Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN VIDEO SEBAGAI MEDIA EDUKASI BAGI PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PERUBAHAN PERILAKU IBU HAMIL DALAM PENANGANAN MALARIA DI WAMESA DISTRIK MANOKWARI SELATAN Yuni Subhi Isnaini; Bahrah Bahrah
Nursing Arts Vol 13 No 2 (2019): NURSING ARTS
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.944 KB) | DOI: 10.36741/jna.v13i2.98

Abstract

Menurut World Health Oganitation (WHO), sekitar 40% dari penduduk dunia yang tinggal dengan wilayah endemik malaria. WHO memperkirakan pada Tahun 2015 terjadi sekitar 214 juta kasus baru malaria dengan kematian sekitar 438 ribu orang di penjuru dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektifitas penggunaan video sebagai media edukasi dalam peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku Ibu Hamil dalam penanganan malaria di wamesa distrik manokwari selatan tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode dengan jenis penelitian Quasy Eksperimen dengan desain one group only pre post test desain. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan jumlah sampel sebanyak 18 ibu hamil. Analisis data menggunakan analisis univariat berupa distribusi frekuensi, analisis bivariat mengguakan uji statistik Wilcoxon pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil uji statistik pada variabel pengetahuan didapatkan nilai p-value = 0,434 dimana tidak ada pengaruh perbedaan tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan media edukasi video tentang penanganan malaria, sedangkan pada variabel perubahan perilaku didapatkan nilai p-value = 0,004 dimana ada pengaruh perbedaan perubahan perilaku responden sebelum dan sesudah diberikan media edukasi video tentang penanganan malaria. Kesimpulan dalam penelitian tidak ada pengaruh perbedaan tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan media edukasi video tentang penanganan malaria dan ada pengaruh perbedaan perubahan perilaku responden sebelum dan sesudah diberikan media edukasi video tentang penangaan malaria.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP VAKSIN COVID-19 DI PUSKESMAS SP IV PRAFI KABUPATEN MANOKWARI TAHUN 2022 Trisiwi Bayu Pangayoman Her Bambang; Priscilla Jessica Pihahey; Merlin Soripet; Bahrah Bahrah; Ariani Pongoh; Yuni Subhi Isnaini
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i1.1399

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh penyakit infeksi yang dapat menyebabkan kematian, gejalanya demam, batuk, sesak napas, nyeri tenggorokan, hilang penciuman dan diare. COVID-19 dapat dicegah dengan perilaku hidup bersih dan sehat menjaga jarak, memakai masker dan mendapatkan vaksinasi. Wanita hamil yang terkena COVID-19 berisiko mengalami persalinan prematur, pembengkakan hingga kematian. Vaksinasi pada ibu hamil di Manokwari untuk dosis pertama 7 ibu hamil dan dosis kedua 4 ibu hamil. Masih banyak ibu hamil yang menolak vaksin karena pengetahuan yang kurang, pengaruh lingkungan, budaya, keyakinan, tidak mendapat persetujuan dari keluarga, kecemasan akibat informasi yang salah dari media sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap vaksin COVID-19. Metode penelitian ini adalah cross-sectional analitik yang dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Mei tahun 2022 di Puskesmas SP IV Prafi Kabupaten Manokwari. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang menilai kehamilannya sebanyak 138 ibu hamil pada bulan Januari-Februari 2022. Sampel diperoleh dengan rumus Slovin sebanyak 58 ibu hamil. Data diolah secara univariat dan analisis bivariat menggunakan uji alternatif chi-square yaitu Kolmogorov-Smirnov dengan STATA. Hasil penelitian diketahui bahwa 57 Ibu hamil belum bersedia menerima vaksin COVID-19. Ibu hamil yang memiliki pengetahuan kurang dengan sikap positif 4,8%, pengetahuan kurang dengan sikap negatif 25%, pengetahuan cukup dengan sikap positif 35,7% pengetahuan cukup dengan sikap negatif 43,7%, pengetahuan baik dengan sikap positif 59,5% ,p-nilai 0,313. Kesimpulan dari penelitian ini tidak ada hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang vaksin COVID-19 dengan sikap ibu hamil terhadap vaksin COVID-19 di Puskesmas SP IV Prafi Manokwari, hal dikarenakan berbagai faktor internal lain dari responden meskipun rata-rata responden telah memiliki pengetahuan yang cukup dan baik
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP VAKSIN COVID-19 DI PUSKESMAS SP IV PRAFI KABUPATEN MANOKWARI TAHUN 2022 Trisiwi Bayu Pangayoman Her Bambang; Priscilla Jessica Pihahey; Merlin Soripet; Bahrah Bahrah; Ariani Pongoh; Yuni Subhi Isnaini
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i1.1399

