Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Kader dalam Meningkatkan Status Vaksinasi Covid 19 Ibu Hamil di Puskesmas Sorong Timur Cory Chorajon Situmorang; Ariani Pongoh
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.8338

Abstract

ABSTRAK Pada tahun 2021 tercatat kurang dari 5% ibu hamil yang melakukan vaksinasi covid 19 di wilayah kerja Puskesmas Sorong Timur Kota Sorong. Untuk meningkatkan pengetahuan dan menyebarkan informasi tentang cara pencegahan Covid 19 dibutuhkan peran media sebagai sumber informasi dan kader posyandu sebagai mitra tenaga Kesehatan yang dekat dengan ibu hami. Pengabdian dilakukan pada 6 orang kader dan 19 ibu hamil trimester II dan 3 di Kelurahan Kladufu, Puskesmas Sorong Timur Kota Sorong. Pengabdian dilakukan dengan cara melakukan edukasi dan pelatihan kepada kader posyandu terkait vaksinasi Covid 19 pada ibu hamil dengan alat bantu buku saku. Kader melakukan pendampingan kepada ibu hamil yang belum melakukan vaksinasi mulai dari trimester II (> 14 Minggu sampai vaksinasi kedua). Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan dilakukan evaluasi terkait pengetahuan kader dan status vaksinasi ibu hamil. Hasil Pengabdian diperoleh sebelum dilakukan pelatihan paling banyak kader memiliki pengetahuan kurang yaitu 5 orang (71,4%) sedangkan setelah dilakukan pelatihan paling banyak kader memiliki pengetahuan baik yaitu 6 orang (85,7%). Pada ibu hamil, sebelum dilakukan pendampingan paling banyak ibu hamil dengan status vaksinasi covid 19 tidak lengkap yaitu 19 (100%) sedangkan setelan dilakukan pendampingan kader paling banyak ibu hamil dengan status vaksinasi covid 19 lengkan yaitu 17 orang (89,5%). Kata Kunci: Vaksinasi Covid 19, Ibu Hamil   ABSTRACT In 2021 it was recorded that less than 5% of pregnant women vaccinated against COVID-19 in the working area of the East Sorong Community Health Center, Sorong City. To increase knowledge and disseminate information about how to prevent Covid 19, the role of the media as a source of information and posyandu cadres are needed as partners for health workers who are close to pregnant women. The service was carried out on 6 cadres and 19 pregnant women in the second and third trimesters in Kladufu Village, East Sorong Health Center, Sorong City. This service is carried out by providing education and training to posyandu cadres regarding the Covid 19 vaccination for pregnant women using pocket books and leaflet. Cadres provide assistance to pregnant women who have not vaccinated starting from the second trimester (> 14 weeks until the second vaccination). To determine the success of the activity, an evaluation was carried out regarding the knowledge of cadres and the vaccination status of pregnant women. The results of the service obtained before the training was carried out that most cadres had less knowledge, namely 5 people (71.4%) while after training, most cadres had good knowledge, namely 6 people (85.7%). For pregnant women, before mentoring was carried out, the most pregnant women with incomplete COVID-19 vaccination status was 19 (100%) while the setting was assisted by cadres, mostly pregnant women with COVID-19 vaccination status, namely 17 people (89.5%). Keywords: Covid 19 Vaccination, Pregnant Women
Pengaruh Edukasi Media Video terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Cara Pembuatan Aromaterapi Kapulaga di Puskesmas Wosi Bahrah Bahrah; Yuni Subhi Isnaini; Hasriyanti Romadhoni; Ariani Pongoh; Erismawati Erismawati
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.22053

Abstract

ABSTRACT One of the physiological changes that occur during pregnancy and cause discomfort for pregnant women is nausea and vomiting, known as emesis gravidarum. Another herbal treatment using plants to address morning sickness or nausea and vomiting is cardamom. Based on preliminary study data at the Wosi Community Health Center, the number of pregnant women visiting from January to February 2024 was 157, and 56 (35.6%) of pregnant women experienced nausea and vomiting during the first trimester. Several pregnant women interviewed expressed anxiety about the nausea and vomiting they experienced. This study aims to analyze the impact of video media education on the knowledge of first-trimester pregnant women regarding how to create cardamom aromatherapy at the Wosi Community Health Center. The type of research used is an analytical study with a one-group pre and post-test design. The hypothesis is that video media can improve pregnant women's knowledge about how to create aromatherapy cardamom. The research plan at the Wosi Health Center, Manokwari Regency, with a sample size of 40 people. Video media was provided to pregnant women during the research. The research instrument used a knowledge questionnaire. Data analysis used univariate and bivariate tests with the Wilcoxon test. The results showed that there was a difference in knowledge scores of pregnant women before and after the treatment with a p-value α (0.05). The conclusion is that video educational media about how to make cardamom aromatherapy has an effect on increasing the knowledge of pregnant women after the intervention. Keywords: Knowledge, Cardamom, Video Media.  ABSTRAK Salah satu perubahan fisiologis yang terjadi pada kehamilan dan membuat ketidaknyamanan pada ibu hamil yaitu mual dan muntah atau yang dikenal dengan emesis gravidarum. Pengobatan herbal yang lain menggunakan tumbuhan untuk mengatasi morning sickness atau mual muntah adalah kapulaga. Berdasarkan data studi pendahuluan di Puskesmas Wosi jumlah ibu hamil yang datang berkunjung dari bulan Januari sampai dengan Februari Tahun 2024 sebanyak 157 dan sebanyak 56 (35,6%) ibu hamil mengalami mual muntah pada Trimester I dan beberapa ibu hamil yang dilakukan wawancara mengatakan cemas terhadap mual muntah yang dialaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalisis pengaruh Edukasi media video terhadap pengetahuan ibu hamil Trimester I tentang cara pembuatan aromaterapi kapulaga di Puskesmas Wosi. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian Analitik dengan rancangan one group pre and post test Design. Hipotesis Media Video dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang cara pembuatan aromaterapi kapulaga. Rencana penelitian di Puskesmas Wosi Kabupaten Manokwari dengan besaran sampel  40  orang. Pemberian media video diberikan kepada ibu hamil selama dilakukannya penelitian. Instrument penelitian menggunakan Kuisioner pengetahuan. Analisa data menggunakan uji univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan skor pengetahuan ibu hamilsebelum dan sesudah perlakuan dengan nilai p value  nilai α (0,05). Kesimpulan yaitu media edukasi video tentang cara pembuatan aromaterapi kapulaga berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan intervensi. Kata Kunci: Pengetahuan, Kapulaga, Media Video.