Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Hubungan Sosial Pasca Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Maros Tahun 2020 Lukman Rais; Dwia Aries Tina Pulubuhu; M Ramli AT
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v7i2.1549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sosial pasca pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Maros tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tipe penelitian fenemonologi. Penentuan informan penelitian dengan purposive sampling dimana informan penelitian sebanyak 10 (sepuluh). Selain itu dilakukan observasi dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pemilihan kepala daerah membuat disharmonisasi dalam hubungan sosial yang menciptakan hancurnya kesatuan kelompok bahkan sampai di dalam keluarga. Hancurnya jejaring keluarga menjadi masalah baru dalam masyarakat bahkan memunculkan stigma negative antara sesama. Pasca pemilihan kepala daerah bentuk hubungan sosial bervariatif dimana hubungan yang mudah dipulihkan pada level elit yaitu antara sesama partai politik bahkan terjalin kerja sama dan perpindahan keanggotaan sehingga terjadi kaloborasi antara partai. Dalam kolaborasi dan kerja sama ini terbentuk atas dasar status dan pekerjaan. Sedangkan pada level elit seperti antara kontestan belum terjadi kerja sama dan sebatas perbaikan komunikasi. Selain itu yang menjadi perhatian adalah pada level bawah yang memiliki fanatisme tinggi sehingga hubungan sosial belum mampu dipulihkan, bahkan program perbaikan hubungan lintas komunitas belum tercapai sehingga menciptakan konflik laten dalam masyarakat. Konflik ini akhirnya melahirkan segregasi dengan pola komunikasi berdasarkan arah dukungan serta menciptakan oposisi dalam pemerintahan.
Peran Domestik dan Hubungan Sosial dalam Keluarga Perempuan Pengemudi Ojek Online Maxim di Kota Makassar Lukman Rais; Umar Ramli; Nur Hidaya; Wahyudin Halik; Arie Purnomo
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v8i2.2406

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana peran domestik dan hubungan sosial dalam keluarga perempuan pengemudi ojek online maxim di Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tipe deskriptif. Penentuan informan dengan Snowball Sampling, dimana informan berjumlah 8 (delapan) orang perempuan pengemudi ojek online Maxim dengan status keluarga lengkap, atau memiliki suami yang bekerja ataupun tidak lagi bekerja dan single parent. Hasil penelitian menunjukkan peran domestik perempuan pengemudi ojek online adalah menjalankan tanggung jawabnya terhadap anak dan suaminya, mengurus segala kebutuhan rumah tangga baik mengenai pendidikan maupun mengelola kebutuhan keluarga. Jika perempuan pengemudi ojek online nya itu single parent maka tanggung jawabnya lebih besar karena tidak memiliki rekan atau pasangan yang dapat diajak untuk bekerja sama dalam mengurus segala kebutuhan rumah tangga. Sementara Hubungan sosial perempuan pengemudi ojek online dalam keluarga adalah berbentuk harmonis jika terjalin kerja sama jika saling mendukung dan saling menjaga satu sama lain, tetapi tercipta konflik karena tidak seimbangnya peran yang dilakukan sehingga dibutuhkan pembagian peran dan manajemen waktu untuk mengurus keluarga dan mencari nafkah
Analisis Konflik Politik Pasca Pembentukan Daerah Otonomi Baru Lukman Rais; Umar Ramli; Wahyudin Halik; Uswatul Mardliyah; Nur Hidaya
Jurnal Sosiologi Andalas Vol 9 No 2 (2023)
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsa.9.2.106-124.2023

