Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN BERVISI SETS MELALUI DISKUSI FISH BOWL MENGGUNAKAN ARTIKEL KIMIA Sholikhati, Anisa; Wahyukaeni, Titi; Binadja, Achmad
Chemistry in Education Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh modelpembelajaran bervisi SETS melalui diskusi fish bowl menggunakan artikel kimiaterhadap hasil belajar asam-basa kelas XI SMA N 1 Jekulo Kudus. Populasipenelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA N 1 Jekulo Kudus tahun pelajaran2010/2011, sedangkan sampel penelitian siswa kelas XI IPA-3 sebagai kelaseksperimen dan kelas XI IPA-4 sebagai kelas kontrol. Sampel penelitian diambildengan teknik purposive sampling.Metode yang digunakan dalam pengambilandata adalah dokumentasi, tes, observasi, dan angket. Berdasarkan analisis data,pengaruh model pembelajaran bervisi SETS melalui diskusi fish bowlmenggunakan artikel kimia terhadap hasil belajar siswa ditunjukkan denganangka korelasi 0,46 dan memiliki pengaruh sebesar 21,24%. Pengaruh terhadapaspek afektif dan psikomotorik juga ditunjukkan secara deskriptif melalui hasilrata-rata nilai kelas eksperimen yang lebih baik dari pada kelas kontrol. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran bervisi SETS melaluidiskusi fish bowl menggunakan artikel kimia memberikan pengaruh positifterhadap hasil belajar siswa.
Korelasi Hasil Pemeriksaan Mikroskopis Sputum Basil Tahan Asam dengan Tes Cepat Molekuler (GeneXpert) pada Pasien Tuberkulosis di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Zamroni, Aini Rizka Amalia; Rusidah, Yunita; Sholikhati, Anisa
Jaringan Laboratorium Medis Vol. 7 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlm.v7i1.12780

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a leading cause of global mortality, with 10.6 million new cases reported worldwide in 2023 by the World Health Organization (WHO), including 450,000 cases of rifampicin-resistant TB (RR-TB). This study aimed to determine the correlation between Acid-Fast Bacilli (AFB) smear and Rapid Molecular Test (TCM) results among TB patients at Dr. Loekmono Hadi General Hospital, Kudus. This descriptive-analytic study employed a cross-sectional design and involved 45 randomly selected TB patients who met the inclusion and exclusion criteria in January 2025. Each patient underwent both AFB smear and TCM (GeneXpert) examinations. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis, with the Chi-Square test used to assess the correlation. The results showed that the majority of patients were aged 46–65 years (48.8%) and male (57.8%). TCM detected MTB Not Detected in 66.7% of patients, while 80% had negative AFB smear results. The Chi-Square test revealed a significant correlation between the two methods (p < 0.001). In conclusion, TCM is more sensitive than AFB smear in detecting TB. These findings imply that broader implementation of TCM in TB screening and diagnosis is essential to enhance early detection accuracy and improve disease control efforts.
Pengaruh Biji Kopi dalam Formulasi Sabun Padat Aromaterapi sebagai Produk Perawatan Kulit Sukoharjanti, Bintari Tri; Sholikhati, Anisa; Mundiyastutik, Yayuk; Janatullaili, Anisa Luthfia
Majalah Farmaseutik Vol 21, No 4 (2025)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v21i4.110096

Abstract

Biji kopi berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan alami dalam produk perawatan kulit karena aroma khas dan teksturnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk biji kopi (Coffea sp.) dan menentukan formulasi optimal sabun padat yang mengintegrasikan serbuk biji kopi aromaterapi berbasis minyak zaitun dan Virgin Coconut Oil (VCO). Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan tiga variasi konsentrasi serbuk biji kopi yaitu 15%, 30%, dan 45%. Evaluasi meliputi pengamatan organoleptik, homogenitas, pH, tinggi busa, hedonik. Efek aromaterapi dinilai berdasarkan kestabilan aroma dan respons sensoris selama pemakaian. Hasil menunjukkan seluruh formula memiliki mutu fisik yang baik, pH sesuai untuk sabun mandi. Seluruh formula memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI 3532:2016) untuk sabun padat, dengan nilai pH yang berada dalam rentang aman (9,0–11,0) dan homogenitas yang baik. Formula F2 (30%) menghasilkan kinerja optimal. Aroma kopi tetap stabil dan memberikan sensasi nyaman bagi pengguna. Dapat disimpulkan bahwa sabun padat aromaterapi berbahan biji kopi aman digunakan dan berpotensi dikembangkan sebagai produk perawatan kulit berbasis bahan alami. Disimpulkan bahwa konsentrasi biji kopi F2 (30%) adalah titik keseimbangan terbaik untuk menghasilkan sabun aromaterapi yang berkualitas, aman, dan dapat diterima secara sensoris.