Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

KINERJA PELAYANAN BUS SEKOLAH KOTA BANDUNG Togi Haidat Mangara
Jurnal Planologi Unpas Vol 4 No 3 (2017): Jurnal Planology Unpas
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1159.553 KB)

Abstract

Seeing the high needs of the Bandung City Government launched the School Bus program to accommodate the movement. This program has been running since 2015 and has operated 4 service routes. However, in the implementation there are problems where there is a route with a low level of content, which means that students have not fully utilized the school bus. In addition, there are also inconsistent routes where the existing route does not match the plan route. Therefore, evaluation of service performance of Bandung Bus School is needed to see if school bus is effective or not. Evaluation of school bus effectiveness is done by comparing the existing condition of school bus with the indicator of school bus service performance and also with map overlapping method. Bandung School Buses have not been fully assessed from performance indicators such as waiting time for old school buses and also average travel time of more than 1 hour. The varied distribution of students (pickup points) also makes the school bus route has not been effective because the existing route has not covered the whole range of students as in Jalan A.H. Nasution. From the results of this evaluation it is necessary to add new routes to be able to serve the distribution of varied learners and the need for route regulation to reduce the long travel time.
Pengaruh Optimalisasi Rute terhadap Kelayakan Finansial Angkutan Umum Togi Haidat Mangara
Jurnal Ekonomi-Qu Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Ekonomi-Qu
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jequ.v13i1.20279

Abstract

Bus sekolah maupun transportasi umum lainnya termasuk ke dalam barang publik yang harus dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat dengan nyaman. Meskipun demikian, dalam penyediaan barang publik tentu harus juga memperhatikan aspek kelayakan finansial agar beban biaya bagi penyelenggara proyek dapat diminimalisir dengan adanya analisis kelayakan finansial yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari adanya perubahan rute terhadap kelayakan finansial. Objek dalam penelitian ini adalah program Bus Sekolah Kota Bandung yang sudah berjalan sejak tahun 2015 akan tetapi dari penelitian sebelumnya ditemukan fakta bahwa pemanfaatannya masih belum optimal. Sehingga perlu adanya upaya optimalisasi rute dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensinya serta perlu diukur sejauh mana proyek tersebut layak secara finansial. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas analisis pemodelan rute menggunakan aplikasi berbasis SIG, analisis biaya operasional kelayakan, dan analisis net present value untuk menghitung kelayakan finansialnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan rute memiliki dampak yang besar terhadap perubahan biaya yang dihasilkan oleh satu unit armada bus sekolah. Perubahan biaya tersebut berupa peningkatan biaya dari rute eksisting sehingga jika dilihat secara finansial, maka rute hasil pemodelan tidak layak karena memberikan beban biaya yang lebih besar dibandingkan rute eksisting.
SOSIALISASI INDEKS DESA MEMBANGUN DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS PEMBANGUNAN DESA BUNGURCOPONG Togi Haidat Mangara; Rizal Syaifudin
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa merupakan suatu entitas pemerintahan dengan lingkup mikro yang mana sesuai dengan amanat Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, wajib memerlukan adanya pengembangan, perlindungan, dan juga pemberdayaan. Ketiga hal tersebut dapat dilihat dari nilai Indeks Desa Membangun (IDM) yang dimiliki suatu desa. Akan tetapi, kemajuan suatu desa bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan yang mana dilihat dari perkembangan desa – desa di Provinsi Banten, khususnya Desa Bungurcopong Kecamatan Picung Kabupaten Pandeglang, yang memerlukan perhatian khusus. Oleh karena itu, dalam rangka membantu dalam pemberdayaan desa diperlukan adanya sosialisasi mengenai pengembangan nilai IDM untuk menyamakan persepsi perangkat desa dan juga membantu dalam menentukan langkah awal untuk membangun desa. Dari adanya sosialisasi tersebut, perangkat desa dapat lebih memahami terkait pentingnya nilai IDM terkait dengan kemajuan desa dan juga pentingnya kolaborasi antar desa.
AKSI KOLABORASI AKSELERASI PENCAPAIAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (SDGs) PROVINSI BANTEN MELALUI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA DI DESA CAKUNG Rizal Syaifudin; Togi Haidat Mangara; Deris Desmawan; Sugeng Setyadi
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jwd.v5i2.262

