Hoirul Anam
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROBLEMATIKA PENDIDIK YAYASAN PORTAL MUALLIM DI LOMBOK UTARA DALAM MENERAPKAN METODE PEMBELAJARAN DARING DIMASA PANDEMI Hoirul Anam; Suwadi
Islamic EduKids: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2022): Islamic EduKids (Desember 2022)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/iek.v4i2.6166

Abstract

Artikel ini, disusun agar dapat membahas pada problematika yang dihadapi oleh tenaga pendidik pada yayasan Poratal Muallim Lombok Utara dalam menerapkan pada metode pembelajaran daring pada masa Covid-19. Metode pembelajaran during merupakan sebuah bentuk upaya, agar dapat mencegah pada penularan Covid-19. Pembahasan pada artikel ini terdapat pada beberapa hal yang meliputi pada biografi singkat pada yayasan Portal Muallim, konsep pendidik, dampak Covid-19, problematika pendidik pada yayasan Portal Muallim. Metode penelitian yang digunakan penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu metode yang langsung terjun pada lapangan untuk menggali pada subjek penelitianya. Data yang digunakan oleh penulis terdapat dua bagian, yang meliputi pada data primer yang langsung didapat pada sumber penelitian dengancara mewancarainya. Kedua data sekunder yaitu data digunakan sebagai pelengkap pada data primer, data ini meliputi pada jurnal, buku. Hasil dari penelitian ini, tentang probelamtika pendidik pada yayasan Portal Muallim saat menerapkan pada metode pembelajaran during terdapat lima hal yaitu, sarana prasarana, kurangnya pemahaman bagi orang tua terhadap teknologi, ketidaksiapan guru dalam menerapkan metode daring, jaringan, kesulitan dalam mengambil perhatian anak-anak
Pemikiran Pendidikan Islam Imam Al-Zarnuji dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Era Modern Ummi Choiriyah; Hoirul Anam
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i1.410

Abstract

Pemikiran seorang tokoh ulama terdahulu tentunya tidak selalu relevan apabila diimplementasikan pada era modern saat ini. Akan tetapi pemikiran konsep pendidikan Islam Imam Al-Zarnuji apabila diterapkan pada pendidikan Islam pada era modern ini masih cukup relevan. Terlihat dari masih banyak pakar pendidikan Islam yang menggunakan pemikiran al-Zarnuji yang tertuang dalam kitabnya sebagi referensi dalam menuntut ilmu di Indonesia. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran dari tokoh ulama Al-Zarnuji mengenai pendidikan Islam serta relevansinya terhadap pendidikan era modern. Penulisan ini menggunakan studi kepustakaan (library research) yang difokuskan pada rumusan masalah yang menggali lebih dalam mengenai pemikiran Imam Al-Zarnuji tentang Pendidikan Islam dan  bagaimana relevansinya terhadap pendidikan di era modern. Sumber primer penulisan ini menggunakan kitab Burhanul Islam Al-Zarnuji yang berjudul “Ta’lim al-Muta’allim”. Sedangkan sumber sekunder yang digunakan yaitu data yang bisa diperoleh dari literatur-literatur pendukung sumber primer, seperti jurnal, buku dan referensi lainnya yang terpercaya. Hasil dari penulisan ini menunjukkan bahwa Al-Zarnuji termasuk kepada aliran konservatif-religius. Al-Zarnuji menafsirkan bahwa semua yang menyangkut tujuan menuntut ilmu harus berpangkal dari ajaran agama. Seluruh kegiatan peserta didik dalam memperoleh ilmu harus berdasarkan agama. Konsep-konsep pendidikan al-Zarnuji yang meliputi tujuan pendidikan, pendidik, peserta didik, kurikulum dan metode pembelajaran masih relevan untuk dditerapkan pada era modern sekarang.
Implementasi Pendidikan Aqidah Akhlak dalam Pembentukan Karakater Religius pada Siswa di SDIT Bengkulu Selatan Hoirul Anam; M. Wasith Achadi
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i1.532

Abstract

Aqidah Akhlak merupakan salah satu pokok bahasan yang sangat penting dalam pendidikan mata pelajaran karena berkaitan dengan pembentukan pribadi siswa. Sehingga dengan adanya pendidikan Aqidah Akhlak, ini dapat dapat membentuk pada karakter yang mulia, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pada keimanan serta pengabdian pada Allah SWT. Untuk mencapai pada tujuan tersebut, tentu dalam memberikan pengajaran terhadap peserta didiknya haruslah menggunakan metode pembelajaran yang dapat diterima oleh kalangan siswa-siswinya, dengan mengikuti pada adanya perkembangan terhadap peserta didiknya. Agar dapat diterimanya. Salah satu sekolahan yang berhasil dalam mengimplementasikan karakter religius terhadap siswa siswinya, ialah di SDIT Bengkulu Selatan. Bentuk nayata karakter kereligiusan yang dimiliki oleh siswa-siswa di SDIT Bengkulu Selatan meliputi pada Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun atau biasa disebut dengan 5S, mencium tangan para guru maupun orang tua ataupun orang yang lebih dewasa darinya, berdoa sebelum memulai pada mata pelajaran, sholat dhuha, sikap tolong-menolong antar sesama dalam masalah kebaikan. Tujuan dari pada penelitian ini, tidak lain bertujuan untuk mengetahui prihal bentuk-bentuk pada metode yang digunakan oleh guru Aqidah Akhlak dalam menerapkan karakter religius pada siswa-siswinya. Sedangkan metode penelitian ini yang digunakan oleh penulis, menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Dengan mengguenkan teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis, meliputi pada dua hal, yakni wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini, bahwa metode yang digunakan oleh guru-guru SDIT Bengkulu Selatan dalam membentuk pada karakter religius pada siswa-siswinya terdapat delapan hal. Meliputi pada diskusi, ceramah, memberikan contoh yang baik, pembiasaan, pemeberian hadiah dan hukuman, drama atau role playing, praktek secara langsung atau demonstrasi, tanya jawab.