Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN ALAT PEMANTAU KONDISI KESEHATAN MANUSIA Septiani, Anita Dwi; Adi, Slamet Seno
Edu Elektrika Journal Vol 4 No 2 (2015): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana merancang dan menggabungkan alat pendeteksi suhu tubuh, detak jantung dan napas manusia dengan mikrokontroler berbasis Arduino nano. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara mengukur ketiga indikator yaitu detak jantung, suhu, dan nafas dengan dua cara, yaitu mengukur menggunakan alat berbasis arduino dan alat standar yang digunakan tenaga medis (stetoskop dan termometer). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengukuran dan dokumentasi. Hasil penelitian melalui pengukuran didapat hasil pengukuran berupa nilai angka dari detak jantung, suhu dan nafas dengan membandingkan hasil penelitian menggunakan alat berbasis arduino dan alat standar yang digunakan tenaga medis. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan pengukuran yang kecil antara pengukuran menggunakan arduino dan alat standar yang digunakan tenaga medis. Sehingga alat ini bisa digunakan sebagai pengganti alat ukur standar yang digunakan tenaga medis (stetoskop dan termometer). Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah sebaiknya Alat pemantau kondisi kesehatan manusia ini sebaiknya jangan digunakan sebagai bahan diagnosis penyakit pasien, tetapi hanya digunakan sebagai alat untuk memonitor kondisi pasien dan diharapkan alat pemantau kondisi kesehatan manusia ini dapat dikembangkan lebih lanjut,The purpose of this study was to determine how to design and incorporate detectors body temperature, heart rate and breathing human being with microcontroller-based Arduino nano. Sampling was done by measuring three indicators namely heart rate, temperature, and breath in two ways, namely measure using arduino based tools and tools used standard medical personnel (stethoscope and thermometer). Data collection method used is the measurement and documentation. Research results obtained by measuring the measurement results in the form of numeric values ​​of heart rate, temperature and breath by comparing the results of studies using arduino-based tool and standard tool used by medical personnel. Conclusions from this research that there is a small difference in measurement between measurements using arduino and standard tool used by medical personnel. So that this tool can be used instead of the standard measuring tool used medical personnel (stethoscope and thermometer). Advice can be given in this study is a tool should monitor the health condition of this man should not be used as a diagnosis of the patients disease, but is only used as a tool to monitor the patients condition and expected to monitor human health conditions can be developed further by the students of the State University of Semarang material for further research.
PERANCANGAN ALAT PEMANTAU KONDISI KESEHATAN MANUSIA Septiani, Anita Dwi; Adi, Slamet Seno
Edu Elektrika Journal Vol 4 No 2 (2015): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v4i2.7888

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana merancang dan menggabungkan alat pendeteksi suhu tubuh, detak jantung dan napas manusia dengan mikrokontroler berbasis Arduino nano. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara mengukur ketiga indikator yaitu detak jantung, suhu, dan nafas dengan dua cara, yaitu mengukur menggunakan alat berbasis arduino dan alat standar yang digunakan tenaga medis (stetoskop dan termometer). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengukuran dan dokumentasi. Hasil penelitian melalui pengukuran didapat hasil pengukuran berupa nilai angka dari detak jantung, suhu dan nafas dengan membandingkan hasil penelitian menggunakan alat berbasis arduino dan alat standar yang digunakan tenaga medis. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan pengukuran yang kecil antara pengukuran menggunakan arduino dan alat standar yang digunakan tenaga medis. Sehingga alat ini bisa digunakan sebagai pengganti alat ukur standar yang digunakan tenaga medis (stetoskop dan termometer). Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah sebaiknya Alat pemantau kondisi kesehatan manusia ini sebaiknya jangan digunakan sebagai bahan diagnosis penyakit pasien, tetapi hanya digunakan sebagai alat untuk memonitor kondisi pasien dan diharapkan alat pemantau kondisi kesehatan manusia ini dapat dikembangkan lebih lanjut,The purpose of this study was to determine how to design and incorporate detectors body temperature, heart rate and breathing human being with microcontroller-based Arduino nano. Sampling was done by measuring three indicators namely heart rate, temperature, and breath in two ways, namely measure using arduino based tools and tools used standard medical personnel (stethoscope and thermometer). Data collection method used is the measurement and documentation. Research results obtained by measuring the measurement results in the form of numeric values ​​of heart rate, temperature and breath by comparing the results of studies using arduino-based tool and standard tool used by medical personnel. Conclusions from this research that there is a small difference in measurement between measurements using arduino and standard tool used by medical personnel. So that this tool can be used instead of the standard measuring tool used medical personnel (stethoscope and thermometer). Advice can be given in this study is a tool should monitor the health condition of this man should not be used as a diagnosis of the patient's disease, but is only used as a tool to monitor the patient's condition and expected to monitor human health conditions can be developed further by the students of the State University of Semarang material for further research.
Analisis Personal Branding Prabowo Subianto Melalui Media Sosial TikTok Partai Gerindra Novitasari, Arasyida; Angeline; Septiani, Anita Dwi; Stanley, Jason Nick; Susanto, Silvia Claretta; Sundah, Pierre Mauritz
Kinesik Vol. 11 No. 2 (2024): August
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v11i2.1234

Abstract

The phenomenon of personal branding is increasingly evident on social media, with TikTok emerging as one of the most popular digital platforms for this purpose. Its extensive user base enables individuals to reach a wide audience through visual and audiovisual content, fostering interaction with followers. Prabowo Subianto, the Minister of Defense and a potential candidate for the 2024 Presidential Election, is one political figure utilizing TikTok to build personal branding. This study aims to describe Prabowo Subianto's personal branding through the @partaigerindra TikTok account. Employing qualitative descriptive research methods, the study delves deeply into data to provide insights into Prabowo Subianto's personal branding phenomenon on TikTok. Findings reveal that Prabowo's personal branding incorporates the eight laws proposed by Montoya and Vandehey. His efforts have generated a positive perception, evident through netizens' comments on Gerindra Party's posts. The strength of Prabowo's personal branding on TikTok serves as a competitive advantage for the 2024 Election.