Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Oil Losses Pada Stasiun Perebusan Produksi Crude Palm Oil (CPO) Menggunakan Metode Statistical Process Control (SPC) Nofirza; Rosiana Susanti; Defriyan Said Ramadhan; Prayoga Pangestu Arwi; Masdayani Siregar
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2i2.67

Abstract

PKS “XYZ” merupakan perusahaan pengolah kelapa sawit, salah satu yang diproduksinya adalah Crude Palm Oil (CPO). Selama proses produksi Crude Palm Oil (CPO) peristiwa oil losses tidak dapat dihindari salah satunya di stasiun perebusan, tetapi perusahaan menetapkan batasan atas oil losses tersebut. Oil losses yang terjadi di stasiun perebusan berada di luar batas standar perusahaan dan oil losses pada tandan kosong menimbulkan kerugian 5 ton minyak atau Rp38.000.000,00 per bulan Juli-Agustus 2022. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor  penyebab kehilangan minyak. Data yang digunakan merupakan data oil losses pada sampel Air Rebusan dan Tandan Kosong yang diambil pada tanggal 1 Juli – 28 Agustus 2022. Metode yang digunakan adalah  Statistical Process Control (SPC) merupakan salah satu teknik yang digunakan sebagai pengendali, penganalisis, dan memperbaiki proses produksi untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Pada peta kendali I-MR diperoleh oil losses berada dalam batas kendali dan konsisten, dan pada fishbone diagram diperoleh faktor penyebab kehilangan minyak ada pada faktor manusia, lingkungan, mesin, metode kerja, dan bahan baku. Perlu dilakukannya perbaikan terhadap faktor yang penyebab oil losses pada stasiun perebusan tersebut dan diharapkan perbaikan tersebut dapat meminimumkan oil losses pada stasiun perebusan guna mengurangi kerugian yang akan terjadi
Efesiensi Biaya Persediaan Bahan Baku Pembuatan Paving Block Menggunakan Metode Heuristic Silver Meal Fitriani Surrayya Lubis; Belia Gusti Farahitari; Harpito; Melfa Yola; Nofirza
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.176 KB) | DOI: 10.55826/tmit.v1iII.19

Abstract

Pengendalian persedian bahan baku perlu dilakukan untuk meminimalkan biaya penyimpanan dan pemesanan bahan baku. Usaha Batu R/A Berlian Jaya merupakan sebuah perusahaan industri yang kegiatan utamanya adalah memproduksi paving block. Permasalahan yang sering terjadi pada saat proses produksi paving block adalah bahan baku yang tersedia dalam gudang tidak sesuai dengan kebutuhan produksi, sehingga mengganggu proses produksi yang sedang berjalan, hal ini terjadi karena belum adanya metode perhitungan ilmiah yang dapat dijadikan acuan untuk pengadaan bahan baku. Permintaan paving block di Usaha Batu R/A Berlian Jaya bersifat fluktuatif sehingga diperlukan metode khusus untuk menangani permasalahan tersebut. Heuristic silver meal merupakan salah satu metode pengendalian persediaan khusus untuk permintaan fluktuatif, dengan pendekatan heuristic yang dapat memberikan solusi mendekati optimal secara cepat dan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak bahan baku yang harus dipesan per periode untuk memenuhi kebutuhan produksi menggunakan metode heuristic silver meal dan efesiensi yang diperoleh menggunakan metode heuristic silver meal. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan metode heuristic silver meal dapat mengefesiensi biaya persedian bahan baku sebesar 20,04%.
Efesiensi Biaya Persediaan Bahan Baku Pembuatan Paving Block Menggunakan Metode Heuristic Silver Meal Fitriani Surrayya Lubis; Belia Gusti Farahitari; Harpito; Melfa Yola; Nofirza
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v1iII.19

