Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS SOSIO-NORMATIF TERHADAP PUTUSNYA PERKAWINAN “PERCERAIAN” DISEBABKAN ADANNYA KETIDAK HAMONISAN DALAM RUMAH TANGGA Nashiruddin; Hadi
Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan Vol. 14 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.438 KB) | DOI: 10.55352/uq.v14i2.395

Abstract

“Perkawinan yang ideal menjadi harapan setiap pasangan yang melangsungkan perkawinan, akan tetapi tidak selamanya seperti yang diharapkan, kegagalan dalam perkawinan akibat konflik (ketidakharmonisan) dari keluarga atau rumah tangga sering diakhiri dengan perceraian. Ketidakharmonisan keluarga adalah keadaan suatu keluarga yang didalamnya sudah tidak ada lagi ketenangan lahir maupun batin, karena berkurangnya atau tiadanya kerelaan dan keselarasan untuk hidup bersama dalam kesatuan keluarga. Ketidakharmonisan keluarga harus diselesaikan supaya keluarga tetap bahagia, sejahtera, dan mendapatkan ketenangan batin. Apabila keluarga sudah tidak harmonis lagi, maka sangat rawan akan terjadi perceraian. Karenanya, dalam hal ini perceraian merupakan jalan terakhir yang ditempuh apabila kedua belah pihak sudak tidak mungkin rukun kembali.”