Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH KONFLIK KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR CAMAT SELAGAN RAYA KABUPATEN MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU Tutia Saputri; Mohd Winario; Muhammad Zakir; Zulfan Ependi
Sharing: Journal of Islamic Economics Management and Business Vol. 2 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.491 KB) | DOI: 10.31004/sharing.v2i1.11030

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kantor Camat Selagan Raya Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, yang beralamat di Desa Sungai Ipuh Kecamatan Selagan Raya Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh konflik kerja dan stres kerja terhadap kinerja pegawai pada kantor camat tersebut. Dengan menggunakan sampel dari keseluruhan pegawai yang berjumlah 30 orang. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan bantuan Software SPSS for Windows. Untuk menguji setiap item pada setiap variabel telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas instrumen. diketahui nilai F_Hitung sebesar 3.726 dan F_Tabel sebesar 3,35. Maka dapat disimpulkan bahwa Konflik Kerja (X1) dan Stres Kerja (X2) secara simultan berpengaruh terhadap variabel Kinerja Pegawai (Y). Diketahui bahwa nilai Adjusted R Square adalah sebesar 0,501. Hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbangan Variabel Independen (Konflik Kerja dan Stres Kerja) terhadap Variabel Dependen (Kinerja Pegawai) sebesar 50,1%. Artinya dalam penelitian ini 50,1% kinerja pegawai Kantor Camat Selagan Raya dipengaruhi oleh konflik kerja dan stres kerja. Sedangkan sisanya 49,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.
PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARKAT MANDIRI PERDESAAAN TERHADAP PENINGKATAN UMKM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Muhammad Zakir; Zubaidah Assyifa; Rifqil Khairi
Sharing: Journal of Islamic Economics Management and Business Vol. 2 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sharing.v2i1.17266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan PNPM Mandiri Pedesaan dalam upaya meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah di Kecamatan Bangkinang Seberang, mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh PNPM Mandiri Pedesaan, serta untuk mengetahui tinjauan ekonomi islam terhadap peranan PNPM Mandiri Pedesaan dalam upaya meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah di Kecamatan Bangkinang Seberang. Populasi dalam penelitian ini adalah pengelola PNPM Mandiri Pedesaan dan seluruh nasabah PNPM Mandiri Pedesaan Kecamatan Bangkinang Seberang yaitu sebanyak 540 orang. Sedangkan sebagai sampelnya penulis mengambil sebanyak 10% atau 54 orang nasabah ditambah dengan 5 orang pengelola PNPM Mandiri Pedesaan dengan menggunakan metode Purfosive Sampling. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan wawancara dan angket yang diambil dari lokasi penelitian, ditambah dengan literatur-literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisa yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisa deskriptif kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini, bahwa PNPM Mandiri Pedesaan Kecamatan Bangkinang Seberang mempunyai peranan yang sangat penting terhadap peningkatan Usaha Mikro Kecil Menengah di Kecamatan Bangkinang Seberang. Program yang berperan langsung dalam peningkatan UMKM ini adalah Simpan Pinjam Khusus Perempuan. Hal ini terbukti, 45 orang atau 83 % responden dari angket yang disebarkan menyatakan bahwa program PNPM Mandiri Pedesaan yang dicanangkan oleh pemerintah sangat baik terutama dalam hal peningkatan Usaha Mikro Kecil Menengah. Adapun kendala-kendala yang dihadapi oleh PNPM Mandiri Pedesaan adalah, karena kurangnya keaktifan masyarakat dalam mengikuti Musyawarah Antar Desa (MAD), karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan pinjaman dari PNPM Mandiri Pedesaan, dan karena masih belum optimalnya sosialisasi yang dilakukan oleh PNPM Mandiri Pedesaan. Dalam Islam, kita sangat dianjurkan untuk senantiasa berusaha dan bekerja. Karena Allah SWT tidak akan merubah nasib kita, sehingga kita sendiri yang berusaha untuk merubahnya. Walaupun pada praktiknya PNPM Mandiri Pedesaan menggunakan bunga, namun bagi masyarakat terutama para pelaku UMKM mereka tidak merasa diberatkan dalam hal pengembalian dana yang dipinjamkan. Kemudian dengan adanya program pinjaman dari PNPM Mandiri Pedesaan ini terwujudnya kehidupan yang saling tolong menolong, dan ini juga merupakan hal yang sangat dianjurkan oleh agama yang mulia ini.
Pengenalan Akad-Akad Pembiayaan Syariah Bagi Nasabah Bank Wakaf Mikro (BWM) Fataha Kampung Maredan Mohd Winario; Zubaidah Assyifa; Wahyu Febri Ramadhan Sudirman; Muhammad Zakir; Nala Amelia; Berliana Putri
CARE: Journal Pengabdian Multi Disiplin Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.812 KB) | DOI: 10.31004/care.v1i1.12829

