Afifuddin Kadir
Institut Agama Islam As-Siddiq Kie Raha Maluku Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUNAAN DANA ZAKAT PADA KORBAN COVID-19 PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH Afifuddin Kadir; Miftahur Rahman Hakim; Fahmi Syam; Murdiansah SA Karim
Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law Vol 1, No 2 (2020): July
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/al-tafaqquh.v1i2.61

Abstract

Pandemi covid-19 yang terjadi di seluruh dunia termasuk Indonesia menjadikan seluruh aktifitas terhenti. Seketika aktifitas dibuat lumpuh termasuk aktifitas ekonomi. Dampak dari covid-19 ini membuat banyak karyawan yang di PHK, para pengusaha mikro harus gulung tikar, para pemberi jasa transportasi online dan ofline harus menahan derita karena tidak ada yang mengorder jasanya. Hal ini dikarenakan pemerintah membuat kebijakan stay et home atau PSBB untuk menghentikan rantai penyebaran virus covid-19 tersebut. Sehingga perlu adanya perhatian dari semua pihak, baik pemerintah maupun swasta terutama lembaga-lembaga sosial agar ambil bagian dalam penanganan masalah yang timbul sebab adanya pandemi covid-19 ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran lembaga amil zakat terhadap penggunaan dana zakat pada korban covid-19 dalam perspektif maqashid syariah. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif analisis. Data yang digunakan adalah data sekunder dan teknik pengumpulan data adalah studi literatur. Hasil kajian menunjukan bahwa penggunaan dana zakat untuk penanganan covid-19 sudah sesuai dengan syariah dan maqashid syariah. Dimana dana zakat yang disalurkan pada masa pandemi covid-19 ini membuat para penerima manfaat menjadi tertolong. Dan dana zakat yang diberikan sangat besar manfaatnya dan membawa kemaslahatan bagi  korban yang terkena dampak dari pandemi covid-19, terutama dampak dari ekonomi, sehingga tujuan syariah menjadikan masyarakat yang terdampak covid bisa terjaga dari ke lima unsur dalam maqashid syariah.
Peran Pendidikan dan Kesadaran Masyarakat dalam Mendorong Pertumbuhan Industri Halal di Indonesia Afifuddin Kadir
IQRA: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol 2 No 2 (2023): IQRA: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora (eISSN: 2828-0555)
Publisher : LPPM IAI As-Siddiq Kie Raha Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/iqra.v2i2.24

Abstract

Industri halal di Indonesia memiliki peranan yang sangat penting, mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, mencapai sekitar 87% dari total populasi. Menurut data dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), nilai pasar produk halal di Indonesia diperkirakan mencapai USD 5,9 miliar pada tahun 2021 dan diprediksi akan terus tumbuh seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya produk yang sesuai dengan syariat Islam (BPJPH, 2021). Hal ini menunjukkan bahwa industri halal bukan hanya sebuah kebutuhan bagi umat Muslim, tetapi juga menjadi peluang ekonomi yang signifikan bagi negara. Secara global, industri halal diperkirakan mencapai nilai USD 3 triliun pada tahun 2023, dengan pertumbuhan yang sangat pesat di berbagai sektor, termasuk makanan, kosmetik, dan fashion. Dari penelitian ini maka rumusan masalah yang dapat dikaji adalah: 1. Apa peran pendidikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang industri halal 2. Bagaimana kesadaran masyarakat dapat mendorong pertumbuhan industri halal di Indonesia. Metode Pendekatan penelitian yang digunakan dalam disertasi ini adalah metode kualitatif. Metode ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk memahami fenomena sosial secara mendalam, terutama dalam konteks industri halal di Indonesia.. Temuan dari penelitian ini bahwa Pandangan masyarakat tentang pendidikan dan industri halal Hasil wawancara dengan berbagai responden menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin menyadari pentingnya pendidikan mengenai industri halal. Sebanyak 75% responden yang diwawancarai mengungkapkan bahwa mereka merasa pendidikan tentang halal sangat penting untuk memahami produk yang mereka konsumsi. Peran lembaga pendidikan dalam meningkatkan kesadaran Lembaga pendidikan memainkan peran krusial dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang industri halal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan dan kesadaran masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan industri halal di Indonesia. Masyarakat yang teredukasi dengan baik akan lebih mampu memahami dan menghargai nilai-nilai yang terkandung dalam produk halal, yang pada gilirannya akan mendorong permintaan terhadap produk tersebut. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat itu sendiri, untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang industri halal. Upaya ini tidak hanya akan mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri halal terkemuka di dunia.