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan suatu tujuan bersama yang hendak dicapai oleh tiap negara dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dengan senantiasa menjaga keberlangsungan. Kesejahteraan tersebut harus dicapai dalam tiap hierarki masyarakat termasuk dalam lingkungan desa. Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan dalam mengukur kemajuan suatu desa yang mana dapat disinkronisasikan dengan tujuan – tujuan SDGs. Desa Binuang merupakan salah satu desa di Provinsi Banten dengan status desa Berkembang. Hasil observasi menyatakan bahwa terdapat permasalahan dalam aspek pembangunan desa, prevalensi stunting, dan juga permasalahan persampahan. Permasalahan – permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan cara adanya kolaborasi antar desa untuk meningkatkan pembangunan desa, sosialisasi peningkatan kesadaran dan pemahaman akan stunting, dan juga sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan daur ulang sampah organik menjadi kompos melalui program Biosaka. Dengan adanya program – program tersebut, maka diharapkan terdapat kolaborasi yang baik antar masyarakat Desa Cakung dengan pemerintah setempat dan juga dengan desa – desa lainnya
PEREKONOMIAN KABUPATEN SERANG BERDASARKAN PERSPEKTIF SEKTOR EKONOMI UNGGULAN TAHUN 2016 – 2020 Mangara, Togi; Adawiyah, Robi'ah; Desmawan, Deris
Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi (JMBO)
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jmbo.v2i2.174

Abstract

Penelitian ini menggunakan analisis Location Qoutient (LQ) dan Analisis Shift Share yang bertujuan untuk mengetahui sektor unggulan di Kabupaten Serang tahun 2016-2020. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data yang berjenis data sekunder. Data sekunder ini berasal dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Serang dan Badan Pusat Statistik Provinsi Banten. Hasil Location Qoutient (LQ) menunjukkan bahwa sektor potensial, yaitu Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan nilai rata-rata LQ sebesar 1,58; Sektor Industri Pengolahan dengan nilai rata-rata LQ sebesar 1,44; Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib dengan nilai rata-rata LQ 1,08; dan Sektor Jasa pendidikan dengan nilai rata-rata LQ sebesar 1,06. Sedangkan hasil Analisis Shift Share untuk sektor unggulan adalah Sektor Industri Pengolahan; Sektor Konstruksi; Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; dan Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan.
PENGARUH HUMAN CAPITAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJERIAL TERKAIT PERNIKAHAN Febriyanti, Syafira; Dwiyanti, Angelita; Mangara, Togi Haidat
Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi (JMBO)
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jmbo.v3i1.243

Abstract

Angka pernikahan dini di Indonesia masih tergolong tinggi. Pernikahan dini memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan, ekonomi, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pernikahan dini di Indonesia. Data yang digunakan meliputi seluruh provinsi di Indonesia dalam rentang waktu tahun 2018-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel tingkat kemiskinan, rata-rata lama sekolah, kepadatan penduduk, tenaga kerja perempuan dan angka melek huruf memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pernikahan dini. Sementara itu, angka harapan hidup tidak memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pernikahan dini di Indonesia.
Analisis Sektor Basis (Sektor Unggulan) dan Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Banten pada masa Pandemi Covid-19 Base Sector Analysis (Leading Sector) and Income Inequality in Banten Province during the Covid-19 Pandemic Mangara, Togi Haidat; Simanungkalit, Erlandy Lasproito; Syaifudin, Rizal; Desmawan, Deris
Jurnal Manajemen Akuntansi (JUMSI) Vol 4, No 2: 2024
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jumsi.v4i2.4638

