Hipertensi merupakan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan jangka panjang, sehingga kepatuhan pasien sangat menentukan keberhasilan pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh discharge planning melalui media video terhadap kepatuhan perawatan lansia dengan hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental pretest-posttest control group design. Populasi terdiri dari lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Lembang. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini Adalah 30 responden yang terdiri dari 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kelompok intervensi menerima discharge planning melalui video edukasi berbahasa Mandar berdurasi 7–10 menit, sedangkan kelompok kontrol menerima edukasi konvensional menggunakan leaflet. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kepatuhan perawatan hipertensi dan lembar observasi, dengan analisis data menggunakan Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok dengan nilai p < 0,001, di mana rata-rata kepatuhan kelompok intervensi (85,67) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (30,33). Media video terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kepatuhan lansia melalui visualisasi, bahasa sederhana, dan pengulangan materi. Kesimpulannya, discharge planning berbasis video berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kepatuhan perawatan lansia dengan hipertensi.