Abstract

Pengabdian ini dilaksanakan bagi nasabah Bank Wakaf Mikro (BWM) Fataha, Kampung Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman Nasabah Bank Wakaf Mikro (BWM) Fataha Kampung Maredan Barat Kecamatan Tualang tentang Akad-Akad Pembiayaan Syariah dan mengetahui tingkat keberhasilan pengenalan nasabah Bank Wakaf Mikro Fataha Kampung Maredan Barat Kecamatan Tualang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat inia dalah dengan penyuluhan, presentasi dan diskusi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: Program pengabdian kepada masyarakat nasabah BWM Fataha, Kecamatan Tualang, Perawang ini dapat diselenggarakan dengan baik dan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disusun, hasil dari pengabdian ini disimpulakan bahwa: Pertama, Nasabah BWM Fataka pemahaman tentang transaksi keuangan syariah beragam, ada yang sudah faham, ada yang masih ragu-ragu, bahkan ada yang belum faham, Kedua, Ketercapaian tujuan program kegiatan pengabdian kepada masyarakat nasabah BWM Fataha keseluruhan program yang telah dilakukan dengan kolaborasi antara pemilik usaha dan pengabdi telah dilakukan semua dan sesuai dengan roundown acara maupun waktu yang telah ditentukan sebelumnya.
Pengenalan Prinsip-Prinsip Dasar Ekonomi Syariah Bagi Siswa Sekolah Menengah Atas I Bangkinang Kota Zubaidah Assyifa; Mohd. Winario; Wahyu Febri Ramadhan Sudirman; Muhammad Zakir
CARE: Journal Pengabdian Multi Disiplin Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.261 KB) | DOI: 10.31004/care.v1i1.12895

Abstract

Pengabdian mengenai pengenalan prinsip ekonomi syariah dilakukan di SMAN 1 Bangkinang Kota. Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan prinsip-prinsip ekonomi islam pada Sekolah Menengah Atas Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa: 1) Keberhasilan target jumlah peserta pelatihan. 2) Ketercapaian tujuan kegiatan. 3) Ketercapaian target materi yang telah direncanakan. 4) Kemampuan peserta dalampenguasaan materi. Secara keseluruhan kegiatan pengabdian ini dapat dikatakan berhasil. Keberhasilan ini selain diukur dari keempat komponen di atas, juga dapat dilihat dari kepuasan peserta setelah mengikuti kegiatan karena pengabdi memberikan kesempatan bertanya sebanyak-banyaknya dan ketika pengabdi memberikan pertanyaan dapat dijawab oleh siswa, apalagi bagi siswa yang bisa menjawab diberikan hadiah. Adapun manfaat yang diperoleh peserta adalah pengetahuan dan pemahaman tentang prinsip prinsip ekonomi islam.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN FASILITAS KAMPUS TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA ANGKATAN 2018-2021 DI INSTITUT TEKNOLOGI & BISNIS MASTER PEKANBARU Novriavani Novriavani; Mohd Winario; Muhammad Zakir; Rifqil Khairi
Sharing: Journal of Islamic Economics Management and Business Vol. 1 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.633 KB) | DOI: 10.31004/sharing.v1i1.11014

