Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENDAMPING BELAJAR ATAU GURU BARU? FENOMENA AKTIFITAS IBU DALAM PROSES BDR SISWA SD MASA PANDEMI COVID 19 Sukma Erni; Yasnel Yasnel; Elya Roza; Melfa Yola; Salmiah Salmiah
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Vol 19, No 2 (2020): Marwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/marwah.v19i2.11252

Abstract

The Home Learning Program (BDR), which must be implemented due to the COVID-19 pandemic, directly increases the workload of mothers as learning companions for children to replace teachers' duties. Apart from the facilities used, the difficulties found were related to the division of working time between household work and child assistance, difficulties with children's learning materials, disciplining children to learn. The impact is that learning assistance only becomes a side activity after completing household chores. The difficulties faced by mothers cannot be separated from the level of education, communication between parents and schools (teachers) and the double burden of mothers in household affairs.  Program Belajar Dari Rumah (BDR) yang harus dilaksanakan akibat pendemi covid 19 secara langsung menambah beban kerja ibu sebagai pendamping belajar anak menggantikan tugas guru. Selain fasilitas yang digunakan, kesulitan yang ditemukan terkait dengan pembagian waktu kerja antara kerja rumah tangga dan pendampingan anak, kesulitan materi belajar anak, mendisiplinkan anak untuk belajar. Dampaknya pendampingan belajar hanya menjadi kegiatan sambilan setelah meneyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Kesulitan yang dihadapi ibu tidak terlepas dari tingkat Pendidikan, komunikasi orang tua dan sekolah (guru) dan beban ganda ibu dalam urusan rumah tangga.
Identifikasi dan Analisis Pengembangan Wisata Halal di Sumatera Barat Menggunakan Fuzzy Delphi Method Dina Rahmayanti; Hafizh Ahmad; Khairunnisa Aswidra; Melfa Yola
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 18, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v18i2.12356

Abstract

 Sumatera Barat merupakan salah satu dari tiga destinasi wisata halal di Indonesia yang ditetapkan oleh Kementrian Pariwisata. Hal ini tentunya dinilai dari potensi dan kesiapan Sumatera Barat dari berbagai aspek pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan Sumatera Barat sebagai salah satu destinasi wisata halal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan Fuzzy Delphi Method (FDM) yang dibagi kedalam dua tahap, tahap pertama menentukan faktor utama yang berpengaruh terhadap wisata halal dan tahap kedua dilakukan untuk menentukan  subfaktor yang merupakan detail faktor utama. Penelitian ini menggunakan lima orang pakar yang berasal dari pemerintahan, praktisi dan akademisi. Dari hasil penelitian didapat 36 Subfaktor yang berpengaruh terhadap pengembangan wisata halal dimana 27 subfaktor dikategorikan sebagai peluang, sedangkan 9 subfaktor dikategorikan sebagai tantangan. Penduduk Sumatera Barat yang hampir seratus persen beragama islam menjadi potensi besar pengembangan wisata halal, namun dari hasil penelitian ini diketahui bahwa sikap masyarakat yang dinilai kurang ramah menjadi tantangan dalam pengembangan wisata halal di Sunatera Barat. Peluang akan mendorong pengembangan wisata halal, sedangkan tantangan jika tidak ditindak lanjuti akan menjadi faktor penghambat berkembangnya wisata halal di Sumatera Barat. Diperlukan kerjasama setiap pihak baik pemerintan, swasta sebagai pengelola dan masyarakat untuk mengubah tantangan tersebut menjadi suatu potensi di Sumatera Barat.
PENDEKATAN LEAN SERVICES UNTUK PERBAIKAN PELAYANAN ADMINISTRASI AKADEMIK PERGURUAN TINGGI Wresni Anggraini; Ismu Kusumanto; Ekie Gilang Permata; Melfa Yola
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 6, No 1 (2020): JUNI 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.265 KB) | DOI: 10.24014/jti.v6i1.5246

