Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : mimbar integritas

Peningkatan Literasi Kesehatan pada Masyarakat melalui Edukasi Berbasis Komunitas di Desa Sagoe Bireuen Bukhari Bukhari; Aris Winandar; Sri Wahyuni
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8576

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan literasi kesehatan lingkungan pada masyarakat Desa Sagoe, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, melalui edukasi berbasis komunitas. Di Indonesia, penyakit berbasis lingkungan seperti diare dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) masih menjadi masalah utama, terutama di wilayah dengan sanitasi buruk dan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap higiene dasar. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif dengan tiga tahap: persiapan survei lapangan dan materi, pelaksanaan sosialisasi pada 16 Oktober 2025 melalui ceramah interaktif, demonstrasi pengelolaan limbah, dan diskusi kelompok, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat, dari rata-rata skor 40% pada pre-test menjadi 75% pada post-test, dengan peningkatan 35% pada indikator sanitasi lingkungan dan pengelolaan sampah mandiri. Temuan ini menegaskan efektivitas metode berbasis komunitas dalam memutus rantai penularan penyakit melalui peningkatan pemahaman dan perilaku mandiri. Selain itu, hasil kegiatan menunjukkan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-6, dan integrasi program ke dalam kegiatan kerja desa direkomendasikan untuk menjamin keberlanjutannya.
PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT (PKM) TENTANG PENYULUHAN PENANGGULANGAN DBD DI SD NEGERI 7 PEUSANGAN, BIREUEN Sri Wahyuni; Aris Winandar; Una Elfia; Annisa Irma Ivana; Ismalia Mufi; Nadya Rizkia; Najwa Salsabila; Nazilatul Ula; Syakira Zaura
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.7673

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia, khususnya di lingkungan sekolah dasar. Kegiatan Pengabdian Kesehatan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik siswa dalam upaya pencegahan DBD melalui penyuluhan dan pelatihan jumantik cilik di SD Negeri 7 Peusangan, Bireuen. Metode pelaksanaan meliputi Pretest, penyuluhan menggunakan media leaflet, poster, scrapbook, pelatihan 3M Plus, serta Posttest sebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan praktik siswa setelah penyuluhan, serta penurunan Container Index (CI) dan House Index (HI) di lingkungan sekolah. Penyuluhan berbasis sekolah ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku siswa terkait pencegahan DBD. Kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan melalui program monitoring rutin oleh pihak sekolah dan dukungan orang tua.
EDUKASI TENTANG PENYAKIT SKABIES DAN PEMBERDAYAAN KEPADA ANAK-ANAK DI PANTI ASUHAN GEURUGOK KABUPATEN BIREUEN Sri Wahyuni; Aris Winandar; Cut Fitriani Rahayu; Dianda Sahira; Najwa Syathira; Zahratul Fitri; Nisfiani Nisfiani; Fatia Rita; Cut Dini Shaleha
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6930

Abstract

Penyakit skabies adalah penyakit menular yang berkaitan dengan lingkungan dan disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei var hominis. Skabies merupakan masalah kesehatan yang sering dihadapi oleh anak-anak di panti asuhan karena kondisi lingkungan padat dan sanitasi yang kurang memadai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberdayakan anak-anak Panti Asuhan Geurugok mengenai penyakit skabies melalui penyuluhan kesehatan. Metode kegiatan meliputi pretest, penyuluhan interaktif, sesi tanya jawab, dan posttest terhadap 50 anak. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan anak-anak dari rata-rata 45% pada pretest menjadi 85% pada posttest. Observasi menunjukkan perubahan perilaku positif dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak tentang pencegahan skabies, sehingga diharapkan dapat menurunkan angka kejadian skabies di lingkungan panti asuhan.