Abstract

This research aims at analyzing auses and impacts of political conflicts, as well as changes in the governance structure and conditions following the establishment of new autonomous regions. The study employs a mixed methods approach using an exploratory sequential design. The research is conducted in Sorong City, Southwest West Papua Province, utilizing cluster random sampling. Data collection techniques involve questionnaires, observations, interviews, document analysis, and triangulation. Data analysis follows an explanatory sequential mixed methods approach, involving descriptive statistical analysis and qualitative analysis. The research findings indicate that the causes of political conflict are attributed to changes in regional governance and power redistribution stemming from polarization based on social and cultural differences, as well as differences in political views and ideologies leading to conflicts among elite political parties competing for power. The impact of these conflicts has resulted in the instability of governance and hindered government decision-making, prompting government efforts to address these issues through dialogue and communication, with civil society playing a role as pressure groups and peace agents. Furthermore, there have been no structural changes in governance because the new autonomy policy primarily aims at political objectives to mitigate conflicts, with economic and administrative goals not yet being the primary focus. Additionally, the condition of governance is in the process of improvement as the new government is engaged in restructuring and infrastructure development, thus making the governance condition currently unstable.
OPTIMALISASI BUMDES MALALUWILIN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KAMPUNG TELUK DORE DISTRIK MAKBON KABUPATEN SORONG Wahyudin Halik; Lukman Rais
Journal Governance and Politics (JGP) Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 No 1 Tahun 2023
Publisher : IISIP YAPIS Biak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi BUMDES Malaluwilin dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kampung Teluk Dore Distrik Makbon Kabupaten Sorong. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik penentuan informan adalah dengan Snowball Sampling, dimana informan penelitian ini adalah pengelola BUMDES, lalu ke Kepala Kampung yang mewakili pemerintah kampung dan masyarakat setempat yang mengetahui aktivitas dari BUMDES. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi kepustakaan dengan analisis data data kualitatif yang dimulai dari mereduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi Lokasi penelitian berada Kampung Teluk Dore Distrik Makbon Kabupaten Sorong dengan waktu penelitian pada bulan April - Mei 2023. Hasil penelitian menunjukkan masalah yang dihadapi oleh BUMDes Malaluwilin adalah tidak ada system pelaporan yang akuntabel sehingga pengelolaan yang tidak profesional dimana pengurus tidak memiliki pelaporan yang detail terhadap omzet, biaya operasional dan keuntungan yang di dapat. Diperlukan peningkatan kapasitas manajerial agar usaha dapat berkembang dengan baik. Serta masalah selanjutnya belum terlaksananya pelatihan pada masyarakat yang dapat meningkatkan kreatifitas sehingga mendorong perkembangan usaha. Dalam kesejahteraan masyarakat sudah berperan baik, namun dalam pelaksanaannya belum berjalan maksimal masih diperlukan inovasi dalam kegiatan usahanya supaya menarik masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menjalankan usaha desa ini.
Analisis Konflik Politik Pasca Pembentukan Daerah Otonomi Baru Lukman Rais; Umar Ramli; Wahyudin Halik; Uswatul Mardliyah; Nur Hidaya
Jurnal Sosiologi Andalas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsa.9.2.106-124.2023

Abstract

This research aims at analyzing auses and impacts of political conflicts, as well as changes in the governance structure and conditions following the establishment of new autonomous regions. The study employs a mixed methods approach using an exploratory sequential design. The research is conducted in Sorong City, Southwest West Papua Province, utilizing cluster random sampling. Data collection techniques involve questionnaires, observations, interviews, document analysis, and triangulation. Data analysis follows an explanatory sequential mixed methods approach, involving descriptive statistical analysis and qualitative analysis. The research findings indicate that the causes of political conflict are attributed to changes in regional governance and power redistribution stemming from polarization based on social and cultural differences, as well as differences in political views and ideologies leading to conflicts among elite political parties competing for power. The impact of these conflicts has resulted in the instability of governance and hindered government decision-making, prompting government efforts to address these issues through dialogue and communication, with civil society playing a role as pressure groups and peace agents. Furthermore, there have been no structural changes in governance because the new autonomy policy primarily aims at political objectives to mitigate conflicts, with economic and administrative goals not yet being the primary focus. Additionally, the condition of governance is in the process of improvement as the new government is engaged in restructuring and infrastructure development, thus making the governance condition currently unstable.
Pendidikan Kesadaran Sosial Remaja untuk Mencegah Konflik dan Intoleransi di Sekolah Uswatul Mardliyah; Siti Nurul Nikmatul Ula; Nanik Purwanti; Bustamin Wahid; Lukman Rais; Akhmad Faqih Mursyid; Umar Ramli
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari (In Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5173

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran sosial remaja dalam mencegah konflik dan intoleransi di sekolah. Kegiatan dilaksanakan di MTS Muhammadiyah Kota Sorong melalui pendekatan partisipatif, seperti edukasi nilai sosial, pelatihan empati dan toleransi, serta diskusi kasus sosial. Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif, role play, dan studi kasus untuk membantu siswa memahami perbedaan dan menyelesaikan konflik secara damai. Sebanyak 40 siswa kelas VIII dan IX terlibat dalam program ini. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya empati, komunikasi efektif, dan penghargaan terhadap keberagaman. Peserta juga mampu mengidentifikasi penyebab konflik serta merumuskan strategi pencegahannya. Program ini berhasil menumbuhkan kesadaran sosial dan memperkuat nilai toleransi, serta diharapkan dapat berlanjut melalui kerja sama sekolah dan lembaga terkait guna menciptakan lingkungan pendidikan yang damai dan inklusif.
Sosialiasi Faktor Resiko Perempuan Menjadi Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di Kota Sorong Masniar Masniar; Lona Helti Nanlohy; Faried Desembardi; Nanik Purwanti; Uswatul Mardliyah; Lukman Rais; Siti Nurul Nikmatul Ula
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v1i4.528