Abstract

Hasil voice of customer pada salah satu universitas terdapat enam jenis waste pada pelayanan pengurusan surat mahasiswa yaitu duplication, delay, lost opportunity to retain or win customers, unclear communication, Movement dan Error in the service transaction . Pemborosan ini menyebabkan banyaknya keluhan mahasiswa terhadap proses pelayanan, sehingga  tingkat Process Cycle Efficiency  saat ini sebesar 0.16%. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi pemborosan dengan menggunakan pendekatan lean services. Pendekatan lean services dengan menggunakan value stream mapping dapat mengidentifikasi nonvalue added activities dan wastes yang paling berpengaruh pada proses pelayanan. Keterkaitan antara satu waste dengan waste yang lain diidentifikasi dengan Waste Relationship Matrix (WRM). Hasil penelitian ini dapat mereduksi waste adalah sebesar 1.24%.
Perfomansi Keberlanjutan Manufaktur Pabrik Kelapa Sawit di Riau Melfa Yola; Nofirza Nofirza
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 5, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.363 KB) | DOI: 10.24014/jti.v5i2.9005

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu sumber devisa terbesar di bidang perkebunan negara Indonesia. Banyaknya kelapa sawit di Indonesia menyebabkan terjadinya peningkatan perusahaan pabrik kelapa sawit untuk memproduksi minyak kelapa sawit. Namun banyaknya pabrik kelapa sawit mengakibatkan adanya permasalahan mengenai isu keberlanjutan perusahaan seperti terjadinya pencemaran air, tanah, sengketa kepemilikn lahan dan lain-lain. Oleh sebab itu, masing masing perusahaan dituntut untuk meningkatkan kinerja keberlanjutan berdasarkan aspek lingkungan, aspek ekonomi dan aspek sosial. Penenlitian ini menggunakan metode Analytical Hierarcy Process (AHP) yang berrguna untuk menentukan prioritas dari kriteria dan subkriteria. Hasil dari pembobotan di gunakan untuk menghitung kinerja keberlanjutan dari masing masing perusahaan yang ada di provinsi Riau sehingga diperoleh perusahaan yang memiliki kinerja yang terbaik. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa aspek ekonomi merupakan kriteria yang memiliki  persentase paling tinggi dibandingkan aspek lingkungan dan aspek sosial yaitu sebesar 38,53%, aspek lingkungan sebesar 29,62% dan aspek sosial sebesar 31,85%. hasil persentase perusahaan yang memiliki kinerja yang terbaik untuk aspek lingkungan sebesar 28,53%, aspek ekonomi 36,79% dan aspek sosial sebesar 30,04%.
RE-DESIGN KEMASAN KERIPIK NENAS BERDASARKAN PERSEPSI KONSUMEN Melfa Yola
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Kampar merupakan Provinsi dengan daerah pertanian yang memiliki potensi besar untuk pengembangan perkebunan Nenas. Buah nenas tidak hanya dijual dalam bentuk eceran, namun juga dibuat olahan makanan khas yaitu keripik nenas. Saat ini terdapat beberapa permasalahan pada kemasan keripik nenas, salah satunya adalah desain kemasan yang kurang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang ulang kemasan keripik nenas berdasarkan orientasi perasaan konsumen menggunakan metode kansei engineering. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu spesifikasi kemasan yang sesuai dengan orientasi perasaan konsumen adalah kemasan yang terbuat dari karton, berwarna terang, berbentuk lucu dan pengenalan daerah, serta kansei word terpilih adalah rapi, mudah dibuka, mudah ditutup, praktis, harga murah, mudah disusun, mudah disimpan, anti air, aman, sablon tahan lama dan informatif. Kata kunci: Kansei Engineering, Kemasan, Persepsi Konsumen, Keripik Nenas
Efesiensi Biaya Persediaan Bahan Baku Pembuatan Paving Block Menggunakan Metode Heuristic Silver Meal Fitriani Surrayya Lubis; Belia Gusti Farahitari; Harpito; Melfa Yola; Nofirza
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.176 KB) | DOI: 10.55826/tmit.v1iII.19

