Bambang Setyadarma
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implikasi Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Kepuasan Konsumen Di Pasar Blauran Kotamadya Surabaya Bambang Setyadarma
Equilibrium: Jurnal Ekonomi-Manajemen-Akuntansi Vol 19, No 1 (2023): April
Publisher : Research Institution and Community Service Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/equilibrium.v19i1.2773

Abstract

Artikel penelitian ini bertujuan mengidentifikasikan sejauhmana kontribusi pengaruh positip experiential marketing (sense, feel, think, act, relate) terhadap aktualisasi tercapainya nilai kepuasan konsumen di pasar blauran. Sampel penelitian terdiri dari 60 partisipan konsumen penggiat belanja di pasar blauran kodya surabaya melalui pendekatan metode purposive sampling (Cooper & Emory, 2015). Parameter  sense  tidak berpengaruh secara positip terhadap kepuasan, terindikasikan perilaku para partisipan pada saat berbelanja di pasar blauran tidak terlalu mengandalkan elemen panca inderanya melainkan mengandalkan feel (perasaan) manakala berbelanja. Parameter feel berpengaruh positip secara bermakna terhadap kepuasan pelanggan, terindikasikan para partisipan yang berbelanja di pasar blauran tersebut, memiliki dorongan emosional  yang  sangat  kuat  guna melakukan  keputusan pembelian secara bijak. Parameter think berpengaruh positip secara bermakna terhadap kepuasan pelanggan, terindikasikan sebelum partisipan memutuskan pembelian barang di pasar blauran, mereka lebih mengutamakan berpikir secara rasional (think). Parameter act  berpengaruh negatip secara bermakna terhadap kepuasan pelanggan, terindikasikan rata rata partisipan penelitian ketika berbelanja di pasar blauran tidak senantiasa mengikuti kebiasaan hedonisme (act) terkait perilaku life style masyarakat  perkotaan yang cenderung konsumeris manakala melakukan kegiatan berbelanja. Parameter relate  berpengaruh negatip secara bermakna terhadap kepuasan pelanggan, terindikasikan kondisional persepsi para partisipan tersebut manakala berbelanja di pasar blauran lebih mengutamakan dimensional sense dikuti oleh feel, think maupun act secara komprehensif. Optimalisasi keberhasilan pencapaian nilai kepuasan pelanggan dapat teraktualisasikan melalui kolaborasi pemberdayaan elemen-elemen experiental marketing (sense, feel, think, act, relate) guna merelevansikan kepositipan sikap loyal pelanggan secara nyata dewasa ini.