Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN INSTRUMEN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA MATERI KARANGAN NARASI SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Yamtinah; Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni; I Wayan Lasmawan
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 5 No 1 (2021): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.477 KB) | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v5i1.262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) validitas isi instrument keterampilan menulis karangan dan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IV sekolah dasar; 2) reliabilitas instrument keterampilan menulis karangan dan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan desain dan produk (Design and Development) dengan merujuk pada model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementatian, Evaluation). Instrumen keterampilan menulis berupa rubric penilaian, sedangkan instrument kekampuan berpikir kreatif berupa kuisioner. Data berkaitan dengan validitas dianalisis menggunakan CVR sedangkan reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Validitas diukur menggunakan uji ahli sebanyak 5 orang yang terdiri dari 2 orang dosen ahli dan 3 orang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) berdasarkan perhitungan CVR, untuk validitas isi instrument keterampilan menulis tergolong valid. Untuk instrument kemampuan berpikir kreatif, dari 50 pernytaan, sebanyak 44 pernyataan dinyatakan valid dan 6 pernyataan dikatakan tidak valid. 2) Berdasarkan perhitungan, reliabilitas instrument kemampuan berpikir kreatif sebesar 0,77 yang berada pada rentang 0,60 < r11 ≤ 0,80 atau berada pada kategori derajat reliabilitas tinggi (baik). Hasil analisis data reliabilitas kemampuan berfikir kreatif sebesar 0,74 yang berada pada rentang 0,60 < r11 ≤ 0,80 derajat reliabilitas tinggi (baik). Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa penelitian ini menghasilkan instrument keterampilan menulis dan kemampuan berpikir kreatif yang valid dan reliabel.
Development of Interactive Learning Media on Science Learning Outcomes of Junior High School Students in Papua Askar; Asrowi; Yamtinah
EduMatSains : Jurnal Pendidikan, Matematika dan Sains Vol 10 No 3 (2026): January
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/edumatsains.v10i3.7558

Abstract

Education in Papua faces significant challenges in the form of limited infrastructure, access to education, and conventional learning methods that have an impact on low motivation and student learning outcomes, especially in science subjects. This research aims to develop valid and feasible interactive learning media for science for students in Papua, as well as analyze its influence on student learning outcomes. The research method uses the Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model which includes the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. Validation was carried out by media and material experts, as well as trials on 60 grade IX students at SMP Negeri 2 Agats and SMP YPPK Agats which were divided into experimental and control groups. The results of expert validation showed that the media obtained an average score of 4.3 out of a scale of 5, indicating a very high level of eligibility. The results of the pre-test and post-test showed that the experimental group experienced an increase in learning outcomes by 15 points (from 65 to 80), while the control group only increased by 4 points (from 66 to 70). The t-independent test yielded a calculated t-value of 4.55 > t table 2.003 with a p-value of 0.003 (p<0.05), confirming a significant difference between the two groups. This study concludes that interactive learning media is effective in improving the science learning outcomes of students in Papua and is recommended to be widely implemented with the support of technology infrastructure and continuous teacher training.