Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Protokol Kesehatan serta Pengenalan Digital Marketing kepada Mitra Nafisya Bakery Muhammad Adam Ryansah; Aprilia Nurul Mufidah; Maulana Putra Pamungkas; Wildan Faisol Rizal; Cahyani Haqqu Hadiyani; Indra Ariawan; Febrina Fauziah; Ahmad Fachrudin Fanani; Fajar Al Amin; Rahayu Sri Utami
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i1.3309

Abstract

Pengabdian ini dilakukan agar mahasiswa pengabdian bisa mengetahui upaya dan langkah-langkah usaha umkm dalam mengahadapi pandemic covid-19. Kegiatan pengabdian ini memfokuskan pada pengembangan UKM (Usaha Kecil dan Menengah). Kegiatan ini dapat mengembangkan kreativitas mahasiswa dalam membantu dan mengidentifikasi permasalahan yang ada di masyarakat khususnya dalam kewirausahaan. Metode pelaksanaannya antara lain diskusi, wawancara, dan edukasi digital marketing. Hasil dari pendampingan pada Mitra Nafisya Bakery telah memberikan edukasi terkait dengan pembuatan NIB (Nomor Ijin Berusaha), pengelolaan keuangan, pembuatan label kemasan baru, pembuatan facebook marketplace, pembuatan akun online shop Instagram, pemberian alat tepat guna bagi Mitra Nafisya Bakery.
Penerapan Protokol Kesehatan serta Pengenalan Digital Marketing kepada Mitra Nafisya Bakery Muhammad Adam Ryansah; Aprilia Nurul Mufidah; Maulana Putra Pamungkas; Wildan Faisol Rizal; Cahyani Haqqu Hadiyani; Indra Ariawan; Febrina Fauziah; Ahmad Fachrudin Fanani; Fajar Al Amin; Rahayu Sri Utami
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i1.3309

Abstract

Pengabdian ini dilakukan agar mahasiswa pengabdian bisa mengetahui upaya dan langkah-langkah usaha umkm dalam mengahadapi pandemic covid-19. Kegiatan pengabdian ini memfokuskan pada pengembangan UKM (Usaha Kecil dan Menengah). Kegiatan ini dapat mengembangkan kreativitas mahasiswa dalam membantu dan mengidentifikasi permasalahan yang ada di masyarakat khususnya dalam kewirausahaan. Metode pelaksanaannya antara lain diskusi, wawancara, dan edukasi digital marketing. Hasil dari pendampingan pada Mitra Nafisya Bakery telah memberikan edukasi terkait dengan pembuatan NIB (Nomor Ijin Berusaha), pengelolaan keuangan, pembuatan label kemasan baru, pembuatan facebook marketplace, pembuatan akun online shop Instagram, pemberian alat tepat guna bagi Mitra Nafisya Bakery.
PT Asuransi Jiwasraya Sebagai Pelaku Kejahatan Korporasi Terhadap Analisis Pertanggungjawaban Pidana Korporasi David Aditya Ananta; Rahma Kamilia Putri Samudra; Rahayu Sri Utami
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.941

Abstract

Perkembangan dunia usaha yang semakin kompleks telah menempatkan korporasi tidak hanya sebagai subjek ekonomi, tetapi juga sebagai aktor potensial dalam tindak pidana yang berdampak luas terhadap keuangan negara dan kepentingan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi PT Asuransi Jiwasraya sebagai pelaku kejahatan korporasi dalam perspektif hukum pidana, khususnya dalam konteks pertanggungjawaban pidana korporasi pada tindak pidana korupsi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, melalui penelaahan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus Jiwasraya tidak dapat dipahami sebagai penyimpangan individual semata, melainkan merupakan kejahatan korporasi yang dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan melalui kebijakan strategis perusahaan yang mengabaikan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik. Korporasi terbukti berperan aktif sebagai pelaku yang memperoleh manfaat dari kebijakan investasi berisiko dan manipulatif yang menimbulkan kerugian besar bagi keuangan negara. Dalam perspektif hukum pidana, penerapan pertanggungjawaban pidana korporasi terhadap PT Asuransi Jiwasraya memiliki dasar yuridis yang kuat, baik melalui teori identifikasi maupun teori agregasi, yang menempatkan kehendak dan tindakan organ pengurus sebagai kehendak korporasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemidanaan korporasi merupakan langkah normatif dan strategis untuk mewujudkan keadilan substantif, memperkuat tata kelola badan usaha milik negara, serta mencegah terulangnya kejahatan korporasi di masa mendatang.
Integritas Dalam Bayang Polarisasi Terhadap Keamanan Demokrasi Melalui Pemilu Jujur Dan Adil Moch. Gufron Fajar Rezki; Rahayu Sri Utami
Lex Et Lustitia Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Moch. Sroedji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara integritas pemilu, polarisasi politik, dan keamanan demokrasi dalam konteks dinamika politik lokal di Indonesia yang masih diwarnai oleh praktik politik dinasti dan loyalitas personal. Integritas pemilu menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas demokrasi, terutama ketika polarisasi sosial-politik semakin menguat dan memengaruhi rasionalitas pemilih. Dalam situasi tersebut, pemilu tidak lagi dipahami sekadar sebagai mekanisme memilih pemimpin, melainkan sebagai instrumen legitimasi yang menentukan kepercayaan publik terhadap sistem politik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis melalui wawancara, studi literatur, dan analisis dokumen untuk menelaah bagaimana integritas penyelenggara pemilu berperan meredam potensi konflik, mengurangi penyebaran disinformasi, serta memperkuat kohesi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas penyelenggara pemilu memiliki dampak langsung terhadap persepsi publik, legitimasi pemerintahan, serta ketahanan demokrasi. Penyelenggara yang profesional, transparan, dan bebas intervensi mampu membatasi dampak negatif polarisasi, mencegah konflik horizontal, dan mengurangi ruang bagi praktik manipulatif seperti politik uang dan mobilisasi birokrasi. Sebaliknya, ketika integritas ini melemah, demokrasi menjadi rentan terhadap delegitimasi, ketidakstabilan politik, dan meningkatnya ketegangan sosial. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan prinsip pemilu jujur dan adil merupakan prasyarat utama bagi demokrasi yang sehat, sekaligus mekanisme korektif terhadap distorsi politik yang ditimbulkan oleh polarisasi dan politik dinasti. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pembuat kebijakan dan masyarakat sipil dalam merancang strategi penguatan demokrasi yang lebih substantif dan berkelanjutan.