Shelfi Dwi Retnani Putri Santoso
Poltekkes Kemenkes Kupang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Intervensi Berdasarkan Evidence Based Nursing: Nafas Dalam dan Genggam Jari pada Nyeri Post Appendidtomy: APPLICATION OF INTERVENTION EVIDENCE BASED NURSING: DEEP BREATHING AND FINGER HOLD IN PAIN IN POST APPENDECTOMY Shelfi Dwi Retnani Putri Santoso; Veranica Dwi Agustin; Suci Nurjanah
WELL BEING Vol 7 No 2 (2022): Well Being Volume 7 Nomor 2
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v7i2.192

Abstract

Appendectomy is an operation to remove the appendix. The risks or side effects of an appendectomy are pain resulting from a surgical wound in the abdomen. The purpose of this study was to describe nursing care for post-appendectomy clients by application interventions based on evidence based nursing: deep breathing and finger holding. The research method used is descriptive case study research. Collecting data using interview and observation methods. This study used two clients with post appendectomy, given nursing care and deep breathing therapy and finger holding for 3 days. The results of the study found acute pain problems in client 1 and client 2, and after the care was carried out the results of the nursing evaluation for client 1 and client 2 showed that all problems were partially resolved on the third day. The conclusion of this study is that these two interventions can be used as recommendations in managing pain in post-appendectomy patients.
SYSTEMATIC REVIEW: FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PRESSURE ULCERS Wanto Paju; Dessy Natalia Riti; Shelfi Dwi Retnani Putri Santoso; Uly Agustine
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i2.229

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Luka tekanan semakin meningkat di layanan kesehatan dan dapat memperpanjang perawatan serta memperlambat pemulihan pasien. Di Indonesia, prevalensi luka tekanan di rumah sakit mencapai 33%. Tujuan: mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pressure ulcers dan mengenali faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya pressur ulcers. Studi appraisal dan metode sintesis: Dilakukan pencarian secara sistematis dengan menggunakan kata kunci pada database Ebsco, Pubmed, Medline, dan Google Scholar. Setelah itu, kualitas artikel penelitian akan dinilai menggunakan CASP, kemudian data akan diekstrak dan dianalisis secara mandiri. Hasil: Terdapat tiga artikel yang menggunakan studi retrospektif untuk mengevaluasi faktor-faktor yang dapat menyebabkan luka tekanan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendasarinya. Sebagai bagian tim kesehatan yang bertanggung jawab atas perawatan pasien secara menyeluruh, peran perawat sangat penting dalam mencegah terjadinya luka tekanan dan mengenali faktor-faktor yang berkontribusi pada terjadinya luka tekanan. Kesimpulan dan Implikasi Hasil : Perawat bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang komprehensif, termasuk mencegah terjadinya luka tekanan dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya. Dengan melakukan hal ini, angka kejadian luka tekanan dapat menurun, serta mengurangi biaya dan waktu perawatan di rumah sakit dan mempercepat program rehabilitasi bagi pasien. Keyword: pencegahan, perawat, pressure ulcers
Edukasi Peran Anak Sekolah SDN Pangadu Rade sebagai Duta Sehat Paru di Lingkungan Rumah Uly Agustine; Wanto Paju; Shelfi Dwi Retnani Putri Santoso; Alpian Umbu Dewa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 6 (2026): Volume 9 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i6.25359

Abstract

ABSTRAK Tuberkulosis (TB) paru adalah penyakit infeksi menahun yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis dan menyerang jaringan parenkim paru-paru. Penderita TB paru berpotensi menyebarkan bakteri penyebabnya melalui droplet di udara ketika batuk, bersin, atau berbicara tanpa mengenakan masker. Meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan paru dan pencegahan TB, serta membentuk duta sehat paru yang berperan sebagai perubahan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan desain intervensi edukatif dengan metode pre-test dan post-testuntuk menilai peningkatan pengetahuan dan peran siswa sebagai duta sehat paru di lingkungan rumah. penelitian menunjukkan pada pre-test, 5% siswa memiliki pengetahuan baik, 70% cukup, dan 25% kurang. Pada post-test, 100% siswa berada dalam kategori baik. Kegiatan ini menekan pada edukasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai kesehatan paru melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Kata Kunci: Tuberkulosis Paru, Edukasi, Pencegahan.  ABSTRACT Pulmonary tuberculosis (TB) is a chronic infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis that attacks the lung parenchyma. Individuals with pulmonary TB can transmit the bacteria through airborne droplets when coughing, sneezing, or speaking without wearing a mask. To improve students’ knowledge about lung health and TB prevention, and to establish lung health ambassadors who act as agents of change within the school environment. This study employed an educational intervention design using pre-test and post-test methods to assess the improvement of students’ knowledge and their role as lung health ambassadors at home. The findings showed that in the pre-test, 5% of students had good knowledge, 70% had sufficient knowledge, and 25% had poor knowledge. In the post-test, 100% of students were in the good knowledge category. This activity emphasizes educational efforts that effectively enhance students’ knowledge and awareness of lung health through the implementation of clean and healthy living behaviors. Keywords: Pulmonary Tuberculosis, Education, Prevention.