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh penyakit infeksi yang dapat menyebabkan kematian, gejalanya demam, batuk, sesak napas, nyeri tenggorokan, hilang penciuman dan diare. COVID-19 dapat dicegah dengan perilaku hidup bersih dan sehat menjaga jarak, memakai masker dan mendapatkan vaksinasi. Wanita hamil yang terkena COVID-19 berisiko mengalami persalinan prematur, pembengkakan hingga kematian. Vaksinasi pada ibu hamil di Manokwari untuk dosis pertama 7 ibu hamil dan dosis kedua 4 ibu hamil. Masih banyak ibu hamil yang menolak vaksin karena pengetahuan yang kurang, pengaruh lingkungan, budaya, keyakinan, tidak mendapat persetujuan dari keluarga, kecemasan akibat informasi yang salah dari media sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap vaksin COVID-19. Metode penelitian ini adalah cross-sectional analitik yang dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Mei tahun 2022 di Puskesmas SP IV Prafi Kabupaten Manokwari. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang menilai kehamilannya sebanyak 138 ibu hamil pada bulan Januari-Februari 2022. Sampel diperoleh dengan rumus Slovin sebanyak 58 ibu hamil. Data diolah secara univariat dan analisis bivariat menggunakan uji alternatif chi-square yaitu Kolmogorov-Smirnov dengan STATA. Hasil penelitian diketahui bahwa 57 Ibu hamil belum bersedia menerima vaksin COVID-19. Ibu hamil yang memiliki pengetahuan kurang dengan sikap positif 4,8%, pengetahuan kurang dengan sikap negatif 25%, pengetahuan cukup dengan sikap positif 35,7% pengetahuan cukup dengan sikap negatif 43,7%, pengetahuan baik dengan sikap positif 59,5% ,p-nilai 0,313. Kesimpulan dari penelitian ini tidak ada hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang vaksin COVID-19 dengan sikap ibu hamil terhadap vaksin COVID-19 di Puskesmas SP IV Prafi Manokwari, hal dikarenakan berbagai faktor internal lain dari responden meskipun rata-rata responden telah memiliki pengetahuan yang cukup dan baik
Edukasi Pembuatan Seduhan Jahe sebagai Terapi Non Farmakologis dalam Mengatasi Mual Muntah pada Ibu Hamil Bahrah Bahrah; Mirna Wigunarti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9686

