Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FORMULASI KERUPUK TERIKEL DENGAN PENAMBAHAN IKAN TERI DAN TEPUNG DAUN KELOR SEBAGAI MAKANAN TINGGI PROTEIN KHAS KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Hasana Husna; Besti Verawati; Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.12102

Abstract

Ikan teri dapat digunakan sebagai bahan tambahan pembuatan kerupuk dan semua sumber gizi yang terkandung dalam tubuhnya dapat dimanfaatkan oleh manusia. Makanan kering seperti kerupuk yang dapat dikonsumsi oleh semua kalangan baik anak-anak maupun dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan formulasi ikan teri dan tepung daun kelor pada pembuatan kerupuk terikel sebagai makanan tinggi protein khas Kab. Kuantan Singingi. Rancangan penelitian ini adalah rancangan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 kontrol dan 3 formulasi yaitu F1 (6%), F2 (11%), dan F3 (17%). Analisis yang dilakukan yaitu analisis deskriptif, proksimat dan One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis deskriptif kerupuk terikel pilihan terbaik yaitu kerupuk terikel formulasi F2 (11%). Analisis proksimat kerupuk terikel pilihan terbaik yang setiap 100 gram kerupuk terikel mengandung air 3,50%, kadar abu 3,8%, protein 12.7%, lemak 0,4% dan karbohidrat 15,20%. Pada uji statistik One way ANOVA adanya perbedaan antara kerupuk terikel yang diformulasi ikan teri dengan kerupuk terikel kontrol. Dua bungkus kerupuk terikel pilihan terbaik menyediakan 10% protein dari AKG laki-laki dan perempuan usia 16-64 tahun. Kerupuk terikel pilihan terbaik (F2) dapat diklaim sebagai salah satu makanan tinggi protein.