p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BERKALA FISIKA
Sri Dewi Astuty
Laboratorium Fisika Medik dan Biofisika, Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MODULATION TRANSFER FUNCTION (MTF) DAN CONTRAS-TO-NOISE RATIO (CNR) UNTUK OPTIMASI KUALITAS CITRA CT SCAN Mutiara Fatimah Azhara; Syamsir Dewang; Sri Dewi Astuty; Ulfah Rosyidah; Bannu Abdul Samad
BERKALA FISIKA Vol 26, No 1 (2023): Berkala Fisika
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu parameter utama dalam kualitas citra CT scan untuk menegakkan diagnosa adalah   resolusi  kontras  tinggi  (Modulation  Transfer  Function,  MTF)  dan  resolusi  kontras  rendah (Contrast-to-Noise  Ratio,  CNR).  MTF  dan  CNR  menjadi  kriteria  penting  untuk membandingkan protokol dosis tinggi dan dosis rendah, yang bergantung pada karakteristik obyek  yang  menjadi  target.  MTF  menghitung  jumlah  keburaman  (noise)  dan  kontras  pada frekuensi  spasial  sedangkan  CNR  menampilkan  objek  dalam  ukuran  2-3  mm  yang  memiliki perbedaan densitas. Penelitian ini menggunakan fantom AAPM sebagai obyek dengan variasi arus tabung dan tebal irisan. Citra dianalisis dengan software Radiant DICOM dan IndoQCT. Pengukuran  dilakukan  dengan  dua  variasi  yaitu  arus  tabung  100,  130  dan  150  mA  pada tegangan  tabung  80  kV  dan  tebal  irisan  2,5  mm,  sedangkan  untuk  variasi  tebal  irisan  1,25; 3.75;  dan  5  mm  pada  tegangan  tabung  80  kV  dan  arus  tabung  125  mA.  Hasil  penelitian diperoleh  nilai  MTF  masing-masing  variasi  arus  tabung  berturut-turut  0,7  line/mm;  0,7 line/mm;  dan  0,8  line/mm.  Nilai  MTF  masing-masing  variasi  tebal  irisan  sama  yaitu  0,7 line/mm.  Nilai  CNR  terhadap  variasi  arus  tabung  sebesar  2,548;  3,016;  dan  3,482  serta terhadap  variasi  tebal  irisan  diperoleh  2,308;  2,613;  dan  2,735.  Semakin  besar  nilai  arus tabung dan tebal irisan, maka nilai MTF semakin tinggi demikian pula untuk nilai CNR.
ANALISIS LAJU DOSIS KELUARAN PESAWAT SINAR-X FLUOROSKOPI DUAL FUNGSI DI RS WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR Nur Hikmah Indah; Syamsir Dewang; Sri Dewi Astuty
BERKALA FISIKA Vol 26, No 1 (2023): Berkala Fisika
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menganalisis  kinerja  generator  tabung  pesawat  X-Ray Fluoroscopy  Dual  Function  Merk  APELEM  S.A  di  instalasi  radiologi  RSUP  Wahidin Sudirohusodo Makassar dalam aspek laju dosis ESD tipikal, laju dosis maksimum di udara dan laju dosis permukaan Image Intensifier. Analisis dilakukan berdasarkan indikator perubahan faktor eksposi dan pemilihan mode fungsi pesawat. Beberapa parameter yang menjadi variabel pendukung  adalah  uji  akurasi  tegangan,  uji  reproduksibilitas  keluaran  radiasi,  uji  linieritas kuat  arus  terhadap  keluaran  radiasi.  Hasil  yang  diperoleh  menunjukkan  pada  akurasi tegangan, nilai koefisien variasi (CV) tegangan 65, 75 dan 85 berturut-turut diperoleh 0,31%, 2,08% dan 2,21%. Uji reproduksibilitas menunjukkan hasil terhadap variasi tegangan sebesar 0,0048; terhadap variasi waktu eksposi sebesar 0,0314 dan terhadap variasi keluaran radiasi sebesar  0,0105.  Hasil  analisis  laju  dosis  pada  tiga  parameter  yaitu  laju  dosis  ESD  tipikal diperoleh nilai maksimum sebesar 0,0038 mGy/s, laju dosis maksimum di udara sebesar 0,1248 mGy/s  serta  laju  dosis  permukaan  Image  Intensifier  didapatkan  0,0219  µGy/s.  Semua parameter  yang  diuji  pada  pesawat  X-Ray  Fluoroscopy  Dual  Function  Merk  APELEM  S.A sesuai standar lolos uji yang ditetapkan dalam Perka BAPETEN No. 2 Tahun 2022, sehingga dapat disimpulkan pesawat dalam kondisi layak untuk digunakan secara rutin.