellitus and tuberculosis are one of the diseases that are of serious concern to the government. Diabetes is caused by excessive consumption of sugar in the body. Tuberculosis is caused by bacteria that enter the body. Both diseases can be cured with a healthy lifestyle and taking the medication regularly. Community service activities can be a means of education and attract public interest in diabetes and tuberculosis. Community service is carried out by providing education and conducting health checks so that people can apply a healthy lifestyle and increase awareness of maintaining health.
Peningkatan Kesiapan Wirausaha Karang Taruna Desa Mandalawangi melalui Pelatihan Kombucha Bunga Kecombrang dan Pendampingan Pengajuan P-IRT Eva Kholifah; Renditya Ismiyati; Deya Adiby Nabillah; Endah Endah
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/kx0pqw42

Abstract

This community service activity was motivated by the potential of local natural resources in the form of kecombrang flowers (Etlingera elatior) in Mandalawangi Village, Pandeglang Regency, which have not been optimally utilized despite their high antioxidant activity and potential to be processed into probiotic kombucha beverages that are beneficial for health and possess economic value. The purpose of this activity was to improve the knowledge and skills of members of the Karang Taruna Cahaya Mandala in producing kecombrang flower kombucha as an effort to enhance public health and welfare. The activity was carried out through interactive lectures, hands-on training, and counseling using leaflet media, involving 30 respondents selected based on their active participation in the community. Knowledge evaluation was conducted through pretest and posttest assessments using the Wilcoxon test to analyze significant differences in knowledge levels before and after the activity. The results showed an increase in the knowledge level categorized as “good” from 63% before the training to 90% after the training, with a significance value of p = 0.000 (p<0.05), indicating that the activity was effective in improving participants’ understanding of kecombrang kombucha production. In addition to increasing health awareness, this activity also contributed positively to community economic empowerment through the development of local value-added products. In conclusion, the training and counseling on kecombrang flower kombucha production proved effective in enhancing community knowledge and skills; however, further activities are recommended, including business mentoring and product certification, to ensure the sustainability and broader impact of the program.
Uji Antioksidan Kombucha Ekstrak Kunyit dan Seduhan Kunyit Menggunakan Sprektroskopi UV-Vis Deya Adiby Nabillah; Renditya Ismiyati; Eva Kholifah; Endah Endah; Adrian Maulana; Asep Asep
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.8955

Abstract

Radikal bebas yang berasal dari udara, makanan dapat menyebabkan gangguan kesehatan tetapi dapat ditangkal dengan antioksidan. Antioksidan dapat diperoleh dari tanaman dan salah satunya ialah kunyit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekuatan aktivitas antioksidan dari ekstrak kunyit. Penelitian dilakukan dengan cara ekstraksi serbuk kunyit yang telah diterminasi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol serta seduhan, kemudian masing-masing larutan difermentasi menjadi kombucha. Kombucha ekstrak kunyit dan seduhan kunyit dilakukan penapisan fitokimia, selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH serta vitamin C sebagai kontrol positif. Hasil penelitian ini diharapkan mendapatkan kombucha ekstrak kunyit dan seduhan kunyit yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan dari kombucha ekstrak kunyit dan kombucha kunyit memberikan pengaruh terhadap peningkatan aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 masing-masing yang dihasilkan sebesar 46,6 ppm dan 5,25 ppm termasuk dalam kategori antioksidan sangat kuat.