This Author published in this journals
All Journal MAJALAH BIAM
Maximiliaan Rumapar, Maximiliaan
BaLai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FORTIFIKASI TEPUNG IKAN (Decapterus sp) PADA MIE BASAH YANG MENGGUNAKAN TEPUNG SAGU SEBAGAI SUBTITUSI TEPUNG TERIGU Rumapar, Maximiliaan
Majalah BIAM Vol 11, No 1 (2015): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1978.83 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fortifkasi tepung ikan, yang diformulasikan dengan tepung sagu  sebagai  substitusi  tepung  terigu,  terhadap nilai gizi  (protein) mie basah yang dihasilkan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini berupa penambahan tepung ikan sebagai fortifkasi (A): A1=0%, A2=4%, A3=8%, A4=12% & penggunaan sagu sebagai substitusi terigu (B): B1=10%, B2=20%, B3=30%. Analisa data menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan ulangan sebanyak dua kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung ikan sebagai bahan untuk fortifkasi pada mie basah dengan penggunaan tepung sagu sebagai substitusi tepung terigu, dapat meningkatkan nilai gizi protein produk mie basah yang dihasilkan, dengan kadar protein berkisar 3,61% - 17,66%. Fortifkasi tepung ikan 12% dengan perlakuan tingkat substitusi sagu terhadap terigu  10%  (A3B1) menghasilkan  kadar  protein  tertinggi  yakni  17,66%. Kesukaan  panelis  pada  kenampakan produk mie basah yakni pada perlakuan A0B1; A0B3; A1B1 dengan nilai 4,00-4,31(suka sampai sangat suka), kesukaan panelis pada warna produk mie basah pada perlakuan A0B1 = 4,00 (suka).
FORTIFIKASI TEPUNG KEDELAI PADA PEMBUATAN BERAS INSTANT ALTERNATIF BERBAHAN SAGU DAN CASSAVA Rumapar, Maximiliaan
Majalah BIAM Vol 11, No 2 (2015): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2469.964 KB)

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  sampai  sejauh  mana  pengaruh  fortifkasi  tepung  kedelai,  yang diformulasikan dengan tepung sagu ataupun tepung cassava, terhadap nilai gizi produk beras instan alternatif yang dihasilkan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian meliputi penggunaan jenis tepung sebagai bahan makanan pokok alternatif (A) : A1=Tepung sagu, A2=Tepung Cassava serta Penggunaan tepung kedelai sebagai fortifkasi (B) : B0 = 0%, B1= 6%, B2= 12%, B3= 18%, dan B4= 24%. Hasil  interaksi kedua perlakuan menunjukkan bahwa: Perlakuan penggunaan jenis tepung sagu (A1) dengan perlakuan penggunaan tepung kedelai pada tingkat 24% (B4), menghasilkan beras instant dengan kadar protein terbesar yakni 11,98%.  Interaksi kedua perlakuan terhadap penilaian organoleptik produk beras  instant alternatif, memberikan hasil  tertinggi masing-masing pada penilaian “warna” yakni perlakuan A2B0=3,80 (biasa sampai suka); penilaian “aroma” yakni perlakuan A2B2=3,47 (biasa sampai suka);  penilaian “tekstur” yakni perlakuan A2B0=3,67 (biasa sampai suka); serta penilaian “rasa” yakni perlakuan A2B1=3,40 (biasa sampai suka).