Abstract

Pengendalian persedian bahan baku perlu dilakukan untuk meminimalkan biaya penyimpanan dan pemesanan bahan baku. Usaha Batu R/A Berlian Jaya merupakan sebuah perusahaan industri yang kegiatan utamanya adalah memproduksi paving block. Permasalahan yang sering terjadi pada saat proses produksi paving block adalah bahan baku yang tersedia dalam gudang tidak sesuai dengan kebutuhan produksi, sehingga mengganggu proses produksi yang sedang berjalan, hal ini terjadi karena belum adanya metode perhitungan ilmiah yang dapat dijadikan acuan untuk pengadaan bahan baku. Permintaan paving block di Usaha Batu R/A Berlian Jaya bersifat fluktuatif sehingga diperlukan metode khusus untuk menangani permasalahan tersebut. Heuristic silver meal merupakan salah satu metode pengendalian persediaan khusus untuk permintaan fluktuatif, dengan pendekatan heuristic yang dapat memberikan solusi mendekati optimal secara cepat dan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak bahan baku yang harus dipesan per periode untuk memenuhi kebutuhan produksi menggunakan metode heuristic silver meal dan efesiensi yang diperoleh menggunakan metode heuristic silver meal. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan metode heuristic silver meal dapat mengefesiensi biaya persedian bahan baku sebesar 20,04%.
Efesiensi Biaya Persediaan Bahan Baku Pembuatan Paving Block Menggunakan Metode Heuristic Silver Meal Fitriani Surrayya Lubis; Belia Gusti Farahitari; Harpito; Melfa Yola; Nofirza
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v1iII.19

Abstract

Pengendalian persedian bahan baku perlu dilakukan untuk meminimalkan biaya penyimpanan dan pemesanan bahan baku. Usaha Batu R/A Berlian Jaya merupakan sebuah perusahaan industri yang kegiatan utamanya adalah memproduksi paving block. Permasalahan yang sering terjadi pada saat proses produksi paving block adalah bahan baku yang tersedia dalam gudang tidak sesuai dengan kebutuhan produksi, sehingga mengganggu proses produksi yang sedang berjalan, hal ini terjadi karena belum adanya metode perhitungan ilmiah yang dapat dijadikan acuan untuk pengadaan bahan baku. Permintaan paving block di Usaha Batu R/A Berlian Jaya bersifat fluktuatif sehingga diperlukan metode khusus untuk menangani permasalahan tersebut. Heuristic silver meal merupakan salah satu metode pengendalian persediaan khusus untuk permintaan fluktuatif, dengan pendekatan heuristic yang dapat memberikan solusi mendekati optimal secara cepat dan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak bahan baku yang harus dipesan per periode untuk memenuhi kebutuhan produksi menggunakan metode heuristic silver meal dan efesiensi yang diperoleh menggunakan metode heuristic silver meal. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan metode heuristic silver meal dapat mengefesiensi biaya persedian bahan baku sebesar 20,04%.
EVALUASI KELUHAN MUSKULOSKELETAL DAN PERBAIKAN SISTEM KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PLIBEL CHECKLIST DAN WORK IMPROVEMENT FOR SAVE HOME (WISH) (STUDI KASUS: PANDAI BESI KEBUN NENAS) Ferdi Gusman Hidayat; Nofirza Nofirza; Anwardi Anwardi; Fitriani Surayya Lubis; Melfa Yola
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i1.3064

Abstract

Proses produksi Pandai Besi Kebun Nenas dilakukan secara manual mulai dari kegiatan pembelahan hingga pada kegiatan penyepuhan. Hal ini mengakibatkan salah satu pekerjaan yang sering mengalami keluhan muskuloskeletal adalah usaha pandai besi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keluhan muskuloskeletal pada Pandai Besi Kebun Nenas menggunakan metode PLIBEL Checklist, dimana selanjutnya dilakukan perbaikan sistem kerja dengan menggunakan metode WISH. Pada pendekatan menggunakan PLIBEL Checklist dihasilkan bahwa stasiun dan kegiatan yang paling tinggi penyebab keluhan muskuloskeletal adalah pada stasiun penajaman dengan skor leher, bahu, dan panggung bagian atas dengan persentase 42,31%, siku lengan bawah dan tangan dengan persentase 63,64%, kaki dengan persentase 75%, punggung bagian bawah dengan persentase 52,38%. untuk faktor risiko yang berhubungan dengan lingkungan atau organisasi dengan persentase sebesar 77,78%. Selanjutnya dilakukan pendekatan dengan menggunakan metode WISH dan didapatkan hasil aspek prioritas tertinggi adalah pada stasiun kerja, sehingga dilakukan perancangan meja kerja untuk stasiun penajaman. Penelitian ini menunjukan bahwa setelah dilakukannya perbaikan sistem kerja dihasilkan bahwa terjadi penurunan keluhan muskuloskeletal. Pada bagian leher, bahu, dan punggung bagian atas turun sebesar 19,24%. Pada bagian siku, lengan bawah, dan tangan turun sebesar 27,28%. Pada bagian kaki turun sebesar 37,5%. Pada bagian lutut dan pinggul turun sebesar 37,5%. Pada bagian punggung bagian bawah turun sebesar 33,34%. Sedangkan pada risiko yang berhubungan dengan lingkungan atau organisasi turun sebesar 11,11%.
EVALUASI POSTUR DAN MANUAL HANDLING PEKERJA DI UNIT PANDAI BESI RONI MENGGUNAKAN METODE WORKPLACE ERGONOMIC RISK ASSESMENT (WERA) DAN OVAKO WORK POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS) Kemal Farmizan Farmizan; Nofirza Nofirza; Muhammad Ihsan Hamdy; Melfa Yola; Misra Hartati
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i1.3065

