Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kampanye Branding The Body Shop terhadap Perubahan Persepsi Konsumen Hidayatul Fikra; Fairuz Tazkiyah; Keisya Khairunnisa
Gunung Djati Conference Series Vol. 20 (2023): The 2nd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses kampanye dan citra yang diciptakan oleh merek perawatan tubuh The Body Shop dalam mempengaruhi sikap dan keputusan Youtuber H selaku konsumen dalam memilih dan membeli produk TBS melalui pendekatan teori persuasi dalam psikologi sosial. Penelitian ini berfokus pada alasan dan perubahan persepsi Youtuber H dalam memilih brand perawatan tubuh yang akan digunakan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi kualitatif berdasarkan pada channel Youtube dengan dominasi konten terkait brand the Body Shop meskipun bukan merupakan brand ambassador dari perusahaan tersebut. Temuan dari penelitian ini adalah perusahaan the Body Shop memiliki strategi marketing yang unik dan menarik, yaitu dengan menekankan kesadaran terhadap lingkungan sehingga dapat mengubah persepsi konsumen terhadap citra produk dan dengan sendirinya akan dapat mempertahankan loyalitas konsumen dalam penggunaan produk dari brand The Body Shop
Pemenuhan Hierarki Kebutuhan Maslow sebagai Motivasi Menikah Muda pada Generasi Z Elza Sabillah; Hidayatul Fikra
Gunung Djati Conference Series Vol. 41 (2024): The 6th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi menikah muda bagi para generasi Z yang ditinjau dari perspektif teori hierarki of needs Abraham Maslow. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data dengan melakukan wawancara terhadap tiga orang yang bersedia menjadi responden penelitian ini, dengan kriteria: 1) Merupakan generasi Z (kelahiran 1996-2010); 2) Telah menikah di bawah usia 22 tahun. Penelitian ini menemukan bahwa motivasi utama menikah muda pada responden didasari oleh pemenuhan kebutuhan dasar sebagaimana pada hirarki kebutuhan Maslow, yaitu menikah untuk menyempurnakan ibadah sebagai salah satu anjuran agama. Selanjutnya, tiga kebutuhan lainnya terkait kebutuhan akan rasa aman, cinta dan afiliasi, serta kebutuhan akan penghargaan juga menjadi dasar dari penikahan muda yang dilakukan, namun ketiga responden berbeda-beda dalam menyikapi prioritas dari tiga kebutuhan tersebut. Namun untuk mencapai kebutuhan yang kelima terkait aktualisasi diri, hal ini masih belum bisa dijawab secara gamblang oleh para responden, karena upaya untuk mencapai tingkat tersebut tentu ada namun dalam proses dan waktu yang cukup panjang. Ketiga responden menyatakan aktualisasi diri sangat dibutuhkan, namun perlu waktu untuk mencapai sisi terbaik dari diri mereka.