Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PARIWISATA KAMPUNG BERBASIS AGROWISATA DALAM MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT AGRARIS DI KAMPUNG WARBO KABUPATEN KEEROM Tasik, Yakop; Anggraini W, Margareth Dyah; Bakri, Hendry; Tehuajo, Renaldo S.E.
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 5 No 2 Juni (2024): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v5i2.1392

Abstract

Kampung Warbo merupakan salah satu kampung yang berada di distrik Arso Barat kabupaten Keerom dan berjarak sekitar + 35 Km dari Kota Jayapura dimana kampung ini merupakan salah satu kawasan agraris yakni pertanian, perkebunan serta peternakan dan merupakan salah satu pemasok kebutuhan pangan bagi kota Jayapura dan kabupaten Jayapura. Melalui observasi langsung yang dilakukan oleh Tim PKM, ditemukan permasalahan bahwa selama ini lahan pertanian dan perkebunan di Kabupaten Keerom secara umum dan khususnya Kampung Warbo hanya dijadikan sebagai media tanam penghasil pangan bagi masyarakat sekitar. Lahan pertanian dan perkebunan di Kampung Warbo belum dikembangkan potensinya sebagai suatu objek wisata baru seperti halnya agrowisata yang dikembangkan di perkebunan sayur dan buah di daerah Batu, Malang, Jawa Timur. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat solusi yang diberikan untuk menyelesaikan permasalahan adalah dengan melakukan pendampingan langsung ke masyarakat Warbo melalui kegiatan sosialisasi, melakukan kegiatan promosi dengan pemasangan spanduk promosi, dan juga mendampingi masyarakat membuat kebun percontohan yang berbasis agrowisata. Hasil yang dicapai dari kegiatan PKM adalah masyarakat Warbo mendapatkan pengetahuan baru mengenai cara mengembangkan potensi lahan pertanian ke bentuk agrowisata sehingga mampu memaksimalkan potensi lahan ke arah ekonomi yang lebih kreatif sehingga dapat mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat Warbo.
Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan di Kampung Yoka, Distrik Abepura, Kota Jayapura Nurak, Anitha; Bao, Bonefasius; Ayomi, Hendrik V.; Bakri, Hendry
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17675

Abstract

This research seeks to explain the role of community participation in development, the active involvement of the community or participation can mean involvement in the process of determining the direction of the development policy strategy implemented by the government. In terms of planning, community participation as the frontline in the implementation of development can be seen during the implementation of the Village Development Planning Meeting (MUSREMBANG). This research design is descriptive research with a qualitative approach. The type of data used in this research is qualitative. Data collection techniques were carried out in several ways, namely interviews, observation and documentation. The results showed that community participation in development planning in kamung yoka has not been maximized. This is illustrated by the lack of interest and desire of the community to attend and play an active role in the Village Development Planning Meeting (MUSREMBANG)
PERAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG DALAM PENANGGULANGAN STUNTING Nurak, Anitha; Bakri, Hendry
DINAMIS Vol 19 No 1. Juli (2022): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v19i1.1101

Abstract

Dalam rangka menyongsong Indonesia Sejahtera Tahun 2025, dan Generasi Emas Tahun 2045, Indonesia harus mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Namun pada saat ini Indonesia masih dihadapkan pada berbagai permasalahan seperti kemiskinan, masalah gizi dan kesehatan. Salah satu masalah gizi yang belum terselesaikan hingga saat ini adalah stunting (pendek). Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia pada tahun 2021, prevalensi stunting Indonesia adalah sebesar 24,4 persen. Stunting menyebabkan penderitanya mudah sakit, memiliki postur tubuh tidak maksimal saat dewasa, dan kemampuan kognitif berkurang, sehingga dapat mengakibatkan kerugian ekonomi jangka panjang bagi Indonesia. Pegunungan bintang kabupaten dengan prevalensi stunting tertinggi di Provinsi Papua, sebesar 55,4 % dari jumlah keluarga yang menjadi sasaran sebesar 3.743 keluarga. Dengan data real ini indikator yang digunakan dalam menentukan wilayah prioritas pencegahan stunting pada tingkat kabupaten/kota terdiri dari jumlah kategori keluarga berpotensi risiko stunting Kabupaten ini sebesar 3.747 keluarga ,prevalensi balita stunting sebesar 55,4 %, dengan jumlah balita stunting 736 anak, dengan jumlah keluarga pra sejahtera sebesar 1.538 keluarga dimana fasilitas lingkungan tidak sehat seperti keluarga tidak mempunyai sumber air minum utama yang layak sebesar 3.742 keluarga. Keluarga tidak mempunyai jamban yang layak sebesar 1,552 keluarga. Keluarga tidak mempunyai rumah layak huni sebesar 3.745 keluarga. Pendidikan terakhir ibu sebesar 2,947 keluarga. Pus terlalu muda (umur istri < 20 tahun) sebanyak 92 keluarga. Pus terlalu tua (umur istri > 35 tahun) sebanyak 1,950 keluarga. Pus terlalu dekat (< 2 tahun) sebesar 323. Pus terlalu banyak (≥ 3 anak) sebesar 1,316.
Analisis Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia/IA-CEPA Bakri, Hendry
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9640

Abstract

Penelitian ini berawal dari hubungan kemitraan ekonomi negara Indonesia dan Australia dalam bidang ekspor-impor komoditi unggulan IA-CEPA. IA-CEPA merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja ekspor barang dan jasa, membuka keran masuknya penanaman modal, serta mengembangkan sumber daya manusia di tengah pelemahan ekonomi dunia dan semakin banyaknya hambatan perdagangan di setiap negara. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan beberapa cara yaitu studi pustaka dan dokumentasi. Studi Pustaka dalam melakukan riset ini, penulis akan menggunakan teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik riset pustaka. Disini penulis akan melihat dan menelusuri dan mempelajari berbagai dokumen, jurnal, buku, berita, laporan yang memiliki hubungan dengan rumusan masalah yang diteliti oleh penulis, Hasil penelitian menunjukan Dengan diberlakukannya IA-CEPA, setiap impor hewan, Dalam kerangka IA-CEPA, kerjasama yang dapat dilakukan antara lain penurunan tarif bea masuk bagi beberapa produk Indonesia hingga 0% oleh Australia, diiringi oleh peningkatan standard Indonesia untuk produk-produk tersebut sehingga dapat memenuhi persyaratan standar Australia dan mendapat akses pasar. Salah satu bentuk kerjasama ekonomi Indonesia dan Australia adalah kerjasama Australia-Indonesia dalam bidang ekspor impor daging sapi.