Abstract

This research aims to determine the risk factors for women becoming victims of domestic violence. This research is qualitative in nature using a case study approach to analyze data based on quality and described using words so that language or explanation is obtained in the form of sentences that are systematic and easy to understand. The research results show that the background of women becoming victims of domestic violence includes family economic factors and family dysfunction, which causes violence against women. Cases of violence against women at the Sorong City Police Station this time have entered into a violence emergency status and there will be 33 cases in 2022. Long-term prevention of violence against women is through the use of Positive Deviance and psychosocial approaches for families in reducing the level of domestic violence.
PEMANFAATAN KULIT BAWANG PUTIH DENGAN BIOAKTIVATOR MICROBACTER ALFAAFA-11 (MA-11) SEBAGAI BIOPESTISIDA RAMAH LINGKUNGAN Nurul Fajeriana; Mochamad Firmasyah Agustio; Muhammad Arifin Abd. Kadir; Ismail Munadi Sangadji; Fita Dewi Yuniar; Siti Nurjanah; Nanik Purwanti; Lukman Rais; Ummu Salmah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58585

Abstract

Penggunaan pestisida sintetis secara berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan manusia, dan keberlanjutan pertanian. Kondisi tersebut masih ditemukan pada Kelompok Tani Malawo Sejahtera di Kelurahan Jamaimo, Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya yang sebagian besar petaninya masih bergantung pada pestisida kimia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pembuatan biopestisida ramah lingkungan berbahan Microbacter Alfaafa-11 (MA-11) dan kulit bawang putih sebagai alternatif pengendalian hama yang lebih aman dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan selama 3 minggu dengan melibatkan 22 anggota kelompok tani melalui pendekatan partisipatif dan edukatif berupa penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, fermentasi, pengemasan produk, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada seluruh variabel evaluasi. Pengetahuan peserta mengenai dampak pestisida sintetis meningkat dari 61,44% menjadi 84,16%, pemahaman pertanian ramah lingkungan dari 60,31% menjadi 87,17%, pengetahuan bahan organik sebagai biopestisida dari 63,02% menjadi 88,59%, dan keterampilan pembuatan biopestisida dari 41,87% menjadi 87,64%. Selain itu, pemahaman teknik aplikasi dan penyimpanan meningkat dari 52,48% menjadi 85,73%, sedangkan motivasi penggunaan biopestisida ramah lingkungan meningkat dari 58,26% menjadi 89,11%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas petani menuju sistem pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Effectiveness of Box Container Assistance for Indigenous Papuan MSMEs in Sorong City Masni Banggu; Siti Nurul Nikmatul Ula; Januari Christy Wanma; Lukman Rais
Journal of Government and Civil Society Vol 9 No 1 (2025): Journal of Government and Civil Society (April)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jgcs.v9i1.12227

Abstract

MSME assistance programs generally focus on capital and entrepreneurship training. However, it is still limited to the evaluation of assistance in the form of business facilities. This study aims to evaluate the effectiveness of the box container assistance program in encouraging the increase of small and medium enterprises of indigenous Papuans. Contributing to the development of knowledge in the field of MSME empowerment policies, especially in the context of support for business actors from indigenous Papuans. Using a mixed method approach, between quantitative and qualitative methods used together in a research activity by collecting data through interviews, observations, surveys of 45 indigenous Papuan MSME actors who received box container assistance in Sorong City. The results of the study showed that with the existence of this box container assistance program, it became business capital for indigenous Papuans in starting their businesses, creating jobs for women (housewives), as much as 53.33% increased income and could adjust to the location of sales for the community. However, there are still challenges due to the lack of supervision in the field in the use of this business capital assistance facility. However, this assistance program can be a model/sustainable assistance program for indigenous Papuans in developing their small and medium enterprises by considering several requirements and criteria. Program bantuan UMKM secara umum banyak menyoroti tentang permodalan dan  pelatihan kewirausahaan. Namun, masih terbatas pada evaluasi bantuan berupa sarana usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program bantuan box container dalam mendorong peningkatan usaha kecil menengah masyarakat asli Papua. Memberikan kontribusi terhadap pengembangan pengetahuan dalam bidang kebijakan pemberdayaan UMKM, khususnya dalam konteks dukungan terhadap pelaku usaha dari kalangan masyarakat asli Papua. Menggunakan pendekatan metode campuran, antara metode kuantitatif dan metode kualitatif yang digunakan secara bersama-sama dalam suatu kegiatan penelitian dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, survei terhadap 45 orang pelaku UMKM masyarakat asli Papua penerima bantuan box container di Kota Sorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya program bantuan box container ini, menjadi modal usaha bagi masyarakat asli Papua dalam memulai usahanya, menciptakan lapangan kerja bagi perempuan (ibu rumah tangga), sebanyak 53,33% adanya peningkatan pendapatan dan dapat menyesuaikan dengan lokasi berjualan bagi masyarakat. Namun, masih terdapat tantangan karena kurangya pengawasan dilapangan dalam penggunaan sarana bantuan modal usaha ini. Tetapi, program bantuan ini dapat menjadi model/program bantuan berkelanjutan bagi masyarakat asli Papua dalam mengembangkan usaha kecil menengahnya dengan mempertimbangkan beberapa syarat dan kriteria.Â