Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Penggunaan Media Bahan Alam Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Meta Octa Riany; Retno Wulandari; Fahmi
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v2i2.692

Abstract

This action research aims to increase the creativity of children aged 5-6 years with the help of natural media. This research was conducted at Kindergarten Kemala, Palembang. The action research method was carried out in two cycles consisting of planning, action, observation and reflection. The subject is PAUD children who have problems with creativity. Based on the results of this study, it can be concluded that the hypothesis is accepted. From this it is concluded that the use of natural materials can increase the creativity of children aged 5-6 years.
PENGELOLAAN DESAINLINGKUNGAN KELOMPOK BERMAIN (KB) AMALIA PALEMBANG Nining Siti Hamidah; Ismi Haromiah; Retno Wulandari
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 01 Juni (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini dibahas mengenai pengelolaan desain lingkungan kelompok bermian yang mencakup konsep pengelolaan desain kelompok bermain, optimalisasi pemanfaatan lingkungan kelompok bermain, pengelolaan lingkungan belajar indoor di kelompok bermain, dan pengelolaan lingkungan belajar outdoor dalam Kelompok Bermain (KB).Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan bahwa pengelolaan desain lingkungan belajar kelompok bermain (KB) sangat penting dalam hal mewujudkan tujuan pendidikan suatu lembaga agar tercapai dengan baik. Dengan adanya pengelolaan desain lingkungan belajar di kelompok bermain yang baik maka proses pembelajaran dan hal lainnya yang berkaitan dengan proses belajar memgajar di sekolahakan berjalan dengan baik dan lancar tanpa adanya hambatan. Penerapan permainan indoor di KB Amalia Sekip dilakukan melalui sentra atau sudut dan anak dapat bermain sesuai sudut yang telah ditentukan terkadang bermain bebas terkadang dipandu guruoutdoor pada saat anak bermain pada saat istirahat atau sebelum masuk sekolah. Optimalisasi yaitu mengadakan peralatan permainan sesuai tingkat usia anak. Dan diadakannya SOP penjemputan dan SOP pengantaran serta penjagaan oleh guru kelas dan dilingkungan penduduk aman dari jalan raya. Terdapatekskul menari penerapannya 1 bulan sekali anak berlatih menari namun jika dalam waktu dekat terdapat kegiatan perpisahan ataupun ingin mengikuti lomba latihannya akan lebih ditingkatkan lagi yakni satu minggu sekali untuk superpivisi dilakukan oleh diknasterkait yaitu penilik selama 6 bulan sekalisedangkan kepsek supervisi akademi satu tahun tiga kali. Penulisan artikel ini menggunakan penelitian kepustakaan. Libraryresearch adalah salah satu jenis penelitian yang digunakan oleh seorang peneliti dengan cara mengumpulkan data-data yang bersumber dari, jurnal, artikel, buku serta tulisan-tulisan tertentu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode penelitian kualitatif merupakan penelitian yang memganalisis dan mendeskripsikanperistiwa, aktivitas sosial, fenomena, kepercayaan dan sikap serta pemikiran kelompok maupun individualPada penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan yang mengarah dan menjelaskan mengenai pembahasan judul artikel ini. Adapun bentuk penelitian bertujuan bertujuan hanya untuk menggambarkan keadaan desain lingkungan main indoor dan outdoor di lembaga KB Amalia
PENGELOLAAN PESERTA DIDIK DI KELOMPOK BERMAIN Evi Sri Raudho; Putri Farah Salsabila; Retno Wulandari
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 01 Juni (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penetilian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pengelolaan peserta didik di kelompok bermain. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, yang identik dengan deskripsi serta interpretasi berdasarkan sumber yang ada. Sumber data dalam penelitian ini berupa jurnal yang telah dikutip. Data dalam penelitian ini berupa kata dan kalimat. Data disimpulkan dengan teknik mengalisis, analisis ini menggunakan tiga tahap. Pertama,reduksi data seperti menyeleksi, meringkas, dan mengklasifikasi. Kedua, menyajikan data dengan klasifikasi fokus penelitian. Ketiga, membuat kesimuplan berdasarkan data yang telah dikumpulkan berdasarkan penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan peserta didik ialah penaaan seluruh aktivitas yang berhubungan dengan peserta didik dari awal masuknya peserta didik hingga peserta didik lulus dari lembaga pendidikan tertentu. Tujuan pengelolaan peserta didik yaitu untuk mengatur seluruh aktivitas yang dilakukan oleh peserta didik supaya kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik. Seluruh aktivitas pegelolaan peserta didik harus memberikan dampak positif, bermanfaat serta sesuai dengan tujuan pendidikan yang telah dirumuskan oleh pemerintah.
KONSEP DASAR PENGELOLAAN DI KELOMPOK BERMAIN AMALIA Yolanda Arta Mefia; Retno Wulandari
SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary Vol 2 No 01 (2023): SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/significant.v2i01.637