Abstract

Pengendalian persedian bahan baku perlu dilakukan untuk meminimalkan biaya penyimpanan dan pemesanan bahan baku. Usaha Batu R/A Berlian Jaya merupakan sebuah perusahaan industri yang kegiatan utamanya adalah memproduksi paving block. Permasalahan yang sering terjadi pada saat proses produksi paving block adalah bahan baku yang tersedia dalam gudang tidak sesuai dengan kebutuhan produksi, sehingga mengganggu proses produksi yang sedang berjalan, hal ini terjadi karena belum adanya metode perhitungan ilmiah yang dapat dijadikan acuan untuk pengadaan bahan baku. Permintaan paving block di Usaha Batu R/A Berlian Jaya bersifat fluktuatif sehingga diperlukan metode khusus untuk menangani permasalahan tersebut. Heuristic silver meal merupakan salah satu metode pengendalian persediaan khusus untuk permintaan fluktuatif, dengan pendekatan heuristic yang dapat memberikan solusi mendekati optimal secara cepat dan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak bahan baku yang harus dipesan per periode untuk memenuhi kebutuhan produksi menggunakan metode heuristic silver meal dan efesiensi yang diperoleh menggunakan metode heuristic silver meal. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan metode heuristic silver meal dapat mengefesiensi biaya persedian bahan baku sebesar 20,04%.
Analisis Oil Losses Pada Stasiun Perebusan Produksi Crude Palm Oil (CPO) Menggunakan Metode Statistical Process Control (SPC) Nofirza; Rosiana Susanti; Defriyan Said Ramadhan; Prayoga Pangestu Arwi; Masdayani Siregar
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2i2.67

Abstract

PKS “XYZ” merupakan perusahaan pengolah kelapa sawit, salah satu yang diproduksinya adalah Crude Palm Oil (CPO). Selama proses produksi Crude Palm Oil (CPO) peristiwa oil losses tidak dapat dihindari salah satunya di stasiun perebusan, tetapi perusahaan menetapkan batasan atas oil losses tersebut. Oil losses yang terjadi di stasiun perebusan berada di luar batas standar perusahaan dan oil losses pada tandan kosong menimbulkan kerugian 5 ton minyak atau Rp38.000.000,00 per bulan Juli-Agustus 2022. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor  penyebab kehilangan minyak. Data yang digunakan merupakan data oil losses pada sampel Air Rebusan dan Tandan Kosong yang diambil pada tanggal 1 Juli – 28 Agustus 2022. Metode yang digunakan adalah  Statistical Process Control (SPC) merupakan salah satu teknik yang digunakan sebagai pengendali, penganalisis, dan memperbaiki proses produksi untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Pada peta kendali I-MR diperoleh oil losses berada dalam batas kendali dan konsisten, dan pada fishbone diagram diperoleh faktor penyebab kehilangan minyak ada pada faktor manusia, lingkungan, mesin, metode kerja, dan bahan baku. Perlu dilakukannya perbaikan terhadap faktor yang penyebab oil losses pada stasiun perebusan tersebut dan diharapkan perbaikan tersebut dapat meminimumkan oil losses pada stasiun perebusan guna mengurangi kerugian yang akan terjadi
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU ROTAN MENGGUNAKAN METODE EOQ DAN POQ Rifki Alfarizi; Fitriani Surayya Lubis; Nazaruddin; Nofirza; Muhammad Rizki
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i1.2863

Abstract

Persediaan persediaan bahan baku perlu dilakukan untuk meminimalkan biaya penyimpanan dan pemesanan bahan baku. UMKM Sekar Sari Perawang merupakan sebuah perusahaan industri yang kegiatan utamanya adalah memproduksi keranjang rotan. Permasalahan yang sering terjadi pada saat proses produksi adalah bahan baku yang tersedia di gudang tidak sesuai dengan kebutuhan produksi. Economic Order Quantity (EOQ) digunakan untuk menentukan kuantitas pesanan persediaan yang dapat meminimalkan biaya penyimpanan dan biaya pemesanan persediaan. Period Order Quantity (POQ) digunakan untuk menghemat total biaya persediaan dengan menekankan pada efektifitas frekuensi pemesanan agar lebih terpola. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis biaya persediaan rotan pada perhitungan EOQ dan POQ serta menentukan sistem pengendalian persediaan pada perhitungan EOQ dan POQ untuk menjamin terdapatnya persediaan material rotan pada tingkat yang optimal di UMKM Sekar Sari Perawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya persediaan menggunakan metode EOQ dapat menghemat biaya sebesar 27,9%, sedangkan metode POQ dapat menghemat biaya sebesar 11%. UMKM Sekar Sari Perawang harus melakukan Safety Stock sebanyak 1,1 batang dan melakukan pemesanan kembali minimal persediaan rotan tersisa sebanyak 111 batang.