Abstract

ABSTRAK Salah satu keluhan yang dirasakan ibu pada awal kehamilan yaitu terjadinya mual muntah yang sering terjadi pada saat bangun tidur di pagi hari, yang disebut juga morning sicknes. Salah satu pengobatan komplementer non farmakologi yang dapat digunakan sebagai terapi emesis gravidarum serta yang juga dianjurkan oleh World Health Organitation (WHO) yaitu jahe atau ginger. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh pengabdi di Puskesmas SP 4 Kabupaten Manokwari dengan melakukan wawancara pada 10 ibu hamil, sebagian besar mengatakan bahwa jika mengalami mual muntah hanya mencium aroma minyak kayu putih dan tidak pernah tahu manfaat dari jahe dapat mengatasi mual muntah pada kehamilan. Tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pendampingan ibu hamil dalam melakukan pembuatan seduhan jahe sebagai penanganan terapi non farmakologis dalam mengtasi mual muntah pada ibu hamil. Metode dalam pengabdian ini adalah dengan melakukan pelatihan menggunakan media bantu video dan melakukan pendampingan. Sasaran dalam pengabdian ini adalah ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas SP4 Manokwari. Setelah dilakukan penyuluhan dan pendampingan akan dievaluasi hasil edukasi yang telah diberikan dengan menggunakan kuisioner untuk mengevaluasi pengetahuan ibu hamil tentang manfaat jahe dalam penangan mual muntah bagi ibu hamil setelah 1 minggu diberikan media video edukasi pembuatan seduhan jahe dan mengevaluasi frekuensi mual muntah selama 3 minggu dengan 3 kali melakukan pengukuran frekuensi mual muntah setelah ibu hamil mengkonsumsi wedang jahenya. Hasil pengukuran pengetahuan ibu hamil mengalami perubahan sebelum dan setelah diberikan media video, dimana nilai rata-rata skor pengetahuan ibu sebelum diberikan media video yaitu 7,75 dan meningkat menjadi 9,62 setelah diberikan media video. Evaluasi frekuensi mual muntah juga terjadi penurunan frekuensi mual muntah yaitu rata-rata sebelum ibu hamil mengkonsumsi seduhan jahe frekuensi mual muntah dalam sehari yaitu 2-3 kali sehari setelah mengkonsumsi seduhan jahe menurun menjadi 1 kali sehari bahkan ada ibu hamil yang sudah tidak mengalami mual muntah. Kata Kunci:  Edukasi Pembuatan Seduhan Jahe, Media Video, Pengetahuan  ABSTRACT One of the complaints felt by mothers in early pregnancy is the occurrence of nausea, vomiting which often occurs when you wake up in the morning, which is also called morning sickness. One of the non-pharmacological complementary medicines that can be used as a therapy for emesis gravidarum and which is also recommended by the World Health Organization (WHO), is ginger or ginger. Based on a preliminary study that was conducted by a servant at the SP 4 Health Center in Manokwari Regency by conducting interviews with 10 pregnant women, most said that if they experienced nausea and vomiting they only smelled the aroma of eucalyptus oil and had never known the benefits of ginger to overcome nausea and vomiting in pregnancy. The purpose of this training is to increase the knowledge and assistance of pregnant women in making ginger infusion as a non-pharmacological treatment for nausea and vomiting in pregnant women. The method in this service is to conduct training using video-assisted media and provide assistance. The target in this service is pregnant women in the Work Area of the SP4 Manokwari Health Center. After counseling and mentoring will be evaluated the results of the education that has been given by using a questionnaire to evaluate the knowledge of pregnant women about the benefits of ginger in handling nausea and vomiting for pregnant women after 1 week given educational video media for making ginger infusion and evaluate the frequency of nausea and vomiting for 3 weeks with 3 times to measure the frequency of nausea and vomiting after pregnant women consume their ginger drink. The results of measuring the knowledge of pregnant women changed before and after being given video media, where the average score of mothers' knowledge before being given video media was 7.75 and increased to 9.62 after being given video media. Evaluation of the frequency of nausea and vomiting also saw a decrease in the frequency of nausea and vomiting, that is, on average, before pregnant women consumed infusion of ginger, the frequency of nausea and vomiting in a day, which was 2-3 times a day after consuming infusion of ginger, decreased to 1 time per day, and there were even pregnant women who had not experienced nausea and vomiting. . Keywords: Ginger Brewing Education, Media Video, Knowledge
Peningkatan Keterampilan Pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) Menggunakan Media Bantu Video pada Mahasiswi Tingkat II Prodi Kebidanan Manokwari Bahrah Bahrah; Deasy Erawati
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i10.10077

