Annisa Al Aqsath
Universitas Dharma Andalas

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Komunikasi Interpersonal Dalam Pembinaan Wanita Tuna Susila (WTS) Sumatera Barat Pada Panti Sosial Karya Wanita Andam Dewi Solok Annisa Al Aqsath; Ria Edlina
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 3 No. 2 (2023): Mei - Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v3i2.758

Abstract

Pola Komunikasi bentuk atau pola hubungan antara dua orang atau lebih dalam proses pengiriman serta penerimaan pesan. Wanita Tuna Susila (WTS) merupakan salah satu penyakit masyarakat yang harus dihentikan penyebarannya tanpa mengabaikan usaha pencegahan dan perbaikannya. Mengatasi permasalahan Wanita Tuna Susila (WTS) Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat mendirikan suatu tempat rehabilitasi yakni Panti Sosial Karya Wanita Andam Dewi. Panti Sosial Karya Wanita Andam Dewi memiliki empat program rehabilitasi yakni bimbingan fisik, bimbingan keagamaan, bimbingan sosial (konseling) dan pelatihan keterampilan. Bimbingan sosial atau konseling dibimbing oleh konselor untuk membimbing dan mengarahkan klien dengan cara berkomunikasi secara interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pola Komunikasi Interpersonal melalui Rehabilitasi Sosial dengan pelaksanaan rehabilitas sosial melalui komunikasi verbal dan nonverbal antara konselor dan WTS di Panti Sosial Karya Wanita Andam Dewi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dan observasi serta dokumentasi kepada pihak Panti Sosial Karya Wanita Andam Dewi. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori Penetresi Sosial. Terdapat konsep dalam teori Penetresi Sosial yaitu Interaksi, Penyusunan Pesan, Penyampaian Pesan. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa ada dua bentuk komunikasi interpersonal antara konselor dan WTS yaitu komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal. Komunikasi verbal yang digunakan ialah menggunakan bahasa yang Sopan, penggunaan kata-kata yang lemah lembut dan mudah dimengerti. Sedangkan komunikasi nonverbal yang digunakan ialah gerakan tubuh, ekspresi wajah, sentuhan atau haptics, paralinguistik, kedekatan jarak dan penampilan.