Pengukuran luas daun merupakan parameter penting dalam analisis pertumbuhan tanaman, fisiologi tanaman, fotosintesis, indeks luas daun, dan evaluasi respons tanaman terhadap lingkungan. Metode manual berbasis kertas milimeter masih mudah diterapkan, tetapi relatif lambat, bergantung pada ketelitian operator, dan kurang efisien untuk jumlah sampel besar. Penelitian ini bertujuan menerapkan ImageJ untuk pengukuran luas daun berbasis citra digital, menyusun kerangka operasional pengolahan citra, serta memvalidasi hasilnya terhadap metode kertas milimeter. Penelitian menggunakan citra contoh daun untuk menjelaskan tahap kalibrasi, prapemrosesan, segmentasi, dan pengukuran area, serta menggunakan 40 sampel daun untuk validasi kuantitatif. Prosedur ImageJ meliputi kalibrasi skala, konversi citra RGB menjadi grayscale 8-bit, peningkatan kontras, median filtering, thresholding, segmentasi objek, dan pengukuran area dalam satuan cm². Hasil validasi menunjukkan rata-rata luas daun menggunakan ImageJ sebesar 62,9163 cm², sedangkan rata-rata luas daun dengan kertas milimeter sebesar 62,5940 cm². Nilai Mean Absolute Error sebesar 1,2018 cm², Mean Absolute Percentage Error sebesar 1,9382%, Root Mean Square Error sebesar 1,4429 cm², dan koefisien determinasi sebesar 0,8928. Hasil ini menunjukkan bahwa ImageJ memiliki kesesuaian yang baik terhadap metode kertas milimeter dan layak digunakan sebagai alternatif praktis, murah, dan replikatif untuk pengukuran luas daun berbasis citra digital. Akurasi tetap dipengaruhi oleh kualitas citra, kalibrasi skala, pencahayaan, kontras latar belakang, dan ketepatan segmentasi.Kata kunci: ImageJ, luas daun, pengolahan citra digital, segmentasi citra, kertas milimeter