Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Bidan Dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Saat melakukan Asuhan Persalinan Normal di Wilayah Kerja Puskesmas Lalang Chainny Rhamawan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i2.7043

Abstract

Kondisi derajat kesehatan masyarakat di Indonesia saat ini masih memprihatinkan antara lain ditandai dengan masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) yaitu 359 per 100.000 kelahiran hidup. Untuk menurunkan AKI dan AKB secara bermakna diperlukan berbagai upaya termasuk peningkatan pelayanan kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, nifas dan penanganan komplikasi kebidanan. Komplikasi kebidanan merupakan penyebab kematian ibu. Di Indonesia kematian ibu disebabkan karena komplikasi seperti perdarahan pasca persalinan, hipertensi, infeksi, partus lama, dan abortus. Komplikasi tersebut dapat dicegah apabila dilakukan penatalaksanaan persalinan yang sesuai standar dan berkualitas serta pertolongan persalinan yang bersih dan aman oleh tenaga kesehatan yang terampil.. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan kepatuhan bidan dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) dalam melakukan Asuhan Persalinan Normal (APN). Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah bidan yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Lalang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 40 bidan, yang dipilih dengan total sampling. Pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan alat bantu kuesioner. Hasil analisa bivariat menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara faktor umur bidan, pendidikan bidan, masa kerja bidan, pengetahuan bidan, ketersedian sarana, dan kebijakan dengan p-value (p0,05). Sedangkan sikap bidan dan pengawasan tidak ada hubungan yang bermakna dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam pelaksanaan Asuhan Persalinan Normal (APN) dengan p-value (p0,05). Hasil analisis multivariat didapat nilai koefisien regresi 18.487 pada variabel umur dan pengetahuan bidan sehingga ada pengaruh umur dan pengetahuan bidan dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam pelaksanaan Asuhan Persalinan Normal (APN)
Sosialisasi Pemberian Daun Kol Untuk Bendungan Asi Ibu di Desa Marendal 1 Sumatera Utara Sri Yunita Perangin angin; Faija Sihombing; Hilda Yani Karo-Karo; Chainny Rhamawan; Etika Mulia Sari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i8.10604

Abstract

ABSTRAK Sosialisasi ini membahas tentang Peranan Ibu- ibu menyusui Dalam Menyikapi Pengaruh dalam penggunaan daun kol untuk menghambat bendunagn ASI . Dengan adanya sosialisasi daun kol untuk Bendungan ASI maka perlu dilakukan konseling, motivasi dan memantau ibu menyusui agar mampu memberikan ASI secara tepat dan efektif. Metode quasi eksperimental tanpa kelompok kontrol dengan pendekatan One Group Pre Test- Post Test Desain. Rancangan ini hanya menggunakan satu kelompok sampel yang diobservasi sebanyak dua kali yaitu menjawab kuesioner sebelum eksperimen disebut pre test dan menjawab kuesioner setelah eksperimen disebut post test. Analisis data dilakukan menggunakan komputer program Statistical Package for the Social Science (SPSS). Analisa dengan persamaan pre-test dan post-test one group desain dengan tingkat kemaknaan (α) = 0,05 dengan melakukan uji t pada kelompok berpasangan pada kelompok berpasangan. Daun kol secara parsial berpengaruh signifikan terhadap dalam menghambat bendungan ASI pada ibu menyusui sehingga diperlukan sosialisasi daun kol untuk Bendungan ASI maka perlu dilakukan konseling, motivasi dan memantau ibu menyusui agar mampu memberikan ASI secara tepat dan efektif. Memberikan alternatif yang bermakna antara keefektifitasan daun kol dalam menghambat bendungan ASI pada ibu karena berpengaruh kepada  produksi ASI pada saat menyusui. Kata Kunci: Sosialisasi, Daun Kol, Bendungan ASI,Ibu Menyusui  ABSTRACT This socialization discusses the Role of Breastfeeding Mothers in Responding to the Influence of using cabbage leaves to inhibit breastfeeding. With the socialization of cabbage leaves to dam ASI, it is necessary to carry out counseling, motivation and monitoring of breastfeeding mothers so they are able to provide ASI properly and effectively. Quasi-experimental method without a control group with the One Group Pre Test- Post Test Design approach. This design only uses one sample group which is observed twice, namely answering the questionnaire before the experiment is called the pre-test and answering the questionnaire after the experiment is called the post-test. Data analysis was performed using the Statistical Package for the Social Science (SPSS) computer program. Analysis with the pre-test and post-test equations of one group design with a significance level (α) = 0.05 by conducting the t-test in the paired group. Cabbage leaves partially have a significant effect on inhibiting milk retention in nursing mothers so that it is necessary to socialize cabbage leaves for ASI dams, it is necessary to carry out counseling, motivation and monitoring of breastfeeding mothers so that they are able to provide ASI properly and effectively. Provide a meaningful alternative between the effectiveness of cabbage leaves in inhibiting milk retention in mothers because it affects milk production during breastfeeding. Keywords: Socialization, Cabbage Leaves, ASI Dam, Breastfeeding Mothers
PENGARUH EDUKASI BERBASIS FAMILY CENTERED MATERNITY CARE TERHADAP PEMBERIAN ASI DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Chainny Rhamawan; Rentawati Purba
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v12i1.2012

Abstract

Background: Stunting remains a major public health issue in Indonesia, strongly associated with inadequate nutrition during the early stages of life. Exclusive breastfeeding is recognized as one of the most effective interventions to prevent stunting. However, breastfeeding practices are influenced by maternal knowledge, attitudes, and family support. The Family Centered Maternity Care (FCMC) approach emphasizes family involvement in maternal and child health, aiming to improve breastfeeding practices and child nutrition. Objective: This study aimed to analyze the effect of FCMC-based education on breastfeeding practices and mothers’ perceptions of fulfilling children’s nutritional needs as an effort to prevent stunting. Methods: A mixed-method design was applied, combining quantitative and qualitative approaches. The quantitative phase used a randomized controlled trial involving 100 postpartum mothers divided into intervention and control groups. The intervention group received FCMC-based education, while the control group did not. Data were collected using structured questionnaires on breastfeeding practices, knowledge, attitudes, and family support, complemented by semi-structured interviews. Quantitative data were analyzed using descriptive and inferential statistics, while qualitative data were thematically analyzed. Results: The majority of respondents were <18 years old, had basic education, and 65% were employed. Most mothers had good knowledge (59%), good attitudes (61%), and adequate family support (54%). Breastfeeding was reported by 68% of participants. Statistical analysis showed that mothers in the intervention group were almost four times more likely to have a good perception of fulfilling child nutrition compared to the control group (OR = 3.881; 95% CI: 1.561–9.650; p = 0.005). Qualitative findings highlighted the role of family involvement, especially from husbands, in supporting breastfeeding practices. Conclusion: FCMC-based education significantly improves mothers’ perceptions of child nutrition and enhances breastfeeding practices. Integrating FCMC into maternal health programs is recommended as a sustainable strategy to support exclusive breastfeeding and prevent stunting in Indonesia.