Abstract

ABSTRACT Malaria is one of the institutional subjects in the D.III Midwifery Study Program Curriculum in Manokwari because it is an advantage of the study program, namely being able to provide family-based malaria midwifery care, so students are expected to have competence in providing malaria midwifery care, one of which is being able to carry out RDT examinations. The purpose of this study was to evaluate the rapid diagnostic test (RDT) examination skills using video-assisted media for female students of the Manokwari Midwifery Study Program. This study analyzes the skills of female students regarding RDT examinations after being given video media. This type of research is a quasy experimental research with a pre-test and post-test control group research design. The sample in this study was female midwifery Diploma III Manokwari semester IV as many as 20 respondents with a sampling technique using random sampling. This study analyzed the improvement of RDT examination skills before and after being given video media intervention for 14 days. The research instrument used was the RDT examination assessment checklist sheet. The data taken is primary data and data analysis using parametric and non-parametric tests. The results showed that there were differences in the scores of RDT examination skills before and after treatment in the intervention group with a p value α value (0.05) and there were no differences in the scores of RDT examination skills before and after treatment in the control group with a p value α (0.05). The conclusion is that video educational media about RDT examinations has an effect on improving the RDT examination skills of D.III Midwifery Manokwari female students after being given intervention. Keywords : Skills, RDT Examination, Media Video.  ABSTRAK Malaria merupakan salah satu mata kuliah institusional yang ada di Kurikulum Prodi D.III Kebidanan Manokwari karena merupakan keunggulan dari program studi yaitu mampu memberikan asuhan kebidanan malaria berbasis keluarga, sehingga diharapkan mahasiswa memiliki kompetensi dalam memberikan asuhan kebidanan malaria salah satunya mampu melakukan pemeriksaan RDT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keterampilan pemeriksaan rapid diagnostic test (RDT) menggunakan media bantu video pada mahasiswi tingkat II prodi kebidanan manokwari. Penelitian ini melakukan analisis keterampilan mahasiswi tentang pemeriksaan RDT setelah diberikan media video. Jenis penelitian ini adalah penelitian true experiment dengan rancangan penelitian control group pre test and post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswi kebidanan Diploma III Manokwari semester IV sebanyak 20 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Penelitian ini melakukan analisis peningkatan keterampilan pemeriksaan RDT sebelum dan setelah diberikan intervensi media video selama 14 hari. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar checklist penilaian pemeriksaan RDT. Data yang diambil merupakan data primer dan analisa data menggunakan uji parametrik dan non parametrik test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan skor keterampilan pemeriksaan RDT sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok intervensi dengan nilai p value nilai α (0,05)  dan tidak terdapat perbedaan skor keterampilan pemeriksaan RDT sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok kontrol dengan nilai p value nilai α (0,05). Kesimpulan yaitu media edukasi video tentang pemeriksaan RDT berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan pemeriksaan RDT Mahasiswi Prodi D.III Kebidanan Manokwari setelah diberikan intervensi. Kata Kunci: Keterampilan, Pemeriksaan RDT, Media Video.
Efektivitas Dukungan PMO Menggunakan Buku Saku Terhadap Pengetahuan tentang Keberhasilan Pengobatan Pasien Kusta Wa Ode Suriani; Bahrah Bahrah; Nunuk Pratiwi
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.18731

