Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

تحليل محتوى كتاب "دروس اللغة العربية لغير الناطقين بـها" لعبد الرحيم (دراسة تحليلية مبنية على نظرية ماجكي (Mackey’s Theory) Liesty Fridari Yany; M. Miftahul Ulum
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 1 No. 01 (2021): Excelencia : Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v1i01.106

Abstract

Bahan ajar yang sangat diperlukan baik bagi guru maupun siswa adalah buku teks. Teori Mackey menyatakan bahwa buku teks harus memenuhi empat syarat yaitu seleksi, gradasi, presentasi, dan repetisi materi. Salah satu buku teks yang paling terkenal adalah Duruus al Lughah al Arabiyyah li Ghairi an Nathiqiina Bihaa karya Abd al-Rahim. Buku ini digunakan untuk mengajar bahasa Arab dalam program I’dad Lughawy di Universitas Islam Madinah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesesuaian antara isi buku tersebut dengan teori Mackey. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan. Jenis penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah analisis buku teks.. Dan penggunaan teknik analisis data berupa analisis isi. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Materi buku sesuai dengan kriteria seleksi materi teori mackey ditinjau dari tujuan program, tingkat kemampuan siswa, dan jenis bahasa yang digunakan. 2) Gradasi dalam pengelompokan materi buku ini sudah memadai dengan menggunakan pengelompokan struktural dan pengelompokan semantik pada aspek pengelompokan materi berdasarkan fungsi, tetapi tidak menggunakan pengelompokan berdasarkan situasi. Dari segi pengurutan, materi buku ini sesuai dengan prinsip psikologi pendidikan, yaitu penyusunan materi dari umum ke khusus. 3) Presentasi materi yang digunakan adalah prosedur ostensif, prosedur pictoral, prosedur kontekstual. Buku ini tidak menggunakan prosedur diferensiasi karena materi dalam buku ini seluruhnya berbahasa Arab dan tidak ada bahasa ibu peserta didik. 4) Pada segi repetisi, setelah hiwar, qira’ah dan kitabah ada latihan yang berhubungan dengan materi, dan dari sisi istima’, peneliti tidak menemukan materi yang berhubungan dengan menyimak, sehingga buku ini tidak mengandung repetisi materi istima’.
Strategi Baru untuk Semangat Belajar: Metode Sorogan di Madrasah Al-Marom Pondok Pesantren Salafiyah Bandar Kidul Kota Kediri M. Miftahul Ulum; Zahid, Reza Ahmad
Indonesian Proceedings and Annual Conference of Islamic Education (IPACIE) 2021: Indonesian Proceedings and Annual Conference of Islamic Education (IPACIE)
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UIT Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tuntutan masyarakat modern terhadap pemahaman Al-Qur'an semakin meningkat. Menguasai bacaan Al-Qur'an sesuai tajwid dan ghoribnya menjadi krusial, mengingat kesalahan kecil dalam membaca dapat mengubah makna. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pembelajaran Al-Qur'an di Madrasah Al-Marom Pondok Pesantren Salafiyyah Bandar Kidul Kota Kediri dan melihat bagaimana metode sorogan diterapkan untuk meningkatkan motivasi belajar santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari berbagai sumber dianalisis untuk memastikan keabsahan informasi. Tujuan penelitian mencakup pemahaman pembelajaran Al-Qur'an dan implementasi metode sorogan dalam meningkatkan motivasi belajar santri di Madrasah Al-Marom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Salafiyah Bandar Kidul menerapkan metode sorogan, juga dikenal sebagai Metode Jibril atau pengajaran individual. Inti dari metode Jibril adalah taqlid-taqlid, di mana murid menirukan bacaan gurunya.
Aktualisasi Nilai Tasamuh Dalam Pondok Pesantren Sebagai Upaya Merawat Kebhinekaan Di Era Society 5.0 Dedi ardiansyah; M. Miftahul Ulum
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 02 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i02.2611

Abstract

Dalam upaya menjaga kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk nyata merawat kebhinekaan di tengah tengah kondisi sosial yang beragam, Islam hadir dengan membawa prinsip utama yang dapat menjadi pedoman untuk tetap berpegang pada ajaran Islam dan tata kehidupan sosial yang ada. Satu prinsip yang sangat penting dalam Islam, kaya akan nilai-nilai kemanusiaan adalah bersikap tasamuh terhadap keberagaman. Studi kepustakaan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktualisasi nilai-nilai tasamuh dalam upayanya merawat kebhinekaan negara indonesia di era 5.0 yang dilakukan dalam ranah pondok pesantren. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Sumber data dalam penelitian ini ada dua pertama primer, dua sekunder. Semua data berasal dari literatur terkait dengan pembahasan. analisi data pada penelitian ini merupakan konten analisis. Penelitian ini menghasilkan temuan berupa penerapan konsep dasar nilai tasamuh, Urgensi Merawat Kebhinekaan di Era 5.0 serta upaya Merawat Kebhinekaan indonesia melalui Aktualisasi Nilai Tasamuh dalam Pesantren. Menindaklanjuti temuan pada penelitian ini maka penerapan nilai tasamuh sebagai upaya menjaga dan merawat kebhinekaan indonesia harus dilaksanakan oleh seluruh lapisan masyarakat baik bagi kaum akademis dan nonakademis, karena tugas menjaga persatuan NKRI adalah kewajiban bagi seluruh rakyat Indonesia
Strategi Benchmarking Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Rizza Abrori; M. Miftahul Ulum
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 4 No. 01 (2024): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v4i01.3031

Abstract

The principal as a leader must have a clear vision and mission for the institution he leads. This benchmarking strategy allows the principal to conceptualize a plan that will serve as the starting point for determining the direction the school will take. The purpose of this paper is to find out the formulation of the principal's benchmarking strategy in improving teacher performance at SDN 1 Singosaren Ponorogo, to find out the implementation of the principal's benchmarking strategy to improve teacher performance at SDN 1 Singosaren Ponorogo, to find out the control of the principal's benchmarking strategy in improving teacher performance at SDN 1 Singosaren Ponorogo. The writing method used is qualitative writing with the type of case study writing. This writing was done in the location of SDN 1 Singosaren. As for data collection through observation, interviews and documentation. The data analysis used in this study is the data analysis model of Miles and Huberman. Based on the findings of researchers regarding the benchmarking strategy for school principals in improving teacher performance at SDN 1 Singosaren Ponorogo through several stages, namely formulation, implementation and control. First, the formulation: 1) oriented towards the school's vision and mission, 2) understand the characteristics of the school institution itself, 3) form teamwork, 4) determine a superior institution to become a benchmark, 5) determine the subject of benchmarking. Second, implementation is carried out by conducting a comparative study at the destination institution using interview/discussion methods, observation and documentation to collect data. The data for the benchmarking study will then be adjusted and selected by considering several factors, including: culture, human resource capabilities, leadership, organization, administration, and school programs. Third, control is carried out through close communication between leaders, subordinates and all education stakeholders, which can make strategy implementation more effective because it allows early detection of various obstacles faced by subordinates.