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas kampus terhadap kepuasan mahasiswa angkatan 2018-2021 di Institut Teknologi & Bisnis Master Pekanbaru. Objek penelitian adalah seluruh mahasiswa Institut Teknologi & Bisnis Master Pekanbaru, dari angkatan 2018-2021 dengan total mahasiswa sebanyak 998 orang mahasiswa dengan sample sebanyak 90 orang mahasiswa. Teknik analisis yang di gunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji R2, uji T dan uji F. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa variabel kualitas pelayanan dengan nilai t-hit sebesar 6,286 dan nilai t-tab sebesar 1,987. Sehingga t-hit > t-tab sehingga 6,286 > 1,987 yang artinya Kualitas Pelayanan (X1) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa (Y) di Institut Teknologi Dan Bisnis Master Pekanbaru. Sedangkan variabel fasilitas kampus dengan nilai t-hit sebesar 3,404 dan nilai t-tab sebesar 1,987. Sehingga t-hit > t-tab sehingga 3,404 > 1,987 yang artinya fasilitas kampus (X2) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa (Y) di Institut Teknologi Dan Bisnis Master Pekanbaru. Dengan demikian maka Ho ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat pengaruh secara signifikan antara kualitas pelayanan dan fasilitas kampus dengan kepuasan mahasiswa angkatan 2018-2021 di Institut Teknologi & Bisnis Master Pekanbaru. Kesimpulannya adalah bahwa nilai Adjusted R Square sebesar 0,704 atau 70,4% berarti kualitas pelayanan dan fasilitas kampus berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa angkatan 2018-2021 di Institut Teknologi & Bisnis Master Pekanbaru.
Penguatan Literasi Keuangan Syariah Bagi Santri Di Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (PPMTI) Kabupaten Kampar Muhammad Zakir; Rahmawati Rahmawati; Mohd Winario; Rifqil Khairi; Hairullah Efendi; Nur Amelia
Journal of Community Sustainability Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : EL-EMIR INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/jocs.v3i2.521

Abstract

This community service activity was conducted at the Air Tiris Islamic Boarding School (PPMTI) in Kampar Regency, targeting students currently studying. The activity, themed "Strengthening Sharia Financial Literacy for Students at PPMTI in Kampar Regency," aimed to increase students' knowledge of sharia financial concepts in accordance with Islamic principles. The results of the activity showed an increase in students' understanding of sharia-compliant economic transactions after participating in the counseling. Prior to the activity, most participants had a limited understanding of the difference between sharia-compliant transactions and those containing riba (usury). Through the presentation of material, interactive discussions, and case studies relevant to everyday life, students gained a better understanding of the principles of justice, honesty, and welfare in economic activities. The counseling also succeeded in raising students' awareness to avoid riba practices and to be more selective in choosing sharia-compliant transactions. The enthusiasm of the participants throughout the activity demonstrated that the counseling was effective in improving sharia-compliant financial literacy within the Islamic boarding school environment.
Sosialisasi Tentang Produk Bank Syariah Pada Siswa PPMTI Tanjung Berulak Kec. Kampar Rifqil Khairi; Saru Reza; Hidayat Hidayat; Wahyu Febri Ramadhan Sudirman; Muhammad Zakir; Irmawanti Irmawanti
Journal of Community Sustainability Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : EL-EMIR INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/jocs.v3i2.526

Abstract

This Community Service Program (PKM) activity aims to introduce the concept of Islamic financial management to students at the Madrasah Tarbiyah Islamiah Islamic Boarding School (PPMTI) Tanjung Berulak as a solution for Islamic financial management. The method used in this research began with preparation, including coordination with the boarding school management, preparation of materials, and creation of supporting media such as presentations. On the day of the community service activity, 12th-grade students participated. The material was delivered using a lecture method, with students given material based on the theme. Following the presentation, a discussion session was held, giving students the opportunity to ask questions related to the theme, allowing them to delve deeper into the concepts taught. The results of this activity demonstrated an increased understanding of the students' understanding of the importance of Islamic financial management and their enthusiasm for applying Islamic financial principles in their daily lives. This activity is expected to not only provide direct benefits to the students but also inspire them to become agents of change in their communities, promote Islamic finance, and support the creation of a more Islamic and prosperous society.
Analisis Hukum Zakat Hasil Perkebunan Kelapa Sawit berdasarkan Prinsip Zakat Pertanian Zubaidah Assyifa; Rifqil Khairi; Muhammad Zakir; Wahyu Febri Ramadhan Sudirman; Rinda Fitriyana
Journal of Legal Sustainability Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : EL-EMIR Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/jols.v3i1.505

