Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Niat Ibadah Strategi Dalam Pendidikan Islam Ira Suryani; Chadiza Auliana Utami; Qisti Aqila Rahma; Tania May Sabrina; Hikmah Chairunnisa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.397

Abstract

Strategi pembelajaran adalah perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang diatur sebaik mungkin untuk mencapai tujuan tujuan tertentu. Ada 2 hal yang harus dicermati dari pengertian di atas. Pertama, strategi pembelajaran merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan) yang termasuk metode dan pemanfaatan dari berbagai sumber daya dalam pembelajaran. Berarti penyusunan strategi ini baru sampai pada proses awal dan belum sampai pada sebuah tindakan. Kedua, strategi disusun untuk mencapai tujuan tertentu. Artinya, penyusunan strategi ini lebih mengarah ke pencapaian tujuan akhir. Oleh sebab itu, sebelum menetapkan strategi, perlu dirumuskan tujuan yang jelas yang dapat diukur tingkat keberhasilannya.
Budaya Organisasi dan Faktor-faktor yang Membentuknya Dedik; Hikmah Chairunnisa; Muhammad Iqbal Ritonga; Sofi Mayla Humairah
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/sn9bac03

Abstract

Budaya organisasi merupakan seperangkat nilai, norma, dan keyakinan yang membentuk perilaku serta identitas suatu organisasi. Dalam konteks pendidikan, budaya organisasi berperan penting dalam menentukan arah, kinerja, dan suasana kerja lembaga. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengertian, fungsi, jenis, serta faktor-faktor pembentuk budaya organisasi, khususnya dalam lembaga pendidikan. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa budaya organisasi tidak hanya menjadi pembeda antar organisasi, tetapi juga sebagai mekanisme kontrol sosial yang berpengaruh terhadap efektivitas manajemen pendidikan. Faktor-faktor seperti karakter individu, etika organisasi, struktur organisasi, dan lingkungan sosial-eksternal memiliki kontribusi besar dalam pembentukan budaya organisasi. Pemahaman yang tepat mengenai budaya organisasi memungkinkan lembaga pendidikan untuk beradaptasi dan berkembang dalam menghadapi tantangan perubahan.