Hamdan Abdul Aziz
Universitas Ibn Khaldun Bogor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program parenting islami untuk orang tua siswa SMK Informatika Hamdan Abdul Aziz; Wisber Wiryanto; Santi Lisnawati
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 8 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i8.22977

Abstract

This study aims to design and examine the feasibility of an Islamic parenting program for parents of Informatics Vocational High School (SMK) students to overcome moral degradation in the digital disruption era. The phenomenon of digital delinquency such as online gambling, pornography, and cyberbullying is vulnerable to students due to their high technical competence which is not balanced with adequate supervision. This study uses a qualitative method with a library research approach that combines the concept of Tarbiyatul Aulad fil Islam by Abdullah Nashih Ulwan with the eight family functions of the Bina Keluarga Remaja (BKR) program by BKKBN. Product validation was carried out through Focus Group Discussion (FGD) with curriculum, Islamic religion, and language experts. The results showed that the "Madrasah Walidain Digital" product consisting of four main sessions was rated as highly feasible. The curriculum expert assessment reached 96.4%, religious experts 82.1%, and language experts 100%. In conclusion, this program is theoretically valid and applicable as a strategic guide for schools and families in shaping digitally competent and spiritually solid student characters. Abstrak Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji kelayakan program parenting Islami untuk orang tua siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Informatika guna mengatasi degradasi moral di era digital. Fenomena kenakalan digital seperti judi Online, pornografi, dan cyberbullying rentan dialami siswa karena tingginya kompetensi teknis yang tidak diimbangi pengawasan memadai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang memadukan konsep Tarbiyatul Aulad fil Islam karya Abdullah Nashih Ulwan dengan delapan fungsi keluarga program Bina Keluarga Remaja (BKR) BKKBN. Validasi produk dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama ahli kurikulum, ahli materi agama, dan ahli bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk "Madrasah Walidain Digital" yang terdiri atas empat sesi utama dinilai sangat layak. Penilaian ahli kurikulum mencapai 96,4%, ahli agama 82,1%, dan ahli bahasa 100%. Kesimpulannya, program ini valid secara teoritis dan aplikatif sebagai panduan strategis sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter siswa yang cakap digital sekaligus kokoh secara spiritual.