Jantje J. Tinangon
Universitas Sam Ratulangi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EVALUASI PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH NO.07 TENTANG AKUNTANSI ASET TETAP PADA DINAS KESEHATAN PROVINSI SULAWESI UTARA Sheren Korompis; Jantje J. Tinangon; Robert Lambey
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 12 No. 01 (2024): JE. Vol. 12 No 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v12i01.54593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penerapan Akuntansi Aset Tetap terhadap Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah No.07 yang diterapkan pada Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara. Penerapan akuntansi yang dimaksud yaitu meliputi pengukuran, penilaian, dan pengungkapan Aset Tetap. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi dan wawancara. Teknik Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dengan menguraikan secara rinci penerapan standar akuntansi pemerintah No.07 tentang akuntansi aset tetap pada Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara garis besar Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dalam menjalankan kegiatan akuntansinya berpedoman pada kebijakan akuntansi pemerintahan yang mengarah pada PSAP No.07. Namun pada pengungkapan aset tetap pada Dinas kesehatan Provinsi Sulawesi Utara belum sepenuhnya menerapkan pernyataan standar akuntansi pemerintah No.07 dikarenakan belum sepenuhnya mencantumkan informasi terkaitĀ  penyusutan. Kata kunci : PSAP 07, Pengukuran Aset Tetap, Penilaian Aset Tetap, Pengungkapan Aset Tetap
Penerapan Metode Job Order Costing Dalam Penentuan Harga Jual Produk Pada CV. Arsa Yasa Nurhayati A.D. Unini; Jantje J. Tinangon; Meily Y.B. Kalalo
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 10 (2025): IJEMA - Oktober 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan metode Job Order Costing sangat penting dalam usaha jasa tailor, karena metode ini memperhitungkan biaya berdasarkan masing-masing spesifikasi pesanan yang mempermudah penentuan harga jual produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode job order costing dalam penentuan harga jual produk pada CV. Arsa Yasa. Penelitian ini menggunakan teori Mulyadi (2023) tentang pengumpulan biaya produksi dengan metode Job order costing menggunakan pendekatan full costing. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pehitungan harga pokok produksi dengan metode job order costing lebih tinggi dari pada perhitungan harga pokok produksi yang diperhitungkan perusahaan. Hal ini disebabkan karena perhitungan biaya overhead pabrik perusahaan tidak memperhitungkan biaya tenaga kerja tidak langsung dan biaya penyusutan peralatan yang menyebabkan harga jual yang kurang tepat, karena laba yang nantinya akan diperoleh masih harus dikurangi lagi dengan biaya yang tidak dibebankan diawal sehingga laba yang diterima merupakan laba kotor.
Analisis Penatausahaan Dana Desa Dalam Kegiatan Renovasi Kantor Desa (Studi Kasus Di Desa Sawangan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa) Eklesia Grasela Tanod; Jantje J. Tinangon; Lidia M. Mawikere
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 3 No. 3 (2026): IJEMA - Maret 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penatausahaan dana desa dalam kegiatan renovasi kantor Desa Sawangan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan sekretaris desa dan kaur keuangan, serta dokumentasi dari laporan keuangan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penatausahaan dana desa di Desa Sawangan telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018. Proses pencatatan dan pelaporan dilakukan secara digital melalui aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES), yang membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan. Namun, masih terdapat kendala berupa keterlambatan pelaporan bulanan. Secara keseluruhan, pengelolaan dana desa di Desa Sawangan sudah berjalan tertib, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan.