Rugayyah Alyidrus
Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi dan Uji Aktivitas Sediaan Gel Handsanitizer Ekstrak Kulit Batang Kayu Jawa (Lannea Coromandelica) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Rugayyah Alyidrus; Nur Laela Alydrus; Yuli Supianti
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2022): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.162 KB) | DOI: 10.56314/inhealth.v1i2.50

Abstract

Kulit batang kayu jawa (Lannea coromandelica) mengandung senyawa golongan salah satunya flavonoid. Flavonoid yang merupakan golongan fenol berperan sebagai antibakteri sehingga dapat dimanfaatkan sebagai handsanitizer. Tujuan penelitian ini adalah membuat formulasi handsanitizer ekstrak kulit batang kayu jawa (Lannea coromandelica) serta aktivitas sebagai antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Metode eksperimental menggunakan ekstraksi maserasi dengan pelarut etanol 96% dan diformulasi menjadi sediaan gel handsanitizer dengan konsentrasi ekstrak formula 1 1%, formula 2 3% dan formula 3 5%. Gel handsanitizer di evaluasi meliputi uji organoleptik, uji pH, uji daya sebar, dan uji homogenitas. Pengujian antibakteri yang digunakan adalah metode difusi sumuran. Hasil evaluasi sediaan menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang kayu jawa dapat diformulasi menjadi sediaan gel. Sediaan gel handsanitizer memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus pada Formula dengan konsentrasi 1% (2,8 mm), konsentrasi 3 % (5,9 mm),  dan konsentrasi 5 % (7,6 mm). Berdasarkan uji statistik anova one way kontrol (-) signifikan atau terdapat perbedaan terhadap konsentrasi 1%, 3% dan 5%. Sedangkan kontrol (+) non signifikan atau tidak terdapat perbedaan bermakna terhadap konsentrasi 3%.
Deteksi Entamoeba coli Pada Anak Balita Stunting Menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR) Nur Laela Alydrus; Rugayyah Alyidrus; Welna Souhuwat
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 2 No. 1 (2023): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.87 KB) | DOI: 10.56314/inhealth.v2i1.100

Abstract

Stunting pada anak merupakan masalah kekurangan gizi kronis karena pemberian makanan yang kurang sesuai dengan gizi seimbang mengakibatkan asupan gizi berkurang, sehingga menyebabkan terhambatnya pertumbuhan mental dan pekembangan motorik. Entamoeba coli hidup sebagai komensial di rongga usus besar. Dalam daur hidupnya terdapat stadium vegetatif dan stadium kista. Morfologinya mirip Entamoeba histolytica namun Entamoeba coli  tidak bersifat pathogen sehingga jarang menyebabkan insiden. Akan tetapi, jumlah yang melebihi ambang  batas maka bisa menyebabkan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Entamoeba coli pada feses balita anak stunting menggunakan metode PCR. Jenis penelitian yang digunakan adalah desain penelitian deskriptif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari 16 sampel feses anak balita stunting tidak terdapat Entamoeba coli pada visualisasi Gel doc dengan target 550 bp. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat Entamoeba coli pada sampel feses anak balita stunting dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) dengan target 550 bp.