Abstract

In this study, we will discuss the Basic Concepts of Playgroup Management which are important in carrying out activities in an institution. This study aims to describe the planning, organizing, implementation, supervision and assessment of the play group. This research uses a descriptive method with a qualitative approach, while the subjects of this study include administrators and students. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The results of this study are to find out more about the management of Playgroups. The background of this research is to see the number of playgroups that have been established and to find out how the playgroups are managed.
PENGELOLAAN KURIKULUM LEMBAGA KELOMPOK BERMAIN Aisyah Nur'aini; Retno Wulandari
SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary Vol 2 No 01 (2023): SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/significant.v2i01.660

Abstract

This paper discusses Curriculum Management in Play Group Institutions. The data in this article were obtained from observing books, articles and the internet related to curriculum management for children, then this data was processed in their own language so as to obtain data that was in accordance with what was discussed. The results of this article show that there are several points related to curriculum management for children, namely the meaning, objectives, principles, components, and scope of curriculum management. It is hoped that this article can be used as study material for further discussions regarding curriculum management in children.
ANALISIS KEGIATAN MEWARNAI UNTUK MENGEMBANGKAN ASPEK SENI PADA ANAK DI KELOMPOK BERMAIN Melani Firdha Maharani; Fahmi; Retno Wulandari
SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary Vol 2 No 01 (2023): SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/significant.v2i01.673

Abstract

Seni dapat digunakan dalam mengembangkan potensi kreatif. Potensi ini dapat dilihat dari Cara dalam berpikir kritis dan kemampuan dalam berpikir, rasa keingintahuan sangat tinggi, mampu mengekspresikan diri di muka umum, mampu mengemukakan ide dan pendapat yang orisinil, berani tampil beda dan berani mengambil resiko, mampu menerima pendapat orang lain, juga menghargai diri sendiri dan orang lain. Tujuan dari artikel ini adalah agar anak bisa mengembangkan aspek perkembangan seni yang ada pada diri anak dan anak bebas dalam berkreasi sesuai imajinasi anak melalui kegiatan mewarnai tersebut. Serta mengatur lingkungan belajar yang dapat meningkatkan aspek perkembangan seni pada anak. Metodelogi Penelitian ini menggunakan Literatur review, literatur Review disini adalah suatu kegiatan menganalisis yang dapat berupa kritikan dari suatu penelitian yang sedang dilakukan terhadap suatu topik khusus yang merupakan bagian dari bidang keilmuan. Hasilnya bahwa untuk mengelola dan mengembangkan aspek perkembangan seni pada anak melalui kegiatan mewarnai agar dapat membantu anak untuk meningkatkan seni anak usia dini tentunya guru harus mengetahui tahapan perkembangan seni pada anak usia dini, khususnya di satuan kelompok bermain (kb).
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM PROSES MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR ANAK USIA DINI Adinda Wulandari; Retno Wulandari
SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary Vol 2 No 01 (2023): SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/significant.v2i01.680

Abstract

The purpose of this study was to determine the management or management of facilities and infrastructure in the process of improving early childhood learning abilities. Where in the teaching and learning process certainly requires supporting facilities and infrastructure. The research method used is a qualitative method with a type of research literature by looking for reference sources from relevant journals. The results of this study indicate that the existence of facilities and infrastructure can support a good teaching and learning process so that in learning it can improve the abilities of children during their development. Even though there are several schools that are incomplete, they can be adapted to what is around them so that the teaching and learning process continues to run well and the abilities of children can also increase and develop optimally.
Implementasi Program Toilet Training Dalam Menumbuhkan Kemandirian Anak Usia Toddler Di Kelompok Bermain Inayah Nurbaiti; Retno Wulandari; Fahmi Fahmi
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v5i2.6344

Abstract

Toilet training young children is an essential milestone in a child's journey towards independence. This study explored the implementation and outcomes of a structured toilet training program in a playgroup setting. The aim is to assess its effectiveness in fostering independence in toddlers aged 1.5 to 3 years. The program takes a gradual approach, emphasizing positive reinforcement and consistency in the routine. This research uses a qualitative approach with a case study type of research. The data collection techniques used included observations of participating toddlers over six months, with data collected through interviews with teachers and direct observation during playgroup activities. The data analysis technique used is Miles and Huberman. The research results showed that, first, in the Al-Fatih KB, 5 of the 14 children had difficulty using the toilet. Second, teachers' structured and consistent approach has proven effective in helping children understand and internalize toilet use skills. Third, the supporting factors in training children's independence in using toddler toilets at Al-Fatih KB Palembang City include good cooperation between teachers and parents, mental and psychological readiness of children, mature age, and complete and adequate facilities and infrastructure in Toilet Training learning. Meanwhile, the inhibiting factors include the child's age, mental and psychological not being ready to learn Toilet Training and the lack of cooperation from parents who still use disposable diapers on their children.