Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EPISTEMOLOGI HUKUM ISLAM: Abdul Mun’im
Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan Vol. 10 No. 2 (2017): Ummul Qura : Jurnal Ilmiah Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.59 KB) | DOI: 10.55352/uq.v10i2.437

Abstract

Sebenarnya dalam al-Qur’an ataupun al-Sunah sudah disebutkan mengenai tertib urutan pemakaian beberapa sumber dan dalil hukum yang ada, seperti disebutkan dalam al-Qur’an “wahai orang-orang yang beriman ta’atlah kamu semua kepada allah, dan Tatatlah kepada rasul utusan Allah, dan orang yang menguasai urusan diantara kamu. Seandainya ada perselisihan diantara kamu tentang sesuatu maka kembalikanlah kepada allah dan Rasulnya, jika kamu semua beriman kepada Allah dan hari akhir, hal demikian lebih baik bagimu dan lebih akibatnya“. Dalil ini ditopang dengan Hadith Nabi yang mengutus Mu’adz bin Jabal ke Yaman, dengan kesimpulan bahwa mu’adz memutuskan perkara pertama kepada al-Qur’an, selanjutnya dengan al-Sunah, kalau tidak ada dalam sunah Rasul, maka Mu’adz akan berijtihad dengan nalarnya. Untuk itu dapat diambil pemahaman bahwa dalam mencari fiqih seorang mujtahid akan memahami nas al-Qur’an atau al-Sunah, kemudian kalau tidak ada dalam keduanya mereka akan berijtihad dengan berbagai metode yang beragam mulai dengan ijma’, qiyas yang dalam katagori adilah al-ahkam. Untuk itu munculah istilah Ijtihad, Istidlal, istinbat, istiqra’ dan sebagainya dalam rangka mencari pemahaman status hukum dari sebuah persoalan yang ditemui sehingga pada akhirnya akan menghasilkan fiqih.
PEMBERDAYAAN SANTRIPRENEUR MELALUI PRODUKSI “D’BOX CRISPY“ DI PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAT LAMONGAN Abdul Mun’im; Abdullah As’ad; Muhimmatul Hasanah; Misbahul Mun’im Fattah; Muh Mu’amar Al Khotimi
Keris: Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 2 (2021): Desember : KERIS : Journal of Community Engagement
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/keris.v1i2.311

Abstract

Santripreneur sangatlah penting dalam Pondok Pesantren dan di Pondok Pesantren Sunan Drajat adalah pondok pesantren yang terletak di desa banjarwati kecamatan paciran yang mana berada di kompleks yang luas dan baru baru ini sedang mengenalkan santri dalam bidang bisnis . Pondok Pesantren Sunan Drajat nantinya akan menjadi contoh untuk pesantren lain khususnya yang ada di lamongan dan jawa timur dalam upaya peningkatan kualitas santri yang berjiwa interpreneur. Adapun kendala yang dihadapi adalah kurangnya santri yang mempunyai jiwa interpreneur. Sehingga solusi yang dapat di berikan adalah dengan mengadakan Pemberdayaan Santripreneur Melalui Produksi “D’BOX CRISPY” dengan bersama santri Pondok Pesantren Sunan Drajat. Tujuan dari program ini adalah untuk memberdayakan santri Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam menanamkan jiwa jiwa interpreneur dalam progrm tersebut. Kemudian metode yang digunakan adalah dengan melakukan pembuatan pelapah pisang yang di kembangkan menjadi kripik pelapah pisang dan nantinya juga belajar memperkenalkan atau mempromosikan produk yang dibuatnya tadi. Lain daripada itu hasil dari program ini adalah Pondok Pesantren Sunan Drajat dapat meningkatkan santri santri yang berjiwa interpreneur.