Abstract

ABSTRACT Leprosy is a chronic infectious disease caused by Mycobacterium Leprae with a type of granulomatosa disease of the peripheral nerves mucosa of the upper respiratory tract that can affect any age range. One of the internal factors that plays a role in the success of Morbus Hansen therapy is the level of patient knowledge, Increasing knowledge can be done through auxiliary media, one of which is a pocket book. The purpose of this study is to evaluate the effectiveness of PMO support using a pocket book on knowledge about the success of treatment of leprosy patients at the Pasir Putih Health Center, Manokwari Regency. This study analyzed the knowledge of respondents after being given an intervention to provide a pocket book. one group pre test and post test design. The sample in this study was leprosy patients who were treated at the Pasir Putih Health Center as many as 30 respondents with a sampling technique using purposive sampling. This study analyzed the knowledge of respondents before and after being given a pocket book intervention for 14 days. The research instrument used was a questionnaire of 10 questions. The data taken are primary data and data analysis using non-parametric tests. The results of the study showed that in the intervention group, the average knowledge score of respondents before being given the treatment of giving the pocket book was 77, and after the intervention there was an increase in the knowledge score to 82 with a p-value of 0.05, which means that there was a difference in the respondents' knowledge score about the success of the treatment of leprosy patients using the pocket book before and after the treatment. The conclusion is that the pocket book is effective in increasing respondents' knowledge about the success of treatment of leprosy patients. The provision of pocket books can be used as an educational medium in helping the success of treatment of leprosy patients at the Health Center. Keywords: Leprosy Patient, Knowledge, Pocket Book.  ABSTRAK Kusta merupakan penyakit menular kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium Leprae dengan tipe penyakit granulomatosa pada saraf tepi mukosa dari saluran nafas atas yang bisa menyerang pada segala rentang usia. Salah satu faktor internal yang berperan dalam keberhasilan terapi Morbus Hansen adalah tingkat pengetahuan pasien,Peningkatan pengetahuan dapat dilakukan melalui media bantu salah satunya yaitu buku saku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas dukungan PMO menggunakan buku saku terhadap pengetahuan tentang keberhasilan pengobatan pasien kusta Di Puskesmas Pasir Putih Kabupaten Manokwari. Penelitian ini melakukan analisis pengetahuan responden setelah diberikan intervensi pemberian buku saku. one group pre test and post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien kusta yang melakukan pengobatan di Puskesmas Pasir Putih sebanyak 30 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini melakukan analisis pengetahuan responden sebelum dan setelah diberikan intervensi buku saku selama 14 hari. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner berjumlah 10 pertanyaan. Data yang diambil merupakan data primer dan analisa data menggunakan uji non parametrik test. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa pada kelompok intervensi rerata skor pengetahuan respoden  sebelum diberikan perlakuan pemberian buku saku skor pengetahuan responden dengan rerata 77 dan setelah diberikan intervensi terjadi peningkatan skor pengetahuanmenjadi 82 dengan nilai p-value yaitu 0,05 yang berarti bahwa terdapat perbedaan skor pengetahuan responden tentang keberhasilan pengobatan pasien kusta menggunakan buku saku sebelum dan sesudah perlakuan. Kesimpulan yaitu buku saku efektif meningkatkan pengeahuan responden tentang keberhasilan pengobatan pasien kusta. Pemberian buku saku dapat dijadikan sebagai media edukasi dalam membantu keberhasilan pengobatan pasien kusta di Puskesmas Pasir Putih. Kata Kunci: Pasien Kusta, Pengetahuan, Buku Saku.
Pengaruh Edukasi Media Video terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Cara Pembuatan Aromaterapi Kapulaga di Puskesmas Wosi Bahrah Bahrah; Yuni Subhi Isnaini; Hasriyanti Romadhoni; Ariani Pongoh; Erismawati Erismawati
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.22053

Abstract

ABSTRACT One of the physiological changes that occur during pregnancy and cause discomfort for pregnant women is nausea and vomiting, known as emesis gravidarum. Another herbal treatment using plants to address morning sickness or nausea and vomiting is cardamom. Based on preliminary study data at the Wosi Community Health Center, the number of pregnant women visiting from January to February 2024 was 157, and 56 (35.6%) of pregnant women experienced nausea and vomiting during the first trimester. Several pregnant women interviewed expressed anxiety about the nausea and vomiting they experienced. This study aims to analyze the impact of video media education on the knowledge of first-trimester pregnant women regarding how to create cardamom aromatherapy at the Wosi Community Health Center. The type of research used is an analytical study with a one-group pre and post-test design. The hypothesis is that video media can improve pregnant women's knowledge about how to create aromatherapy cardamom. The research plan at the Wosi Health Center, Manokwari Regency, with a sample size of 40 people. Video media was provided to pregnant women during the research. The research instrument used a knowledge questionnaire. Data analysis used univariate and bivariate tests with the Wilcoxon test. The results showed that there was a difference in knowledge scores of pregnant women before and after the treatment with a p-value α (0.05). The conclusion is that video educational media about how to make cardamom aromatherapy has an effect on increasing the knowledge of pregnant women after the intervention. Keywords: Knowledge, Cardamom, Video Media.  ABSTRAK Salah satu perubahan fisiologis yang terjadi pada kehamilan dan membuat ketidaknyamanan pada ibu hamil yaitu mual dan muntah atau yang dikenal dengan emesis gravidarum. Pengobatan herbal yang lain menggunakan tumbuhan untuk mengatasi morning sickness atau mual muntah adalah kapulaga. Berdasarkan data studi pendahuluan di Puskesmas Wosi jumlah ibu hamil yang datang berkunjung dari bulan Januari sampai dengan Februari Tahun 2024 sebanyak 157 dan sebanyak 56 (35,6%) ibu hamil mengalami mual muntah pada Trimester I dan beberapa ibu hamil yang dilakukan wawancara mengatakan cemas terhadap mual muntah yang dialaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalisis pengaruh Edukasi media video terhadap pengetahuan ibu hamil Trimester I tentang cara pembuatan aromaterapi kapulaga di Puskesmas Wosi. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian Analitik dengan rancangan one group pre and post test Design. Hipotesis Media Video dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang cara pembuatan aromaterapi kapulaga. Rencana penelitian di Puskesmas Wosi Kabupaten Manokwari dengan besaran sampel  40  orang. Pemberian media video diberikan kepada ibu hamil selama dilakukannya penelitian. Instrument penelitian menggunakan Kuisioner pengetahuan. Analisa data menggunakan uji univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan skor pengetahuan ibu hamilsebelum dan sesudah perlakuan dengan nilai p value  nilai α (0,05). Kesimpulan yaitu media edukasi video tentang cara pembuatan aromaterapi kapulaga berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan intervensi. Kata Kunci: Pengetahuan, Kapulaga, Media Video.
Edukasi Pengetahuan tentang Konsumsi Tablet Fe dan Screening Status Anemia Remaja Putri Menggunakan Metode Pakem Sestu Iriami Mintaningtyas; Bahrah Bahrah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.25354

