Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Lembaga Independen Dalam Pengawasan Kinerja Pemerintah Latifah Nurjannah Sartono; Yosua Azriel; Dimas Andrianto Kusuma
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.777

Abstract

Lembaga independen memiliki peran penting dalam pengawasan kinerja pemerintah. Tugas utama lembaga independen adalah untuk memastikan bahwa pemerintah bertindak sesuai dengan peraturan dan kebijakan yang telah ditetapkan. Dalam melakukan tugasnya, lembaga independen harus beroperasi secara independen dan bebas dari pengaruh politik atau kepentingan pribadi. Adapun tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran lembaga independen dalam pengawasan kinerja pemerintah. Metode penelitian ini yaitu tinjauan pustaka. Hasil penelitian ini adalah bahwa lembaga independen memiliki peran yang sangat penting dalam pengawasan kinerja pemerintah. Dalam era demokrasi dan transparansi, keberadaan lembaga independen dianggap sebagai bentuk kontrol dan keseimbangan dalam sistem pemerintahan. Dengan adanya lembaga independen, pemerintah akan lebih diawasi dan terhindar dari penyalahgunaan kekuasaan atau korupsi. Selain itu, lembaga independen juga dapat membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih baik dan efektif. Dengan adanya lembaga independen yang bekerja secara transparan dan independen, diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan transparansi kinerja pemerintah.
URGENSI PENDAMPINGAN PENDAFTARAAN HAK CIPTA BAGI PENCIPTA LAGU SEBAGAI UPAYA MELINDUNGI IDENTITAS KARYA DAN KEASLIAN KREASI SENI Latifah Nurjannah Sartono; Alisya Afifah Maulidina Putri Abdillah; Geraldo Virasakti Abiyyudha Saroy; Dimas Andrianto Kusuma; Alif Farhan; Melisa Yulianti; Nikolas Andika S.; Divia Avril Yuniar; Belinda Ayu Sabina Putri; Aulia Vani Rahmawati; Anti Navirotul Baety; Herjuno Putro; Alicya Rahmawati; L.Ma Naf’iyyah Hasibuan; Muhammad Defa Hakim; Oemar Attalah; Prasida Alya Putri; Dea Risti Aulia; Veronica Nora Litna Tarigan
Jurnal Kreatif : Karya Pengabdian untuk Masyarakat Aktif dan Inovatif Vol 2 No 02 (2025): JUNI
Publisher : Zhata Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64578/jkreatif.v2i02.127

Abstract

Musical artworks are creations that have high aesthetic musicians and intellectual value and play an essential role in the development of culture and the creative economy. However, the lack of understanding of the importance of legal protection of such works, particularly through copyright registration, is a significant obstacle for many indie musicians. This condition makes their works vulnerable to misuse, plagiarism, or unauthorized exploitation, ultimately harming the creator morally and materially morally and materially. This article discusses the implementation of counseling activities and copyright registration assistance for indie musicians in Semarang City as part of efforts to protect musical artworks in facing the challenges of the digital era. This article discusses the activities of counseling and assistance in copyright registration for indie musicians as a step to protect their musical artworks. Using a participatory approach, this program aims to increase musicians' understanding of the benefits and procedures of copyright registration so that their works can be protected from misuse or infringement of rights. The results of the activity show that direct socialization and intensive mentoring are effective in increasing indie musicians' awareness and understanding of copyright. This effort is expected to strengthen the local music community and support the growth of Indonesia's stable and sustainable music industry