Abstract

Unit Pandai Besi Roni merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi alat alat perkakas dari besi atau yang lainnya, yang beralamatkan di Simpang Manga, Kec. Kelayang, Kab. Indragiri Hulu. Aktivitas yang diamati sebanyak 3 aktivitas dari 3 stasiun kerja. Kegiatan produksi masih menggunakan metode tradisional dan terdapat banyak aktivitas material secara manual, sehingga pastinya banyak sekali postur kerja yang tidak ergonomis. Tujuan penelitian dilakukan adalah untuk mengevaluasi postur kerja dan manual handling menggunakan metode Workplace Ergonomic Risk Assesment (WERA) dan Ovako Work Posture Analysis System (OWAS). Berdasarkan hasil penelitian dengan metode WERA, stasiun pembakaran dikategorikan level resiko medium mendekati low, stasiun pembentukan dan finishing dikategorikan level resiko medium mendekati high. Maka dari itu diperlukan metode OWAS agar mempermudah dalam melakukan penelitian lebih lanjut. Sedangkan hasil penelitian dengan metode OWAS, stasiun kerja dengan level risiko medium pada stasiun finishing, stasiun kerja dengan level risiko tinggi pada stasiun pembentukan. Usulan perbaikan yang diberikan adalah me-redesign ukuran meja pada stasiun pembentukan.
USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS MENGGUNAKAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (SLP) DAN SIMULASI ARENA Fajri Zuli Martin; Muhammad Isnaini Hadiyul Umam; Melfa Yola; Harpito Harpito; Muhammad Nur
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i1.3071

Abstract

Pengetaman Palet X adalah sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pembuatan palet kayu. Palet Kayu adalah sebuah susunan rangka kayu yang biasanya dibentuk menjadi alas atau peti untuk mengangkut barang agar dapat memudahkan forklift dalam proses pengangkatan barang. Permasalahan yang terdapat pada Pengetaman Palet X yaitu terdapat jarak yang terlalu jauh antar departemen dan antar mesin yang menyebabkan jarak material handling yang tinggi dan ukuran gudang produk jadi (warehouse) yang kecil sehingga terdapat 2 warehouse untuk memenuhi kebutuhan tempat peletakan produk jadi yang mana terletak cukup jauh yang menyebabkan tingginya jarak material handling. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada adalah dengan menggunakan Metode Systematic Layout Planning (SLP) dan simulasi Arena. Pada layout awalan memiliki total jarak sebesar 160,235 m dan total jarak tempuh sebesar 9.308,84 m. Setelah melakukan pengumpulan dan pengolahan data, maka diperoleh layout usulan yang memiliki material handling yang lebih kecil daripada material handling layout awalan yaitu total jarak sebesar 73,332 m dan total jarak tempuh sebesar 5.320,698 m. Pada pengolahan data untuk perencanaan kebutuhan gudang produk jadi (warehouse) didapatkan luas gudang sebesar 36,5 m2 dengan tinggi tumpukan maksimum sebanyak 20 tumpukan dan jumlah baris tumpukan sebanyak 50 tumpukan