Abstract

ABSTRAK Remaja Indonesia menanggung tiga beban malnutrisi, salah satunya yaitu defisiensi mikronutrien. Proporsi anemiapada kelompok umur 15-24 tahun meningkat hampir setengah dari tahun 2013 sebesar 18,4% menjadi 32% pada tahun      2018. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi anemia pada remaja putri yaitu dengan memberikan Tablet Tambah Darah (TTD) di sekolah dengan dosis pemberian 1 tablet/minggu dan 1 tablet/ hari selama menstruasi. Studi pendahuluan yang dilakukan di SMP Negeri 3 Kwawi didapatkan data sejumlah remaja putri pada kelas 7, 8 dan 9 sebanyak 156 siswi dan yang telah mengalami menstruasi sebanyak 46 siswi, dimana beberapa remaja putri yang telah mengalami menstruasi yang rutin mengkonsumsi tablet tambah darah sekitar 30%. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia dan pentingnya mengkonsumsi tablet Fe dan memberdayakan remaja putri secara mandiri untuk mengkonsumsi tablet Fe secara benar dan teratur serta mengetahui status anemia remaja putri sehingga ditentukan suatu kebijakan dan tindak lanjut pada permasalahan mitra.Metode dalam pengabdian ini adalah dengan melakukan edukasi pada remaja putri tentang pencegahan anemia dan cara mengkonsumsi tablet zat besi dan melakukan screening status anemia pada remaja putri. Sasaran dalam pengabdian ini adalah remaja putri. Kegiatan pengabdian ini dilakukan menggunakan metode PAKEM dengan mediabantu video sebagai media edukasi dan penggunaan kartu kontrol untuk memantau kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet zat besi. Hasil pengabdian yaitu terjadi peningkatan pengetahuan remaja, diketahuinya status anemia remaja putri dan diketahuinya kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet zat besi menggunakan kartu kontrol. Kesimpulan yaitu metode PAKEM dan kartu kontrol efektif sebagai metode dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhann remaja putri. Diharapkan dari pihak sekolah mendukung kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet zat besi pada remaja putri. Kata Kunci: Metode PAKEM, Pengetahuan, Anemia.  ABSTRACT Indonesian adolescents bear three burdens of malnutrition, one of which is micronutrient deficiency. The proportion of anemia in the 15-24 age group increased by almost half from 18.4% in 2013 to 32% in 2018. Efforts made by the government to address anemia in adolescent girls include providing Iron Supplement Tablets (TTD) in schools with a dosage of 1 tablet per week and 1 tablet per day during menstruation. A preliminary study conducted at SMP Negeri 3 Kwawi found data on a total of 156 female students in grades 7, 8, and 9, of which 46 girls had experienced menstruation, and about 30% of these menstruating adolescent girls routinely consumed iron supplement tablets.The purpose of this service is to increase the knowledge of adolescent girls about anemia and the importance of consuming iron tablets, and to empower adolescent girls to independently consume iron tablets correctly and regularly, as well as to know the anemia status of adolescent girls so that policies and follow-up actions on partner problems can be determined. The method in this service is to provide education to adolescent girls about anemia prevention and how to consume iron tablets and to conduct anemia status screening on adolescent girls. The target of this service is adolescent girls. This service activity is carried out using the PAKEM method with video as an educational media and the use of control cards to monitor adolescent girls' compliance in consuming iron tablets.The results of the community service were an increase in adolescent knowledge, the identification of anemia status in female adolescents, and the awareness of female adolescents' compliance in consuming iron tablets using a control card. The conclusion is that the PAKEM method and control card are effective methods for increasing knowledge and compliance among female adolescents. It is hoped that the school authorities will support female adolescents' compliance in consuming iron tablets. Keywords: PAKEM Method, Knowledge, Anemia.
Edukasi Manfaat Yoga Terhadap Pengurangan Nyeri Punggung bagi Ibu Hamil Trimester III Bahrah Bahrah; Pricilla Jessica Pihahey; Erismawati Erismawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.25214

