Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi masyarakat terhadap pengobatan tradisional pada penyakit tulang Sri Wahyuni; Cut Fitriani Rahayu; Cut Dini Shaleha; Rahmat Riski; Najwa Salsabila; Sayyed Sabiq; Syakila Zaura
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 3 (2026): March Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i3.2516

Abstract

Background: Traditional medicine is still widely used by rural communities as an alternative approach to managing bone diseases and musculoskeletal complaints. The practice of bone sorting in Samuti Village by local practitioners remains trusted and used by the community due to cultural factors, accessibility, and perceived empirical experience. Purpose: To analyze community perceptions and levels of trust toward traditional treatment for bone diseases in Samuti Village. Method: The study used a descriptive qualitative approach, collecting data through in-depth interviews and participant observation with community members who had undergone bone-sharpening treatment. Data were analyzed thematically to describe perceptions, experiences, and factors influencing their choice of traditional medicine. Result: The majority of people have a positive perception of traditional medicine. Bone massage is considered effective for treating mild to moderate ailments such as sprains, aches, and joint pain. Ease of access, an "as you wish" payment system, and trust built through personal experience, community testimonials, and local wisdom are key reasons for choosing traditional medicine. Conclusion: Traditional medicine still plays a vital role in the public health system of Samuti Village. However, effective integration and referral mechanisms with formal health services are needed to ensure patient safety and optimize health care delivery.   Keywords: Bone Diseases; Bone Massage; Community Perception; Traditional Medicine; Trust.   Pendahuluan: Pengobatan tradisional masih banyak dimanfaatkan oleh masyarakat pedesaan sebagai alternatif penanganan penyakit tulang dan keluhan muskuloskeletal. Praktik pengurutan tulang di Desa Samuti oleh praktisi lokal tetap dipercaya dan digunakan oleh masyarakat karena faktor budaya, aksesibilitas, dan pengalaman empiris yang dirasakan. Tujuan: Untuk menganalisis persepsi dan tingkat kepercayaan masyarakat Desa Samuti terhadap pengobatan tradisional pada penyakit tulang. Metode: Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap masyarakat yang pernah menjalani pengobatan pengurutan tulang. Data dianalisis secara tematik untuk menggambarkan persepsi, pengalaman, serta faktor yang memengaruhi pemilihan pengobatan tradisional. Hasil: Sebagian besar masyarakat memiliki persepsi positif terhadap pengobatan tradisional. Pengurutan tulang dinilai efektif untuk menangani keluhan ringan hingga sedang seperti keseleo, pegal-linu, dan nyeri sendi. Faktor kemudahan akses, sistem pembayaran “seikhlasnya”, serta kepercayaan yang dibangun melalui pengalaman pribadi, testimoni masyarakat, dan kearifan lokal menjadi alasan utama pemilihan pengobatan tradisional. Simpulan: Pengobatan tradisional masih berperan penting dalam sistem kesehatan masyarakat Desa Samuti. Namun, diperlukan mekanisme integrasi dan rujukan yang baik dengan layanan kesehatan formal untuk menjamin keselamatan pasien dan optimalisasi pelayanan kesehatan.   Kata Kunci: Kepercayaan; Pengobatan Tradisional; Pengurutan Tulang; Penyakit Tulang; Persepsi Masyarakat.
PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT (PKM) TENTANG PENYULUHAN PENANGGULANGAN DBD DI SD NEGERI 7 PEUSANGAN, BIREUEN Sri Wahyuni; Aris Winandar; Una Elfia; Annisa Irma Ivana; Ismalia Mufi; Nadya Rizkia; Najwa Salsabila; Nazilatul Ula; Syakira Zaura
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.7673

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia, khususnya di lingkungan sekolah dasar. Kegiatan Pengabdian Kesehatan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik siswa dalam upaya pencegahan DBD melalui penyuluhan dan pelatihan jumantik cilik di SD Negeri 7 Peusangan, Bireuen. Metode pelaksanaan meliputi Pretest, penyuluhan menggunakan media leaflet, poster, scrapbook, pelatihan 3M Plus, serta Posttest sebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan praktik siswa setelah penyuluhan, serta penurunan Container Index (CI) dan House Index (HI) di lingkungan sekolah. Penyuluhan berbasis sekolah ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku siswa terkait pencegahan DBD. Kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan melalui program monitoring rutin oleh pihak sekolah dan dukungan orang tua.