Abstract

The outbreak of the Covid-19 pandemic has resulted in changes in the world's life order and has become a big challenge for the world, as well as in terms of the economy. Many sectors experienced a decline which resulted in income inequality occurring. This study aims to analyze the leading/base sector and analyze its relationship to income inequality during the Covid-19 period in Banten Province. The research method used is Location Quotient (LQ) and Shift Share Analysis to determine the base/leading sector, and to analyze income inequality using panel data regression. The results of this study indicate that the results of the calculation of the Location Quotient (LQ) of the base sector or leading sector during the Covid-19 pandemic, there were no significant changes which were still outperformed by the mining and quarrying sector, which was followed by the agriculture, forestry, and mining sectors. fishery. The results of the Shift Share Analysis calculation show that the leading sector during the Covid-19 pandemic was outperformed by the manufacturing industry sector, followed by the construction sector and other sectors that affected the total indicators of activity and regional economic growth both from the influence of national growth, proportional growth, and share growth. region. Statistically, the regional gross domestic product per capita and the minimum wage have a positive value, but are not significant for income inequality in the province of Banten, and the human development index variable is negative. Partially there is no influence between the independent variables on the dependent variable, but simultaneously there is a significant effect between the independent variables on the dependent variable, and there is a strong relationship between the independent variables and the dependent variable.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Kredit UMKM Indonesia Periode 2015-2022 Zahara, Vadilla Mutia; Anwaruddin, Fadli; Mangara, Togi Haidat
Journal of Student Development Informatics Management (JoSDIM) Vol 3, No 2: JoSDIM | Desember 2023
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/josdim.v3i2.5141

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises is an important sector in the Indonesian economy. Micro, Small and Medium Enterprises have a very important role in improving people's welfare and creating jobs. However, Micro, Small and Medium Enterprises also face various obstacles, such as limited access to capital, limited access to information, and limited market access. This scientific study aims to examine the impact of economic growth and inflation on MSME credit growth in Indonesia during the 2015-2022 period. This scientific study uses the method of multiple linear regression analysis with secondary data originating from the Financial Services Authority, the Central Bureau of Statistics, and Bank Indonesia  and processed using the Eviews application. The results of the analysis show that economic growth and inflation have no effect and are not significant on the growth of MSMEs credit in Indonesia during the study period.
Analysis of Factors Affecting Indonesian Government Debt Eva Latifah; Harahap, Muhammad Nasim; Hady Sutjipto; Togi Haidat Mangara; Rizal Syaifudin
Jurnal Ilmu Manajemen dan Ekonomika Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Manajemen dan Ekonomika, Vol. 17, No.1, December 2024
Publisher : Indonesia Banking School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35384/jime.v17i1.603

Abstract

This study aims to determine the effect of Gross Domestic Product, New Debt Withdrawal, Exchange Rate, Inflation and Foreign Exchage Reserves on Indonesian Government Debt in 1988-2022. The analysis technique used time series data regression analysis with the Error Correction Model (ECM) method processed using Eviews 10. The result of the study partially show that GDP has a negative and significant effect on government debt in the long term and has no significant effect in the short term, New debt withdrawal has a positive and significant effect in the long term and short term, Exchange rate has a positive and significant effect in the long term and short term, inflation has a negative and significant effect in the long term and short term, and Foreign Exchange Reserves have a positive and significant effect in the long term and short term. Simultaneously, the variables GDP, New debt withdrawal, Exchange rate, Inflation and Foreign Exchage Reserves affect Indonesian Government Debt in 1988-2022.  
Karakteristik Ketimpangan Provinsi Banten: Pendekatan Struktur Ekonomi, Indeks Entropi Thiell, dan Multidimensional Scaling Syaifudin, Rizal; Mangara, Togi Haidat; Desmawan, Deris; Julliansyah, Muhammad Raihan; Putri, Cantika Sindy Aliya; Mahintan, Loanna Zahra
Journal of Business and Economics Research (JBE) Vol 5 No 3 (2024): October 2024
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jbe.v5i3.5902

Abstract

The increase of the economy in one region can be considered as two things. In one hand, it also encourages the increase of its society welfare but on the other hand, the concentration of economic activities in particular economic sector or region can potentially lead to the inequality of development in the larger regions. This research aims to analyze whether there is an inequality in regencies/municipalities in Banten Province. To achieve this goal, the analysis is conducted in two steps. The first one is to analyze the economic structure of all regencies/municipalities in Banten Province and then the result of that analysis is used to identify the inequality by using Intra Theill Entropy Index. From those analyses, it is found that the developing economic sector in Banten Province is mainly dominated by modern economic sectors, for example Manufacturing. Furthermore, it is also found that there is a big gap regarding the inequality in Banten Province measured by the high Intra Theill Entropy Index which is marked by the high economic concentration in Cilegon City, Tangerang City, and Serang City.