Aqidah Akhlak merupakan salah satu pokok bahasan yang sangat penting dalam pendidikan mata pelajaran karena berkaitan dengan pembentukan pribadi siswa. Sehingga dengan adanya pendidikan Aqidah Akhlak, ini dapat dapat membentuk pada karakter yang mulia, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pada keimanan serta pengabdian pada Allah SWT. Untuk mencapai pada tujuan tersebut, tentu dalam memberikan pengajaran terhadap peserta didiknya haruslah menggunakan metode pembelajaran yang dapat diterima oleh kalangan siswa-siswinya, dengan mengikuti pada adanya perkembangan terhadap peserta didiknya. Agar dapat diterimanya. Salah satu sekolahan yang berhasil dalam mengimplementasikan karakter religius terhadap siswa siswinya, ialah di SDIT Bengkulu Selatan. Bentuk nayata karakter kereligiusan yang dimiliki oleh siswa-siswa di SDIT Bengkulu Selatan meliputi pada Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun atau biasa disebut dengan 5S, mencium tangan para guru maupun orang tua ataupun orang yang lebih dewasa darinya, berdoa sebelum memulai pada mata pelajaran, sholat dhuha, sikap tolong-menolong antar sesama dalam masalah kebaikan. Tujuan dari pada penelitian ini, tidak lain bertujuan untuk mengetahui prihal bentuk-bentuk pada metode yang digunakan oleh guru Aqidah Akhlak dalam menerapkan karakter religius pada siswa-siswinya. Sedangkan metode penelitian ini yang digunakan oleh penulis, menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Dengan mengguenkan teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis, meliputi pada dua hal, yakni wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini, bahwa metode yang digunakan oleh guru-guru SDIT Bengkulu Selatan dalam membentuk pada karakter religius pada siswa-siswinya terdapat delapan hal. Meliputi pada diskusi, ceramah, memberikan contoh yang baik, pembiasaan, pemeberian hadiah dan hukuman, drama atau role playing, praktek secara langsung atau demonstrasi, tanya jawab.