Abstract

ABSTRAK Salah satu cara untuk mengatasi nyeri pungung pada kehamilan trimester III adalah dengan melakukan prenatal yoga yaitu olahraga ringan pilihan yang bisa diambil oleh ibu hamil. Berdasarkan Studi pendahuluan yang dilakukan di Klinik Bersalin Pelita Kasih Manokwari didapatkan data sejumlah ibu Hamil Trimester III yang datang berkunjung melakukan pemeriksaan kehamilan, studi pendahuluan dari 10 ibu hamil yang dilakukan wawancara, terdapat 8 ibu hamil mengeluh mengalami nyeri punggung. Tujuan dari pengabdian ini adalah Kegiatan Pengabmas ini adalah memberdayakan secara mandiri Bidan dan ibu hamil melakukan prenetal yoga untuk mengatasi ketidaknyamanan pada ibu hamil selama kehamilan dan mengurangi intensitas nyeri punggung ibu hamil Metode dalam pengabdian ini adalah dengan melakukan pendampingan pada ibu hami dan bidan dalam melakukan senam yoga pranatal. Sasaran dalam pengabdian ini adalah ibu hamil dan bidan di Klinik Bersalin Pelita Kasih. Kegiatan pengabdian ini dilakukan menggunakan media bantu video dan pedoman prenatal yoga pada ibu hamil dengan melakukan role play secara langsung dan setelah dilakukan edukasi dan pendampingan menggunakan media video dan mengevaluasi pengetahuan ibu hamil, intensitas nyeri punggung dan keterampilan bidan dalam melakukan yoga pranatal. Hasil pengabdian yaitu terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil, penurunan intensitas nyeri punggung ibu hamil dan secara mandiri bidan terampil melakukan yoga pranatal. Kesimpulan yaitu yoga pranatal dapat membantu mengatasi ketidaknyamanan pada ibu hamil. Diharapkan kepada pihak mitra dapat menerapkan senam yoga pranatal saat kelas ibu hamil.  Kata Kunci:  Media Video, Nyeri Punggung, Yoga Pranatal.  ABSTRACT One way to overcome back pain during the third trimester of pregnancy is by doing prenatal yoga, which is a light exercise option that can be undertaken by pregnant women. Based on a preliminary study conducted at Pelita Kasih Maternity Clinic in Manokwari, data were obtained from several third-trimester pregnant women who visited for pregnancy check-ups. The preliminary study involving interviews with 10 pregnant women found that 8 of them reported experiencing back pain. The purpose of this community service activity is to empower midwives and pregnant women to independently practice prenatal yoga to alleviate discomfort during pregnancy and reduce the intensity of back pain in pregnant women. The method of this service is by providing guidance to pregnant women and midwives in performing prenatal yoga exercises. The target of this service is pregnant women and midwives at Pelita Kasih Maternity Clinic. This community service activity was carried out using video aids and prenatal yoga guidelines for pregnant women by conducting live role plays and, after education and assistance using video media, evaluating the knowledge of pregnant women, the intensity of back pain, and the skills of midwives in performing prenatal yoga. The results of the service showed an increase in pregnant women's knowledge, a decrease in the intensity of back pain for pregnant women, and midwives independently skilled in performing prenatal yoga. The conclusion is that prenatal yoga can help alleviate discomfort in pregnant women. It is hoped that partners can implement prenatal yoga exercises during prenatal classes. Keywords: Media Video, Back Pain, Yoga Pranatal.