Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

AKTIFITAS ANTIOBESITAS EKSTRAK ETANOL JAMBU MAWAR (Syzygium jambos (L.) Alston) PADA TIKUS BETINA GALUR WISTAR Atun Qowiyyah; Setiadi Ihsan; Renggana Renggana; Maila N. Khoeriyah
JOURNAL OF PHARMACY SCIENCE AND TECHNOLOGY Volume 2 No. 2: Desember 2021
Publisher : Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesity prevalence has increased in recent years and has caused severe health problems. This research was carried out to obtain alternative antiobesity therapy with more minimal side effects. The antiobesity activity of rose apple (Syzygium Jambos (L.) Alston) leaves on female Wistar rats induced by high carbohydrate food for 45 days and subcutaneously injecting MSG 2 g/kg BW. Extraction was carried out using the maceration method 96% ethanol. The test parameters observed were body weight, food intake, stool consistency and weight, liver and abdominal fat tissue weight. The results showed that high carbohydrate food and monosodium glutamate could induce obesity. Ethanol extract of rose apple leaves at doses of 25, 50, and 100 mg/kg BW body weight had antiobesity activity by inhibiting body weight gain significantly compared to a positive control group (p<0.05). The highest antiobesity effect was shown by the ethanol extract of rose apple leaves at doses of 50 mg/kg BW with % inhibition of body weight gain of 169.3% to a positive control group. Ethanol extract of rose apple leaves may reduce appetite but didn’t have a laxative effect and couldn’t reduce fat deposits in the liver and abdominal fat tissue.
Edukasi dan Gerakan Desa Sadar Akan Bahaya Penyakit Diabetes di Desa Jati-Garut Siva Hamdani; Setiadi Ihsan; Atun Qowiyyah; Abdullah Abdul Azfar Bin Mohd Roslan; Nur Syafiqah Binti Bakhitin; Lindayani Lindayani; Novriyanti Lubis
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i1.2447

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit yang disebabkan terganggunya produksi hormon insulin oleh organ pankreas. Diabetes melitus adalah salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia dan di Indonesia. Pada tahun 2022, sebanyak 22594 masyarakat Garut terkena diabetes melitus dengan diadakannya kegiatan  penyuluhan ini guna memberikan edukasi kepada masyarakat desa Jati mengenai penyakit diabetes melitus dengan metode sharing session antara lain penyuluhan melalui presentasi materi, pretest dan posttest, pemberian brosur dan diadakan sesi tanya jawab oleh tim PKM Fakultas MIPA Universitas Garut. Kegiatan PKM ini diikuti 121 warga, setelah dilakukan perhitungan data hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat yang memahami penyakit diabetes terjadi peningkatan sebelum dan sesudah penyampaian materi yaitu dari 54,1% menjadi 74,96%. Serta memiliki kesadaran dan komitmen untuk menerapkan pola hidup sehat. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Mahasiswa University Pendidikan Sultan Idris Malaysia dan LAZNAS Bakrie Amanah dengan pembagian sembako sebagai penutup kegiatan untuk membantu dan meringankan beban ekonomi masyarakat desa Jati.
Efektivitas edukasi cek klik dalam meningkatkan literasi keamanan kosmetik pada kader PKK Desa Parakan, Kabupaten Garut Meilia Suherman; Muhammad Nor Afzan bin Emran; Fazilahwati binti Jalalkamis; Setiadi Ihsan; Ardi Rutamayah; Firda Nur Arasy; Karina Pitriani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.38583

Abstract

AbstrakPeredaran kosmetik ilegal dan rendahnya literasi masyarakat terhadap keamanan produk masih menjadi permasalahan kesehatan preventif di tingkat desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengevaluasi efektivitas edukasi Cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa (Cek KLIK) dalam meningkatkan literasi keamanan kosmetik pada kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga di Desa Parakan, Kabupaten Garut. Sasaran kegiatan adalah 21 kader PKK yang berperan sebagai agen informasi kesehatan di lingkungan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, pemberian pre-test, penyuluhan melalui ceramah interaktif, diskusi, praktik pemeriksaan produk kosmetik, serta post-test sebagai evaluasi peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan pada seluruh indikator setelah penyuluhan, yaitu pemahaman tujuan Cek KLIK meningkat dari 95,2% menjadi 100%, pemeriksaan kemasan dari 90,5% menjadi 95,2%, pemahaman informasi label dari 71,4% menjadi 100%, kemampuan memastikan izin edar BPOM dari 85,7% menjadi 100%, serta kesadaran memeriksa tanggal kedaluwarsa dari 85,7% menjadi 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi berbasis praktik Cek KLIK efektif meningkatkan literasi keamanan kosmetik kader PKK. Edukasi ini berpotensi menjadi strategi promotif dan preventif yang dapat direplikasi pada kelompok masyarakat lainnya dalam meningkatkan kesadaran penggunaan kosmetik yang aman dan legal. Kata kunci: edukasi kesehatan; cek klik, keamanan kosmetik; literasi masyarakat; kader PKK. Abstract The circulation of illegal cosmetics and low public literacy regarding product safety remain preventative health problems at the village level. This community service activity aims to evaluate the effectiveness of the Check Packaging, Label, Distribution Permit, and Expiration Date (Cek KLIK) education program in improving cosmetic safety literacy among Family Welfare Empowerment cadres in Parakan Village, Garut Regency. The target group is 21 PKK cadres who act as health information agents in the community. The implementation method includes identifying needs, providing a pre-test, counseling through interactive lectures, discussions, cosmetic product inspection practices, and a post-test to evaluate participants' knowledge improvement. The results of the activity showed an increase in knowledge across all indicators after the outreach program. Understanding the purpose of Cek KLIK increased from 95.2% to 100%, packaging inspection increased from 90.5% to 95.2%, label information comprehension increased from 71.4% to 100%, the ability to verify BPOM distribution permits increased from 85.7% to 100%, and awareness of checking expiration dates increased from 85.7% to 100%. These results indicate that the practice-based Cek KLIK education program effectively increased cosmetic safety literacy among Family Welfare Movement (PKK) cadres. This education program has the potential to be a promotive and preventive strategy that can be replicated in other community groups to raise awareness of the safe and legal use of cosmetics. Keywords: health education; cek klik; cosmetic safety; community literacy; PKK cadres.