Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Trainer Programmable Logic Controller (PLC) dan Elektropneumatik untuk Siswa SMK N 1 Bukittinggi M. Afwa Aghnia Fauza; Ta'ali
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 2 (2020): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Februar
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.246 KB)

Abstract

Media Pembelajaran Trainer adalah salah satu media yang tergolong dalam media tiga dimensi yang memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga pembelajaran akan lebih aktif, efektif, efisien. Berdasarkan observasi di SMK Negeri 1 Bukittinggi, trainer PLC dan trainer pneumatik belum praktis dan efektif, sehingga perlu dilakukan pengembangan trainer PLC dan Elektropneumatik untuk siswa di sekolah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan desain 4D. Hasil yang didapatkan dari penelitan ini adalah trainer PLC dan elektropneumatik yang dikembangkan dikategorikan sangat valid, sangat praktis dan efisien.
Pengembangan Trainer Programmable Logic Control (PLC) Berbasis Microcontroller untuk Siswa SMK N 1 Bukittinggi Arianto Arianto; Ta'ali
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 2 (2020): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Februar
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.674 KB)

Abstract

Mata pelajaran Programmable Logic Control (PLC) merupakan mata pelajaran praktikum yang membutuhkan trainer sebagai media untuk interaksi antara guru dan siswa.. trainer yang ada di SMK N 1 bukittinggi masih tergolong belum praktis dan efektif. Untuk itu perlu adanya pengembangan Trainer PLC berbasis Microcontroller yang valid, praktis dan efektif sebagai penunjang dalam praktikum PLC. Jenis Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development), yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu Define, Designe, Develop,Disseminate. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah Trainer PLC berbasis Microcntroller yang valid, Praktis dan Efektif sebagai media praktikum pada mata pelajaran PLC.
Pengembangan LKPD pada Mata Pelajaran Instalasi Motor Listrik di SMK Negeri 1 Bukittinggi Afdal Zikri; Ta'ali
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 2 (2020): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Februar
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.258 KB)

Abstract

LKPD adalah suatu bahan ajar cetak berupa lembar-lembar kertas yang berisi materi, ringkasan, dan petunjuk-petunjuk pelaksanaan tugas pembelajaran yang harus di kerjakan oleh peserta didik. Dengan adanya LKPD siswa dapat lebih aktif dalam mengembangkan potensi dirinya secara mandiri. Berdasarkan observasi di SMK Negeri 1 Bukittinggi, LKPD yang digunakan di sekolah masih belum sesuai dengan tuntunan kurikulum 2013 yang menuntun siswa untuk dapat aktif dan struktur LKPD yang ada di sekolah belum sesuai dengan struktur LKPD yang semestinya. Jenis penelitian yang digunakan dalam pengembangan LKPD ini yaitu penelitian R&D (Research and Development) dengan menggunakan model 4D. Hasil yang didapatkan dari penelitan ini adalah pengembangan LKPD yang dikategorikan valid, sangat praktis dan efisien.
Pengembangan Modul Programmable Logic Controller (PLC) dan Pneumatik untuk Siswa SMK N 1 Bukittinggi Rizky Armanda; Ta'ali
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 2 (2020): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Februar
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.144 KB)

Abstract

Modul adalah suatu bahan ajar yang melengkapi segala kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan siswa sehingga siswa lebih bisa belajar mandiri dengan meminimalkan arahan dari guru. Berdasarkan observasi di SMK Negeri 1 Bukittinggi, modul pembelajaran PLC dan pneumatik belum praktis dan efektif, sehingga perlu dilakukan pengembangan modul pembelajaran PLC dan pneumatik untuk siswa di sekolah tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan metode pengembangan 4-D. Model pengembangan 4-D ( Trianto, 2010:93-96 ) mempunyai empat tahapan dalam pengembangannya, yaitu tahap I ( define ), tahap II ( design ), tahap III ( develop ) dan tahap IV ( disseminate ). Hasil yang didapatkan dari penelitan ini adalah modul pembelajaran PLC dan pneumatic yang dikembangkan dikategorikan sangat valid, sangat praktis dan efisien.
PERSEPSI GURU SMK TERHADAP PENERAPAN KECERDASAN BUATAN DALAM PEMBELAJARAN INFORMATIKA Indra Jati Desrizal; Ta'ali; Titi Sri Wahyuni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.37536

Abstract

The rapid development of artificial intelligence (AI) continues to reshape learning practices, including Informatics subjects in vocational high schools, where teachers are required to be increasingly adaptive to modern technologies. However, the level of AI utilization in vocational education remains varied and is strongly influenced by teachers’ perceptions as the key actors in classroom implementation. This study aims to analyze vocational school teachers’ perceptions of AI integration in Informatics learning, focusing on perceived usefulness, ease of use, readiness, and the challenges they encounter. The research employed a quantitative descriptive survey method involving Informatics teachers from several vocational schools. Data were collected using a validated Likert-scale questionnaire,and analyzed with descriptive statistics. The findings indicate that most teachers hold positive perceptions of AI, recognizing its potential to support material preparation, assessment processes, and personalized learning. Nevertheless, actual implementation remains limited due to constraints such as insufficient technical skills, lack of structured training, and inadequate school facilities and connectivity. These results highlight the need to strengthen teachers’ literacy and competencies through practice-oriented training and the provision of supporting infrastructure to ensure effective AI integration in Informatics learning.