Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Terhadap Beberapa Kasus Kejahatan Internasional Ronaldo Tunas Januar Tambunan; Marcello Marcello; Rudy Yohanes; Sri Agustina; Kristina Sri Devi Haloho; Fitri Nengsi; Yuhendrizal Yuhendrizal; Oloan Aruan; Resti Anugrah Yanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.452

Abstract

Kejahatan tidak terlepas dari tindak pidana. Dalam konteks dunia internasional dikenal peristilahan tindak pidana internasional. Pertumbuhan dan perkembangan Tindak Pidana Internasional dan kebutuhannya pengaturannya diawali oleh sejarah panjang mengenai perang yang telah terjadi sejak era perkembangan masyarakat internasional tradisional sampai dengan era perkembangan masyarakat modern yang ada pasca perang dunia kedua selesai. Perang Dunia II melahirkan beberapa kejahatan baru yang melanggar kesepakatan antara negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dalam penelitian ini beberapa kejahatan internasional yang akan dikaji diantaranya invasi Rusia terhadap Ukraina, genosida yang dilakukan oleh Kamboja, kudeta militer yang dilakukan oleh Myanmar, sengketa maritim Cina Selatan, konflik antara Israel dan Palestina, kontroversi Presiden Sri Lanka, pembunuhan yang dilakukan oleh ISIS, sengketa maritim Kenya dan Somalia. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus, perundangan, dan analisis. Penelitian ini akan mengkaji mengenai beberapa bentuk kejahatan internasional yang pernah terjadi.
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA KEBAKARAN LAHAN DI PROVINSI RIAU BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2009 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP M. Fadly Daeng Yusuf; Mohd. Yusuf D.M.; Yusuf Haslam; Maharaja Sulaiman; Yuhendrizal Yuhendrizal; Oloan Aruan; Fahrul Rozi Salam
Jotika Research in Business Law Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Pasal 69 Ayat (1) Huruf h Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup diatur bahwa setiap orang dilarang melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penegakan hukum terhadap tindak pidana kebakaran lahan di Provinsi Riau berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum sosiologis. Penegakan hukum terhadap tindak pidana kebakaran lahan di Provinsi Riau berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah belum optimal karena kebakaran lahan masih rutin terjadi setiap tahun di Provinsi Riau. Hambatan-hambatan dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana kebakaran lahan di Provinsi Riau berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Riau serta kurangnya kesadaran masyarakat maupun perusahaan-perusahaan di Provinsi Riau dalam menjaga kelestarian lingkungan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana kebakaran lahan di Provinsi Riau berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah Pemerintah Provinsi Riau dapat meningkatkan pengawasan dengan melibatkan Kepolisian Daerah Riau serta tokoh masyarakat dan kelompok-kelompok masyarakat seperti LSM di bidang lingkungan hidup serta meningkatkan kesadaran masyarakat maupun perusahaan-perusahaan di Provinsi Riau dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan melaksanakan penyuluhan hukum.