Abstract

This study aims to analyze the zakat law on oil palm plantation yields based on the principles of agricultural zakat from an Islamic legal perspective. The study employed a qualitative approach with library research. Data were obtained from the Quran, hadith, fiqh books, scientific journals, and various literature related to agricultural zakat and oil palm plantation zakat. Data collection was conducted through documentation studies, while data analysis employed a descriptive-analytical method with a normative sharia approach. The results show that oil palm has productive characteristics and economic value, thus fulfilling the basic principles of zakat obligations. Scholars differ in their opinions regarding the status of zakat on oil palm, with some classical scholars limiting agricultural zakat to certain food crops, while contemporary scholars extend the obligation to all productive plantation products. This study also found that low public understanding and suboptimal zakat management are the main obstacles to the implementation of zakat on oil palm. Therefore, education and strengthening of zakat institutions are needed so that the potential of zakat on oil palm can be utilized to improve community welfare and economic equality.
Bisnis Dan Kewirausahaan Syariah: Prinsip, Konsep, Dan Implementasi Dalam Ekonomi Modern Lismawati Lismawati; Muhammad Zakir; Mohd Winario
Multidisciplinary Journal of Religion and Social Sciences Vol. 3 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : EL-EMIR Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/mjrs.v3i2.487

Abstract

This article examines the concept of business and entrepreneurship from the perspective of Islamic economics as an alternative economic system based on Islamic values. This research uses a descriptive-analytical approach to outline the basic principles of Islamic business, such as the prohibition of riba (usury), gharar (gharar), and maisir (gambling), as well as the application of justice, transparency, and social responsibility in economic activities. Furthermore, this article discusses the characteristics of Muslim entrepreneurs, who are oriented not only toward profit but also toward blessings, ethics, and contributions to the welfare of the community. The study's findings indicate that Islamic business has the advantage of creating a balance between economic and social goals, thereby promoting sustainable societal welfare. In the modern economic context, the implementation of Islamic entrepreneurship faces various challenges, such as low Islamic financial literacy, limited access to capital, and global market competition. However, significant opportunities exist through regulatory support, the development of digital technology, and increasing public awareness of halal products. Therefore, strategies are needed to strengthen an innovative, inclusive, and highly competitive Islamic business ecosystem.
Prinsip Distribusi dalam Islam dan Implementasinya dalam Ekonomi Modern: Kajian Literatur Habibis Salam; Mohd Winario; Muhammad Zakir
Multidisciplinary Journal of Religion and Social Sciences Vol. 3 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : EL-EMIR Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/mjrs.v3i3.553

Abstract

Distribution is one of the fundamental aspects of an economic system that plays an important role in creating justice and social welfare. From the Islamic perspective, wealth distribution is not merely viewed as an economic activity, but also as part of moral and social responsibility based on the values of justice, balance, and public benefit (maslahah). The principles of distribution in Islam emphasize the prohibition of wealth concentration among certain groups, the obligation to share wealth through social instruments such as zakat, infaq, sadaqah, and waqf, as well as the requirement to conduct economic activities ethically. This article aims to examine the principles of distribution in Islam and analyze their implementation in the context of the modern economy. The method used is a literature review of relevant scientific sources, including journals, books, and academic publications. The results of the study indicate that Islamic distribution principles have strong relevance to modern economic challenges, particularly in addressing income inequality and improving social welfare. The implementation of Islamic distribution values in modern economic systems can serve as an alternative solution to creating a more just, inclusive, and sustainable economy.