Aldi Mustofa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Edukasi Belajar ‘Joykidz’ Untuk Anak Usia 4 Hingga 6 Tahun Menggunakan MIT App Inventor Berbasis Android M. Mahaputra Hidayat; Muhammad Rizki Putradira; Aldi Mustofa; Khisbul Fatoni
INTECH (Informatika dan Teknologi) Vol 4 No 1 (2023): INTECH (Informatika Dan Teknologi)
Publisher : Informatics Study Program, Faculty of Engineering and Computers, Baturaja University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/intech.v4i1.2018

Abstract

Pada era digital ini, penggunaan gadget semakin meningkat dengan pesat. Semua kalangan pasti menggunakan gadget, mulai dari orang dewasa, remaja, dan bahkan anak-anak di bawah umur khususnya usia 4-6 tahun. Kesalahan orang tua yang memberikan gadget kepada anaknya yang belum cukup umur dapat mengakibatkan dampak yang buruk. Anak akan menjadi kecanduan gadget sehingga menjadi malas belajar. Salah satu solusi untuk bisa membantu anak belajar sambil bermain gadget adalah dengan menggunakan aplikasi edukasi. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan aplikasi ‘JoyKidz’ sebagai media edukasi untuk membantu pembelajaran anak usia 4-6 tahun. Dengan adanya aplikasi JoyKidz, diharapkan menjadi penunjang belajar anak meskipun menggunakan gadget. Kami membuat aplikasi JoyKidz tersebut dengan menggunakan MIT App Inventor. MIT App Inventor ini berbasis visual block programming karena memungkinkan pengguna bisa menggunakan, melihat, menyusun dan men-drag and drops block yang merupakan simbol perintah dan fungsi event handler untuk menciptakan sebuah aplikasi yang bisa berjalan di sistem android. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Reserch and Development yang menggunakan tahapan penelitian (1) analisa kebutuhan, (2) desain, (3) implementasi, (4) validasi, (5) revisi, (6) uji coba produk, dan (7) Revisi. Hasil penerapan aplikasi JoyKidz ini menunjukan bahwa dapat membantu anak dalam proses belajar sambil bermain. Jadi, saat anak memainkan aplikasi ini tidak merasa bosan, dengan harapan semangat anak untuk belajar akan lebih terpacu sehingga meningkatkan pengetahuan dan wawasan pembelajaran. Demikian dapat disimpulkan bahwa aplikasi JoyKidz ini ‘layak’ digunakan. Dengan adanya aplikasi ini, akan menambah variasi anak untuk belajar, bermain, mempermudah, dan memahami materi yang terkait dalam aplikasi tersebut. Pengembangan aplikasi JoyKidz untuk anak usia 4-6 tahun ini dikemas dalam bentuk Mengenal Huruf dan Mengenal nama Hewan.
Implementasi Pendidikan Islam Integratif: Studi Ekploratif Di SMA Nurul Ulum, Demak Aldi Mustofa; Moh. Sholihuddin
Getpress Management Journals Vol 3 No 4 (2025): As-Salam: Journal Islamic Social Sciences and Humanities
Publisher : Yayasan Salam Cerdas Al-Fattah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to elaborate an integrative conceptual model of Islamic Education as implemented at SMA Nurul Ulum Demak. The research employed a qualitative approach, with data collected through observations, in-depth interviews with subject teachers, and analysis of school documents. Thematic analysis was conducted to identify key themes within the school’s integrative Islamic education practices. The findings indicate that the integrative model of Islamic education strengthens students’ emotional regulation, motivation, social interaction, and moral behavior. Teachers serve as exemplars, mentors, and learning facilitators who harmonize Islamic educational values with psychological principles to support students’ holistic intelligence and character. The integration of Islamic pedagogical traditions such as ta‘lim, tarbiyah, ukhuwah, ihsan, and tazkiyah forms a comprehensive framework for student development. The main challenges in implementing this model include teachers’ limited understanding of students’ psychological development and the strong influence of the surrounding social environment. Therefore, further integration is required through enhanced teacher training and greater involvement of families and communities to ensure the success of Islamic education in the modern era.